google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PEFINDO BERI PERINGKAT BANK MESTIKA DI "idBBB+" Langsung ke konten utama

PEFINDO BERI PERINGKAT BANK MESTIKA DI "idBBB+"


PEFINDO memberikan peringkat PT Bank Mestika Dharma Tbk. (Bank Mestika) di "idBBB+". Prospek terhadap peringkat Perusahaan adalah "stabil".

Obligor dengan peringkat idBBB memiliki kemampuan yang memadai dibandingkan obligor Indonesia lainnya untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya. Walaupun demikian, kemampuan obligor lebih mungkin akan terpengaruh oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi. Tanda tambah (+) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif kuat dan di atas ratarata kategori yang bersangkutan.

Peringkat tersebut mencerminkan permodalan Bank Mestika yang kuat, profil likuiditas yang diatas rata-rata, dan bisnis dengan margin yang tinggi didukung oleh bauran pendanaan yang baik. Namun, peringkat dibatasi oleh eksposur Bank pada risiko konsentrasi, kualitas aset yang moderat, dan kompetisi yang semakin ketat di industri.

Peringkat dapat dinaikkan jika Bank Mestika secara signifikan dan berkelanjutan dapat memperkuat posisi bisnisnya sekaligus mengurangi risiko konsentrasi kredit. Pada saat yang sama, Bank harus dapat terus memperbaiki indikator kualitas aset dan profitabilitas. Peringkat dapat diturunkan jika posisi bisnis Bank memburuk signifikan atau kualitas aset dan profitabilitas Bank memburuk tajam.

Kami melihat pandemi Covid-19 telah menaikkan profil risiko industri perbankan secara keseluruhan, mengakibatkan penurunan aktivitas bisnis yang substansial di hampir seluruh sektor, mengakibatkan penurunan permintaan untuk kredit dan jasa perbankan lainnya. Sejalan dengan perlambatan bisnis, kemampuan membayar debitur melemah, menambah tekanan pada kualitas aset, yang selanjutnya memperburuk indikator profitabilitas dan likuiditas bank. Kami melihat Covid-19 berdampak moderat terhadap profil kredit Bank Mestika secara keseluruhan. Namun demikian, kemungkinan adanya debitur menunggak tidak dapat dikesampingkan mengingat total kredit yang direstrukturisasi yang cukup besar sebesar 12,7% di FY2020.

Didirikan pada tahun 1955, Bank Mestika adalah bank komersial yang memiliki fokus pada kredit korporasi dan komersial dengan kantor pusat berlokasi di Medan, Sumatera Utara. Selain kantor pusat, operasional Bank didukung oleh 12 kantor cabang, 41 kantor cabang pembantu, dan 11 kantor lainnya. Pada 31 Desember 2020, 89,4% saham Bank dimiliki oleh PT Mestika Benua Mas, 10,5% dimiliki oleh masyarakat, dan 0,1% dimiliki oleh perorangan. (end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...