google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BBNI, ANTM, EXCL dan PTPP oleh MNC Sekuritas | 12 April 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BBNI, ANTM, EXCL dan PTPP oleh MNC Sekuritas | 12 April 2021


MNC Daily Scope Wave

12 April 2021

Menutup pekan kemarin (9/4), IHSG bergerak terkoreksi tipis 0,02% ke level 6,070 dengan munculnya tekanan jual. Saat ini, pergerakan IHSG diperkirakan sedang berada di awal wave (iii), dimana IHSG akan menguji area 6,170-6,230. Meskipun bergerak terkoreksi, namun diperkirakan IHSG hanya akan menguji area 6,000-6,040.

Support: 5,892, 5,735

Resistance: 6,230, 6,390

BBNI - Buy on Weakness (6,000)

BBNI ditutup menguat 3,4% ke level 6,000 disertai dengan tekanan beli yang cukup besar pada Jumat kemarin (9/4). Kami memperkirakan, saat ini posisi BBNI sedang berada di awal wave C dari wave (5) pada skenario biru. Hal ini berarti, pergerakan BBNI berpeluang menguat, terlebih bila mampu menembus 6,150 dengan agresif.

Buy on Weakness: 5,875-6,000

Target Price: 6,500, 7,100

Stoploss: below 5,550

ANTM - Buy on Weakness (2,340)

Menutup pekan kemarin (9/4), ANTM bergerak terkoreksi cukup signifikan sebesar 5,3% dan ditutup di level 2,340. Selama tidak terkoreksi ke bawah 2,130, maka saat ini posisi ANTM sedang berada di wave (iii) dari wave [iii]. Hal tersebut berarti, ANTM masih berpeluang berbalik menguat.

Buy on Weakness: 2,210-2,310

Target Price: 2,700, 3,100

Stoploss: below 2,130

EXCL - Buy on Weakness (2,160)

EXCL bergerak terkoreksi tipis ke level 2,160 pada perdagangan Jumat kemarin (9/4). Saat ini, posisi EXCL diperkirakan sedang berada di awal wave (C) pada skenario biru, atau di awal wave D pada skenario merah. Hal tersebut berarti, EXCL berpeluang untuk berbalik menguat.

Buy on Weakness: 2,080-2,140

Target Price: 2,400, 2,660

Stoploss: below 2,040

PTPP - Sell on Strength (1,320)

PTPP ditutup menguat tipis 0,8% ke level 1,320 pada perdagangan pekan kemarin (9/4). Posisi PTPP saat ini kami perkirakan sedang berada di wave [iv] dari wave 3 dari wave (C), sehingga penguatan yang terjadi diperkirakan masih merupakan bagian dari fase koreksinya. Selama PTPP belum mampu menguat ke atas 1,650, maka PTPP masih rawan terkoreksi dan akan lebih terkonfirmasi bila PTPP turun ke bawah 1,200. Adapun level koreksi PTPP kami perkirakan berada pada rentang 1,070-1,200.

Sell on Strength: 1,330-1,400

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...