Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 2 April 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Apr 20, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

Wall Street tergelincir dari rekor tertinggi, Tesla turun setelah kecelakaan fatal

Bursa AS ditutup lebih rendah pada hari Senin, tergelincir dari level rekor minggu lalu, karena investor menunggu panduan dari pendapatan kuartal pertama untuk membenarkan penilaian tinggi, sementara saham Tesla Inc jatuh setelah kecelakaan mobil yang fatal.

Dow Jones turun 123,04 poin atau 0,36% menjadi 34.077,63. S&P 500 kehilangan 22,21 poin atau 0,53% pada 4.163,26. Nasdaq turun 137,58 poin atau 0,98% menjadi 13.914,77.

Pembuat mobil listrik itu tergelincir 3,4% setelah sebuah kendaraan Tesla yang diyakini beroperasi tanpa seorang pun di kursi pengemudi menabrak pohon pada hari Sabtu di utara Houston, menewaskan dua penumpang. S&P 500 sebagian besar lebih rendah, dengan Microsoft Corp, Amazon.com Inc dan Nvidia Corp juga membebani indeks acuan karena analis menunggu hasil minggu ini dan selanjutnya yang membentuk sebagian besar musim laporan laba rugi.

Eropa

Bursa Eropa mundur dari rekor tertinggi karena penurunan Wall St, lonjakan mata uang

Bursa Eropa mundur sedikit dari rekor tertinggi pada hari Senin, karena pembukaan yang lebih lemah di Wall Street dan reli mata uang mengimbangi optimisme tentang awal yang solid untuk musim laporan keuangan.

Indeks STOXX 600 Eropa ditutup sedikit berubah 0,03%.

Sektor otomotif dan suku cadang memimpin penurunan, turun 1,6% setelah lonjakan 2% di sesi sebelumnya, diikuti oleh sektor teknologi. DAX Jerman turun dari tertinggi baru untuk membukukan hari terburuknya dalam sebulan. Kebangkitan COVID-19 yang mengkhawatirkan secara global juga membebani sentimen. Di antara hasil, Faurecia memperkirakan pertumbuhan penjualan kuartal saat ini yang kuat pada hari Senin, setelah melonjaknya penjualan di China membantu pembuat suku cadang mobil Prancis mengalahkan ekspektasi pasar dalam tiga bulan pertama tahun ini.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Analisa Saham BGTG | 22 Oktober 2021

Analisa Saham BGTG Saham BGTG pada tanggal 21 Oktober 2021 ditutup melemah pada harga 174, turun -0,57%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 105% dari hari sebelumnya.  Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area jenuh jual dengan kecenderungan bullish.  Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish. Status Saham Saat Ini: Trendnya adalah Downtrend dengan Sideway Kecil Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 183 Jika naik di atas 189 maka berpeluang ke 234 Jika turun di bawah 173 maka berpeluang ke 164 Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko. Disclaimer ON Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut : Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID Youtube Channel : https://www.youtube.com/c/sahamonlineid Instagram : https://www.instagram.com/sahamonlineid/ Facebook Page : https://web.facebook