google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham AGII, BFIN, INCO dan AALI oleh MNC Sekuritas | 30 Juli 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham AGII, BFIN, INCO dan AALI oleh MNC Sekuritas | 30 Juli 2021


MNC Daily Scope Wave 30 Juli 2021

Pada perdagangan kemarin (29/7), IHSG ditutup menguat 0,5% ke level 6,120. Perhatikan level support terdekat di 6,015, selama IHSG masih berada di atas level supportnya maka pergerakan IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C. Kami memperkirakan IHSG akan bergerak pada rentang 6,080-6,140 dan apabila IHSG berhasil menembus resistance di 6,166, maka IHSG akan menuju ke 6,200-6,230.

Support: 6,015, 5,947

Resistance: 6,166, 6,230

AGII - Buy on Weakness (1,805)

Kemarin (29/7), AGII ditutup menguat 4,3% ke level 1,805, pergerakan AGII juga diikuti oleh meningkatnya tekanan beli dan menembus resistance 1,785. Kami perkirakan, saat ini posisi AGII sedang berada pada wave [iii] dari wave 5. Hal ini berarti, pergerakan AGII berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 1,740-1,800

Target Price: 1,850, 2,000

Stoploss: below 1,670

BFIN - Buy on Weakness (965)

BFIN terkoreksi sebesar 1% ke level 965 pada perdagangan kemarin (29/7) diiringi dengan munculnya tekanan jual. Kami memperkirakan, posisi BFIN saat ini sedang membentuk wave [iv] dari wave 1 dari wave (5). Hal ini berarti, koreksi dari BFIN akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 920-960

Target Price: 1,015, 1,090

Stoploss: below 880

INCO - Buy on Weakness (5,400)

INCO ditutup menguat 1,4% ke level 5,400 pada perdagangan kemarin (29/7), pergerakan INCO pun masih tertahan MA5-nya. Saat ini, posisi INCO kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C dari wave (B). Hal ini berarti, INCO masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 5,275-5,400

Target Price: 5,600, 6,000

Stoploss: below 5,125

AALI - Buy on Weakness (8,250)

Kemarin (29/7), AALI ditutup menguat 0,9% ke level 8,250. Kami memperkirakan, posisi AALI saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [a]-nya. Hal ini berarti, pergerakan AALI kami perkirakan masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 7,950-8,150

Target Price: 8,750, 9,800

Stoploss: below 7,800

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...