google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BBTN, ISAT, UNVR dan AALI oleh MNC Sekuritas | 16 April 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BBTN, ISAT, UNVR dan AALI oleh MNC Sekuritas | 16 April 2021


MNC Daily Scope Wave

16 April 2021

Kemarin (15/4), IHSG ditutup menguat 0,5% ke level 6,079. Kami memperkirakan IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji level resistance 6,110, meskipun terkoreksi arah koreksi IHSG akan berada pada rentang 5,960-6,004. Namun demikian, tetap perhatikan resistance di area 6,400, bila IHSG tidak sanggup bergerak ke atas resistance tersebut, maka penguatan IHSG akan berlangsung dalam jangka pendek dan rawan untuk terkoreksi kembali.

Support: 5,880, 5,735

Resistance: 6,113, 6,230

BBTN - Buy on Weakness (1,625)

Pada perdagangan kemarin (15/4), BBTN ditutup terkoreksi 2,4% ke level 1,625. Selama tidak terkoreksi ke bawah 1,570, maka posisi BBTN saat ini sedang berada di awal wave (B) dari wave [B]. Hal ini berarti, pergerakan BBTN berpeluang untuk berbalik menguat.

Buy on Weakness: 1,590-1,620

Target Price: 1,800, 1,950

Stoploss: below 1,570

ISAT - Buy on Weakness (6,475)

ISAT ditutup terkoreksi 3,4% ke level 6,475 pada perdagangan kemarin (15/4). Selama ISAT masih bergerak di atas 5,900, maka kami perkirakan posisi ISAT saat ini sedang berada di wave [v] dari wave 5 pada pola diagonal. Hal tersebut berarti, ISAT berpeluang berbalik menguat.

Buy on Weakness: 6,275-6,475

Target Price: 7,075, 7,500

Stoploss: below 5,900

UNVR - Buy on Weakness (6,400)

Kemarin (15/4), UNVR ditutup menguat 1,6% ke level 6,400 diikuti dengan tekanan beli yang mulai membesar. Selama tidak kembali terkoreksi ke bawah 6,150, maka posisi UNVR saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (Y). Hal tersebut berarti, UNVR berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 6,275-6,400

Target Price: 6,500, 7,000

Stoploss: below 6,150

AALI - Sell on Strength (9,975)

Pada perdagangan kemarin (15/4), AALI ditutup flat di level 9,975. Saat ini kami perkirakan, pergerakan AALI merupakan bagian dari fase koreksi dari wave Y dari wave (B), yang berarti penguatan AALI akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi kembali. Adapun koreksi AALI akan berada pada rentang 9,275-9,700, dan koreksi ini akan terkonfirmasi bila AALI terkoreksi kembali ke bawah 9,800.

Sell on Strength: 10,000-10,275

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...