google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham SCMA dan UNTR oleh HP financials | 9 Juni 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham SCMA dan UNTR oleh HP financials | 9 Juni 2021


HP Technical View & Key Calls

9 Juni 2021

SCMA


Buy on Break SCMA ketika mampu bergerak naik menembus pola Flag biru di sekitar 1700, sehingga berpotensi lanjut naik menuju minor Resistance 1880 sampai dengan Target pattern 1940. Stoploss jika SCMA kembali melemah di bawah Lower Wedge merah 1670. Buyback bisa dilakukan ketika SCMA mendarat di Dynamic Support MA10 & 50 di sekitar 1590-1600.

Rekomendasi:

Buy on Break, Entry Level: 1700; Target: 1880-1940; Stoploss: 1660.

UNTR


UNTR nampaknya berhasil bertahan di atas MA10 @ 22600, sehingga terbuka peluang menuju Target Triangle biru di sekitar 24550 extended to Horizontal Resistance 25175 (High price Aug2020). Destinasi selanjutnya adalah angka tertinggi sepanjang tahun ini di seputaran 27450-28475.

Rekomendasi:

Buy, Entry Level: 23425-22600; Target: 24550-25175 / 27450-28475; Stoploss: 22550.

LQ45


LQ45 ditutup tepat pada Dynamic Support MA50 di 895. Maka MA10 & 20 di sekitar 888-881 diharapkan mampu menahan pergerakan LQ45, untuk kemudian rebound dan melanjutkan trend naik menembus Resistance previous High 916-919 sampai dengan Target Parallel Channel biru di seputaran 930. Next Support berada pada level previous Low 852 sampai dengan tutup Gap 848.

Rekomendasi:

Wait & See, Support: 888-881 / 852-848; Resistance : 919-916 / 930.


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...