google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo [MDLN] PT Modernland Realty Tbk Dapatan Peringkat "idCCC" Untuk Obligasi Berkelanjutan I 2015 Seri B Langsung ke konten utama

[MDLN] PT Modernland Realty Tbk Dapatan Peringkat "idCCC" Untuk Obligasi Berkelanjutan I 2015 Seri B


PEFINDO telah menegaskan peringkat Obligasi Berkelanjutan I 2015 Seri B PT Modernland Realty Tbk (MDLN) pada "idCCC" MDLN telah mencapai kesepakatan dengan para pemegang obligasi untuk memperpanjang jatuh tempo obligasi selama satu tahun menjadi 7 Juli 2021. Selain itu, tingkat suku bunga juga diturunkan menjadi 10% dari 12,5%.

Kami juga mempertahankan peringkat MDLN pada "idSD" karena MDLN gagal dalam membayar kewajiban keuangan lainnya setelah gagal dalam membayar kupon atas obligasi mata uang dolar AS. MDLN sedang melakukan restrukturisasi hutang dengan pemegang obligasi luar negeri dan kami akan menilai kembali risiko keuangan MDLN setelah restrukturisasi selesai. Pandemi COVID-19 telah sangat memberatkan kondisi operasi MDLN karena penjualan lahan industri untuk sementara waktu tertunda di tengah pasar properti perumahan yang sudah lemah, sementara koleksi cicilan kas dari penjualan sebelumnya sedang di bawah tekanan karena kapasitas pembeli untuk membayar terganggu, sehingga membuatnya sangat bergantung pada pembiayaan eksternal untuk memenuhi kebutuhan modal kerja. Kami juga berpandangan bahwa akses ke sumber likuiditas juga terhambat karena keengganan pemberi pinjaman terhadap sektor ini yang juga meningkat.

Obligor dengan peringkat idSD ("Selective Default") menandakan obligor gagal membayar satu atau lebih kewajiban finansialnya yang jatuh tempo, baik atas kewajiban yang telah diperingkat atau tidak diperingkat, tetapi masih melakukan pembayaran tepat waktu atas kewajiban lainnya.

Efek utang dengan peringkat idCCC pada saat ini rentan untuk gagal bayar dan tergantung pada kondisi bisnis dan keuangan emiten yang lebih menguntungkan untuk dapat memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang.

Peringkat tersebut mencerminkan likuiditas MDLN yang sangat lemah, ketidakpastian seputar prospek pemulihan bisnis Perusahaan di tengah pasar properti yang lemah, dan risiko konsentrasi proyek. Peringkat tersebut juga mencerminkan cadangan lahan MDLN yang cukup besar. Kemungkinan untuk peringkat dinaikan dalam waktu dekat sangat kecil karena kami tidak melihat MDLN akan melanjutkan pembayaran kupon obligasi dolar AS. Meskipun demikian, kami dapat menaikkan peringkat dari "idSD" jika Perusahaan mampu menyelesaikan restrukturisasi hutang atas kedua obligasi dolar AS dengan tetap menjalankan kewajiban keuangannya secara berkelanjutan.

Kegiatan MDLN meliputi pengembangan properti residential, kawasan industrial, dan eksposur kecil ke segmen perhotelan dan komersial. Proyek-proyek utama MDLN terletak di Cakung, Serang, dan Tangerang. Pada tanggal 30 September 2020, pemegang saham adalah PT Panin Sekuritas Tbk (17%), PT Honoris Corporindo Pratama (12,2%), AA Land Pte Ltd (7,4%), Woodside Global Venture Inc (6,9%), dan publik (56,5%).(end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...