Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 23 April 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Apr 23, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

Bursa AS ditutup lebih rendah karena berita proposal pajak Biden

Bursa AS turun pada hari Kamis karena laporan Presiden Joe Biden berencana untuk melipatgandakan pajak capital gain, analis berita mengatakan memberikan alasan untuk mengambil keuntungan di pasar tanpa arah menjelang pendapatan teknologi besar minggu depan.

Dow Jones turun 0,94% menjadi 33.815,9. S&P 500 kehilangan 0,92% pada 4.134,98. Nasdaq turun 0,94% menjadi 13.818,41.

Tiga indeks utama di Wall Street juga jatuh karena laporan bahwa Biden berencana menaikkan pajak penghasilan pada orang kaya, sebuah proposal yang menurut beberapa orang akan sulit untuk disahkan di Kongres. Biden akan mengusulkan untuk menaikkan tarif pajak pendapatan marjinal menjadi 39,6% dari 37% dan hampir menggandakan pajak capital gain menjadi 39,6% untuk orang-orang yang berpenghasilan lebih dari $1 juta, berdasarkan sumber informasi kepada Reuters. Proposal tersebut menargetkan sekitar $1 triliun untuk penitipan anak, pendidikan pra-taman kanak-kanak universal dan cuti berbayar untuk pekerja.

Eropa

Penghasilan yang solid meningkatkan bursa Eropa karena ECB berdiri tegak

Bursa Eropa bergerak menuju rekor tertinggi pada hari Kamis, menyusul serangkaian pendapatan perusahaan yang kuat dan karena Bank Sentral Eropa tidak mengubah kebijakan seperti yang diharapkan.

STOXX Eropa berakhir 0,70% menjadi 439,69.

Kelas berat Nestle naik hampir 3% setelah melaporkan pertumbuhan penjualan kuartalan terkuatnya dalam 10 tahun, sementara grup perangkat lunak SAP dan grup minuman keras Prancis Pernod Ricard termasuk di antara beberapa saham lain yang melonjak setelah rilis laporan keuangan. Credit Suisse turun 2,1% setelah terpukul dari runtuhnya dana investasi AS Archegos menghapus apa yang akan menjadi periode perdagangan yang luar biasa, meninggalkannya dengan kerugian sebelum pajak triwulanan yang sedikit lebih kecil dari yang dilaporkan sebesar 757 juta franc Swiss.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Analisa Saham BGTG | 22 Oktober 2021

Analisa Saham BGTG Saham BGTG pada tanggal 21 Oktober 2021 ditutup melemah pada harga 174, turun -0,57%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 105% dari hari sebelumnya.  Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area jenuh jual dengan kecenderungan bullish.  Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish. Status Saham Saat Ini: Trendnya adalah Downtrend dengan Sideway Kecil Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 183 Jika naik di atas 189 maka berpeluang ke 234 Jika turun di bawah 173 maka berpeluang ke 164 Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko. Disclaimer ON Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut : Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID Youtube Channel : https://www.youtube.com/c/sahamonlineid Instagram : https://www.instagram.com/sahamonlineid/ Facebook Page : https://web.facebook