Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 23 Maret 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Mar 23, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

Wall Street ditutup lebih tinggi karena rebound teknologi, Keuntungan Tesla

Wall Street menguat pada hari Senin karena saham teknologi rebound dari aksi jual baru-baru ini yang dipicu oleh melonjaknya imbal hasil obligasi dan Tesla melonjak setelah dana yang dijalankan oleh investor berpengaruh di pembuat mobil listrik mengatakan sahamnya bisa mendekati $3.000 pada tahun 2025.

Dow Jones ditutup naik 103,23 poin atau 0,32% pada 32.731,2. S&P 500 naik 27,49 poin atau 0,70% menjadi 3.940,59. Nasdaq menambahkan 162,31 poin atau 1,23% menjadi 13.377,54.

Kenaikan 2,31% Tesla Inc menjadi $670 adalah peningkatan terbesar keempat untuk S&P 500 setelah Ark Invest, yang didirikan oleh penjual saham bintang Cathie Wood, menaikkan target harga perusahaan pada hari Jumat dengan menggunakan 34 input dalam model Monte Carlo. Tesla diperdagangkan lebih dari 6% lebih tinggi selama sesi sebelum memangkas keuntungan. Pertumbuhan saham naik lebih dari 1,43% sementara nilai saham turun 0,07% dalam pembalikan dari rotasi besar tahun ini dalam portofolio investasi. Kenaikan tajam dalam imbal hasil Treasury sejak pertengahan Februari telah membebani saham teknologi terbang tinggi yang mendapat keuntungan dari imbal hasil rendah karena investor berbondong-bondong ke saham bernilai di bawah harga dari saham mega-cap growth yang telah memicu reli tahun lalu.

Eropa

Bursa Eropa naik tipis karena otomotif memimpin kenaikan, bank-bank yang terpapar Turki jatuh

Bursa Eropa menambah keuntungan pada penutupan pada hari Senin setelah pembuat mobil melanjutkan reli mereka, sementara bank-bank jatuh setelah kemerosotan mata uang Turki dan kekhawatiran berlama-lama tentang lebih banyak pembatasan karena meningkatnya kasus virus korona di benua itu.

STOXX 600 Eropa naik 0,2% menjadi 424,17.

Porsche melonjak 8,9% karena penularan dari kegilaan membeli yang telah mengangkat saham Volkswagen setelah pembuat mobil Jerman itu mengumumkan rencana untuk menantang Tesla di pasar mobil elektronik. Deutsche Bank menaikkan target harga pada Porsche, yang memegang mayoritas saham biasa Volkswagen, menyusul target kenaikan VW.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP

Analisa Saham SMBR, BRMS, PGAS dan BUMI | 13 Oktober 2021

PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) Saham SMBR pada perdagangan hari Selasa bergerak konsolidasi dan ditransaksikan dengan volume transaksi yang relatif sepi. Namun, nampak volume transaksi menjelang penutupan perdagangan kian meningkat. Indikator stochastic menunjukan adanya golden cross di level 37. Sedangkan pada indikator bollinger band nampak menunjukkan band yang kian melebar yang mengindikasikan volatilitas meningkat. Secara jangka menengah hingga panjang, saat ini SMBR sedang menguji resistant MA50, apabila MA50 tertembus, ada potensi secara jangka panjang SMBR akan melanjutkan trend bullish jangka menengah hingga panjang. Secara jangka pendek SMBR diperkirakan akan bergerak pada support middle band 690 hingga resistant upper band 800.  Rekomendasi: Trading Buy Support: Rp 690 Resistance: Rp 800 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Secara teknikal BRMS saat ini bergerak sideways dengan kecenderungan bergerak menguat. Indikator MACD positif. I

Analisa Saham AGRO, EMTK dan SMGR | 14 Oktober 2021

PT Bank Rakyat Indonesia Agronia Tbk (AGRO) AGRO pada perdagangan hari ini ditutup melemah dan bergerak pada trend bearish continiation. Nampak, AGRO baru saja menembus level MA20-nya sebagai support jangka pendeknya yaitu di level support 1910. Namun, AGRO diperdagangkan dengan volume yang cukup ramai dimana indikator stochastic saat ini berada di areal jenuh jual. Band pada indikator bollinger band kian melebar indikasi volatilitas yang juga meningkat.   Ditengah volatilitas adro yang kian meningkat, nampak saat ini adro masing menguji support selanjutnya di level 1800. Apabila AGRO mampu bertahan di atas support mayor 1.800 dan mengalami teknikal rebound dan ada potensi AGRO akan bergerak kembali diatas MA20nya. Namun apabila gagal, ada potensi melanjutkan pelemahan ke level support selanjutnya yaitu di level 1720. Rekomendasi: Spekulatif buy Support: Rp 1.800 Resistance: Rp 1.910 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Downtrend menuju Rp 1.