google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Global | 24 Maret 2021 Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 24 Maret 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Mar 24, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

Bursa AS merosot karena stimulus, biaya infrastruktur membuat investor takut

Bursa AS jatuh pada hari Selasa karena kekhawatiran tentang biaya belanja infrastruktur dan potensi kenaikan pajak untuk membayar tagihan bantuan Presiden Joe Biden sebesar $1,9 triliun membebani investor yang juga mengkhawatirkan penurunan lebih lanjut di pasar.

Dow Jones turun 308,05 poin atau 0,94% menjadi 32.423,15. S&P 500 kehilangan 30,07 poin atau 0,76% menjadi 3.910,52. Nasdaq turun 149,85 poin atau 1,12% menjadi 13.227,70.

Pernyataan Menteri Keuangan Janet Yellen bahwa ekonomi AS tetap dalam krisis dari pandemi saat ia membela rencana pengembangan kenaikan pajak di masa depan untuk membayar investasi publik baru membuat investor waspada. Yellen berbicara pada sidang Komite Jasa Keuangan DPR di mana Ketua Federal Reserve Jerome Powell juga berbicara kepada komite tersebut. Powell mengatakan kepada anggota parlemen AS bahwa putaran kenaikan harga pasca-pandemi yang akan datang tidak akan memicu ledakan inflasi yang terus-menerus yang merusak - kekhawatiran yang telah memicu kenaikan imbal hasil baru-baru ini dan menyebabkan saham teknologi dijual.

Eropa

Bursa Eropa berakhir lebih rendah karena gelombang virus korona baru dan pembatasan penguncian

Bursa Eropa turun dari puncak satu tahun pada hari Selasa, karena gelombang baru infeksi virus korona dan penguncian baru di Jerman meningkatkan kekhawatiran pemulihan ekonomi yang lambat dari pandemi.

Indeks STOXX 600 Eropa turun 0,2% menjadi 423,31.

DAX Jerman berakhir datar setelah Kanselir Angela Merkel memutuskan untuk memperpanjang penguncian hingga 18 April dan meminta warga untuk tinggal di rumah selama lima hari selama liburan Paskah. Produsen truk Swedia, Volvo, merosot 7,0% setelah memperingatkan kekurangan semikonduktor akan berdampak besar pada produksi di kuartal kedua. Sahamnya membebani sektor barang industri dan jasa Eropa, sementara pembuat mobil turun 2,7% untuk mengembalikan sebagian dari kenaikan mereka baru-baru ini.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...