google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo ANAK USAHA MCAS DAN SICEPAT LUNCURKAN APLIKASI DIGIRESTO DENGAN LAYANAN INDONESIA PASTI BISA Langsung ke konten utama

ANAK USAHA MCAS DAN SICEPAT LUNCURKAN APLIKASI DIGIRESTO DENGAN LAYANAN INDONESIA PASTI BISA


PT Digital Maksima Karunia (DMK), anak usaha PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) dan PT SiCepat Ekspres Indonesia (.SiCepat.), meluncurkan aplikasi DigiResto yang dapat didownload di Google Playstore (versi Android), dan akan segera diluncurkan di Apple Store (versi iOS).

DigiResto adalah platform pemesanan Makanan dan Minuman (F&B) secara online yang dibangun menggunakan teknologi dari MCAS Group, dan akan diperkuat oleh kehandalan distribusi logistik last-mile milik SiCepat. DigiResto dilengkapi dengan berbagai pilihan metode pembayaran dan pengiriman, yang akan memberikan kenyamanan dan pengalaman yang lebih baik bagi para penggunanya.

Seiring dengan peluncuran aplikasi, DigiResto juga meluncurkan program baru "Indonesia Pasti Bisa.. Melalui program ini, Kami menyediakan paket makanan untuk masyarakat, terutama yang sedang melakukan isolasi mandiri dengan harga yang sangat terjangkau - mulai dari Rp10.000 per paket (Lihat https://www.instagram.com/reel/CROZsz3DnFo untuk petunjuk aplikasi).

Andrew Tanyono, CEO DigiResto menjelaskan, "DigiResto didesain untuk menolong usaha F&B agar mereka dapat mengembangkan bisnisnya dan menghubungkan mereka dengan jutaan konsumen potensial. Melalui peluncuran aplikasi ini, DigiResto kini memiliki solusi yang lengkap, sebagai tambahan dari platform WhatsApp yang dilucurkan tahun lalu. Saat ini, lebih dari 17.500 pelaku usaha telah bergabung dalam platform DigiResto dan kita berharap angka ini akan terus bertumbuh pesat di masa yang akan datang.

Untuk layanan "Indonesia Pasti Bisa", kami akan menyediakan hingga 5.000 paket makanan per hari untuk wilayah Jabodetabek sebagai permulaan, dan berharap akan menjangkau seluruh negeri ke depannya. Kami berharap dapat membantu jutaan penduduk Indonesia yang terdampak pandemi ini; tidak hanya dari sisi konsumen tetapi juga dari sisi pelaku usaha. Kami akan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dengan Pemerintah, untuk melawan pandemi ini sehingga Indonesia dapat bangkit kembali."

Martin Suharlie, Direktur Utama MCAS, memberikan komentar, "Kami senang dapat memanfaatkan platform pemesanan makanankami untuk tujuan yang mulia ini. Selain sebagai bentuk tanggung jawab sosial Perseroan, kami juga dapat menunjukkan kemudahan dan keunggulan platform kami kepada publik. DigiResto merupakan bagian dari upaya Group untuk memudahkan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia dan mendukung ekstensifikasi infrastruktur teknologi, dan DigiResto berada di posisi yang tepat untuk membawa kenyamanan yang lebih besar bagi masyarakat, terutama di bidang F&B."

The Kim Hai, CEO SiCepat, menambahkan,"DigiResto adalah tonggak penting dalam inisiatif antara Grup SiCepat dan MCAS. Harmonisasi dan kolaborasi kemampuan logistik SiCepat dan teknologi MCAS ini didesain untuk memberikan kepuasan pelanggan dengan layanan pesan makanan yang kompetitif dan ekonomis (value-for-money). Dengan lebih dari 28 ribu armada, SiCepat gembira menjalin kerja sama dengan DMK dan para mitra restoran untuk menolong pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri sehingga tetap dapat menikmati makanan yang baik. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat mendapat tempat pertama di hati pelanggan ketika mereka memesan makanan favorit mereka."(end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...