google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Global | 31 Maret 2021 Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 31 Maret 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Mar 31, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

Wall Street menurun, sektor teknologi menjadi hambatan terbesar

Bursa AS berakhir sedikit turun pada hari Selasa, dengan investor menjual saham pertumbuhan terkait teknologi setelah imbal hasil Treasury AS mencapai tertinggi 14 bulan.

Dow Jones turun 104,41 poin atau 0,31% menjadi 33.066,96. S&P 500 kehilangan 12,54 poin atau 0,32% menjadi 3.958,55. Nasdaq turun 14,25 poin atau 0,11% menjadi 13.045,39.

Pada saat yang sama, sektor keuangan, industri, dan konsumen S&P 500 naik, memperpanjang rotasi baru-baru ini dari pertumbuhan dan menjadi apa yang disebut saham berharga. Saham teknologi memangkas kerugian dalam perdagangan sore dengan imbal hasil Treasury turun dari tertinggi hari itu, tetapi sektor teknologi S&P berakhir turun 1% pada hari itu dan merupakan hambatan terbesar pada S&P 500. Nasdaq berada di jalur untuk kerugian bulanan pertama sejak November menyusul kenaikan hasil baru-baru ini. Saham teknologi, yang memiliki lingkungan tingkat rendah yang sangat terpanggang dalam penilaian mahal mereka, telah di antara yang paling terpukul oleh kenaikan imbal hasil.

Eropa

Bursa Eropa mendekati rekor tertinggi dengan sektor bank yang memimpin

Bursa Eropa menuju rekor tertinggi pada hari Selasa di tengah harapan pemulihan ekonomi yang digerakkan oleh vaksin, sementara investor melihat melewati kejatuhan default hedge fund AS yang menghantam saham perbankan sehari sebelumnya.

Indeks STOXX 600 Eropa naik 0,5% menjadi 430,65.

Saham bank melonjak 2,0%, rebound setelah penurunan 1% pada hari Senin, karena imbal hasil obligasi pemerintah AS dan Eropa naik di tengah harapan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan inflasi ke depan. Pemberi pinjaman Swiss Credit Suisse naik 1,5%, menyusul penurunan hampir 14% di sesi sebelumnya karena memperingatkan kerugian "sangat signifikan dan material" setelah dana tersebut, yang disebutkan oleh sumber sebagai Archegos Capital, gagal membayar margin call.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...