google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo [BCAP] PERMUDAH PEMBIAYAAN HAJI, BCAP PACU KEMITRAAN PROGRAM SIAP HAJI Langsung ke konten utama

[BCAP] PERMUDAH PEMBIAYAAN HAJI, BCAP PACU KEMITRAAN PROGRAM SIAP HAJI


Bisnis layanan pembiayaan porsi haji dinilai tetap menjanjikan di tengah tekanan ekonomi akibat mewabahnya Covid-19. Perusahaan pembiayaan PT MNC Guna Usaha Indonesia yang berada di bawah naungan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP)-- jeli melihat peluang bisnis tersebut.

MNC Guna Usaha Indonesia melalui unit usaha syariah menggandeng Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Niaga Utama, Karawang, Jawa Barat untuk melakukan pembiayaan porsi haji kepada seluruh masyarakat muslim. Kerja sama ini dikuatkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara keduanya di Front One Akhshaya Hotel, Karawang, Senin (5/4/ 2021).

Direktur PT MNC Guna Usaha Indonesia Henri Gunawan mengatakan, dengan adanya kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat muslim untuk bisa mempercepat pendaftaran pergi haji. Pembiayaan ini merupakan produk terbaru dari MNC Guna Usaha Syariah. Produk ini memberikan kesempatan masyarakat untuk bisa lebih cepat mendaftar haji tanpa harus menabung terlebih dahulu untuk bisa mendapatkan porsi haji.

"Antrean porsi haji yang cukup panjang tentunya menjadi tantangan bagi masyarakat yang memiliki niat kuat untuk berhaji, namun masih belum mampu untuk membayarkan secara penuh biaya pendaftaran porsi haji sebesar Rp25 juta," katanya.

Henri menambahkan, MNC Guna Usaha Syariah melalui produk SIAP HAJI (Sistem Informasi dan Aplikasi Pembiayaan porsi Haji) memberikan solusi dengan produk baru pembiayaan haji ini. Dengan tagline mudah, pasti dan berkah MNC Guna Usaha Indonesia Syariah berkomitmen untuk memberikan pelayanan jasa terbaik untuk pengurusan haji secara total dan komprehensif.

"Produk pembiayaan haji menjadi salah satu produk baru yang diharapkan mampu untuk mengangkat kinerja unit usaha syariah dari PT MNC Guna Usaha Indonesia. Produk ini diciptakan untuk menjawab tantangan, di mana MNC Guna Usaha Indonesia harus bisa menyeimbangkan portofolio bisnis terhadap pembiayaan sektor produktif dan konsumtif," katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat KH Hasan Nuri Hidayatullah atau yang akrab dipanggil Gus Hasan di sela-sela kegiatan menyampaikan tausyiah pada acara penandatanganan kerja sama pemasaran Porsi Haji antara MNC Guna Usaha Syariah dengan BMT Niaga Utama.

"Saya melihat produk SIAP HAJI ini suatu terobosan besar yang diharapkan mampu memberikan manfaat dan kemudahan bagi masyarakat muslim di Indonesia dan di Jawa Barat pada khususnya, di samping juga program ini tentu berdampak positif meningkatkan keimanan ummat melalui syi'ar dan ajakan untuk segera menunaikan ibadah haji yang merupakan Rukun Islam ke-5," ujar Gus Hasan.

SIAP HAJI merupakan produk pembiayaan haji regular di bawah Unit Usaha Syariah PT MNC Guna Usaha Indonesia yang merupakan unit bisnis dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP). SIAP HAJI memiliki produk digital yang bisa diakses oleh masyarakat Indonesia secara luas melalui siaphaji.com. (end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...