google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo ANTAM LUNCURKAN EMAS TEMATIK EDISI IDUL FITRI 1442 H Langsung ke konten utama

ANTAM LUNCURKAN EMAS TEMATIK EDISI IDUL FITRI 1442 H


PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM; IDX: ANTM; ASX: ATM) kembali meluncurkan produk logam mulia terbaru bertemakan Idul Fitri. Produk logam mulia edisi khusus Hari Raya Idul Fitri 1442 H ini merupakan salah satu inovasi Perusahaan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia, baik untuk merayakan momen keagamaan, sosial, atau perayaan lainnya. Produk yang dihadirkan melalui Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia (UBPP LM) tersebut memiliki tiga varian produk logam mulia.

Risono selaku Direktur Operasi dan Transformasi Bisnis ANTAM menyampaikan bahwa inovasi ini adalah bentuk komitmen perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.

"Logam mulia limited edition Idul Fitri ini terinspirasi dari nuansa Ramadan dan perayaan Idul Fitri yang penuh dengan kemuliaan dan kedamaian. Ini juga menunjukkan komitmen perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan melalui produk edisi khusus dengan jaminan keaslian dan kualitas berstandar internasional yang dibuktikan dengan akreditasi LBMA (London Bullion Market Association)," jelas Risono.

Produk edisi Idul Fitri ini didesain spesial dengan nuansa Islami yang dicerminkan melalui corak Tanah Suci dan Timur Tengah dengan dominasi warna hijau, emas, dan putih. Varian pertama adalah emas batangan eksklusif Idul Fitri seberat 7 gram yang memiliki spesifikasi Fine Gold 999.9 dilengkapi kemasan eksklusif perpaduan nuansa Timur Tengah dan Nusantara.

Pada produk ini dikenalkan pula sentuhan security mark baru pada desain produk logam mulia ANTAM sebagai jaminan keaslian dan kemurnian produk. Estetika yang tinggi, baik dari sisi produk maupun kemasannya, menjadikan emas batangan eksklusif Idul Fitri 7 gram sebagai hadiah pilihan yang unik dan berharga.

"Kami meyakini bahwa setiap umat Muslim ingin menjadikan momen Idul Fitri sebagai waktu terbaik untuk saling berbagi, termasuk memberi hadiah. Produk ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan bagi yang hendak mencari alternatif hadiah bagi keluarga dan kerabat. Desainnya unik, jumlahnya terbatas, berharga, dengan harga yang relatif terjangkau," tambah Risono.

Dua produk lain yang diluncurkan terdiri dari emas Gift Series khusus seberat 1 gram dengan ucapan "Eid Mubarak" dan 0,5 gram dengan ucapan "Selamat Idul Fitri".

Semuanya memiliki spesifikasi Fine Gold 999.9. Produk emas Gift Series ini dikemas dalam kartu yang didesain yang elegan.

Kehadiran emas Gift Series khusus Idul Fitri 1442 H ini menambah portofolio Gift Series sebagai salah satu produk UBPP LM sejak tahun 2019. Logam Mulia edisi Idul Fitri tidak hanya tepat dijadikan koleksi dan hadiah, tetapi juga dapat berfungsi sebagai investasi jangka panjang. Produk edisi terbatas ini dapat mulai dibeli mulai 8 April 2021 di seluruh gerai Butik Emas Logam Mulia ANTAM. Informasi lebih lanjut mengenai produk Logam Mulia ANTAM dapat dilihat di www.logammulia.com, media sosial instagram @antamlogammulia atau call center 0804-1-888-888.(end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...