Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 21 April 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Apr 21, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

Wall Street ditutup lebih rendah karena lonjakan virus menghantam saham perjalanan

Wall Street turun untuk hari kedua berturut-turut pada hari Selasa karena lonjakan global dalam kasus virus korona menghantam saham terkait perjalanan dan investor memiliki pemikiran kedua tentang pendapatan bank-bank besar AS yang tampaknya luar biasa minggu lalu.

Dow Jones turun 0,75% menjadi 33.821,3. S&P 500 merosot 0,68% menjadi 4.134,94. Nasdaq turun 0,92% menjadi 13.786,27.

Investor masuk ke sektor defensif yang dianggap relatif aman selama masa ketidakpastian ekonomi, mengangkat real estate, utilitas, kebutuhan pokok konsumen dan perawatan kesehatan karena saham keuangan dan energi jatuh keras. Saham operator penerbangan dan kapal penjelajah termasuk JetBlue Airways, American Airlines, Norwegian Cruise Line dan Carnival Corp, yang terpukul tahun lalu selama lockdown tetapi baru-baru ini naik karena harapan pembukaan kembali, turun lebih dari 4%.

Eropa

Bursa Eropa mencatat harian terburuk dalam setahun; Perusahaan tembakau membebani

Bursa Eropa kehilangan hampir 2% pada hari Selasa, setelah mencapai rekor tertinggi sehari sebelumnya, karena perusahaan tembakau membebani bursa London dan banyak indeks regional turun tipis dari posisi tertinggi sebelum pandemi.

Indeks STOXX 600 turun 1,9% menjadi 433,80.

British American Tobacco dan Imperial Brands masing-masing turun lebih dari 7% menyusul laporan yang dipertimbangkan oleh pemerintahan Biden untuk mewajibkan perusahaan tembakau menurunkan kadar nikotin di semua rokok yang dijual di Amerika Serikat. Saham BAT mencatat penurunan persentase terbesar sejak Maret 2020. Saham blue-chip Inggris FTSE 100 turun 2% dan mencatat persentase penurunan tertajam dalam dua bulan, sementara DAX Jerman turun 1,6%. IBEX Spanyol turun 2,9% pada sesi terburuk sejak Desember.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Analisa Saham BGTG | 22 Oktober 2021

Analisa Saham BGTG Saham BGTG pada tanggal 21 Oktober 2021 ditutup melemah pada harga 174, turun -0,57%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 105% dari hari sebelumnya.  Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area jenuh jual dengan kecenderungan bullish.  Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish. Status Saham Saat Ini: Trendnya adalah Downtrend dengan Sideway Kecil Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 183 Jika naik di atas 189 maka berpeluang ke 234 Jika turun di bawah 173 maka berpeluang ke 164 Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko. Disclaimer ON Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut : Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID Youtube Channel : https://www.youtube.com/c/sahamonlineid Instagram : https://www.instagram.com/sahamonlineid/ Facebook Page : https://web.facebook