Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham AGII, INCO, BRMS dan INTP oleh MNC Sekuritas | 9 Juli 2021


MNC Daily Scope Wave

9 Juli 2021


IHSG ditutup terkoreksi tipis, sebesar 0,1% ke level 6,039 pada perdagangan kemarin (8/7). Kami perkirakan, posisi IHSG sedang berada di awal dari wave [iii] dari wave C, hal ini akan berlangsung bila IHSG tidak turun ke bawah level support terdekatnya di 5,985. Adapun target penguatan terdekat berada di area resistance 6,134 hingga 6,200 terlebih dahulu. Worst case skenario, bila IHSG menembus 5,884 atau bahkan terburuknya 5,742, maka IHSG rawan terkoreksi ke area 5,500.

Support: 5,985, 5,913

Resistance: 6,134, 6,230


AGII - Buy on Weakness (1,525)

Kemarin (8/7), AGII ditutup terkoreksi 1,3% ke level 1,525. Kami memperkirakan, posisi AGII saat ini sedang berada di wave 4. Hal ini berarti, koreksi AGII akan relatif terbatas dan berpeluang untuk menguat kembali membentuk wave 5.

Buy on Weakness: 1,440-1,500

Target Price: 1,725, 1,850

Stoploss: below 1,320


INCO - Buy on Weakness (4,980)

INCO ditutup menguat 0,6% ke level 4,980 pada perdagangan kemarin (8/7), pergerakan INCO diikuti dengan volume beli yang cukup besar. Saat ini, posisi INCO diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B). Hal ini berarti INCO masih berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 4,870-4,970

Target Price: 5,275, 5,600

Stoploss: below 4,480


BRMS - Spec Buy (108)

BRMS ditutup menguat 0,9% ke level 108 pada perdagangan kemarin (8/7), diikuti dengan munculnya tekanan beli. Kami perkirakan, selama BRMS masih mampu berada di atas 102, maka posisi BRMS saat ini sedang berada di akhir wave 2 dari wave (C).

Spec Buy: 104-108

Target Price: 132, 150

Stoploss: below 102


INTP - Spec Buy (10,375)

Kemarin (8/7), INTP ditutup menguat 0,5% ke level 10,375 dan disertai munculnya tekanan beli. Kami perkirakan, selama tidak terkoreksi ke bawah 10,175, maka posisi INTP saat ini sedang berada di awal wave [C].

Spec Buy: 10,175-10,375

Target Price: 11,500, 12,300

Stoploss: below 10,175


Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

Analisa Saham LSIP | 29 November 2021

Saham LSIP LSIP membentuk pola bearish double tops. Pola ini menandakan dengan penurunan tajam Jumat lalu kemarin, LSIP berisiko melanjutkan penurunannya menuju target 1170. Indikator teknikal MACD yang lebih dahulu dead cross mendukung prediksi penurunan LSIP. Rekomendasi: Hindari. Sell/ Sell on strength bagi yang punya. Target penurunan berada di 1170. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online

LEPAS SAHAM BBYB, YELLOW BRICK KANTONGI DANA Rp641,25 MILIAR.

Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas sebagian saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) miliknya. Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham BBYB, yang dipublikasikan, Kamis (2/12). Dalam laporan BBYB, disebutkan bahwa Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas total sebanyak 346.621.622 lembar saham BBYB. Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap atau sebanyak tiga kali tepatnya, mulai tanggal 23 November, 26 November dan 29 November 2021. "Saham BBYB di lepada oleh Yellow Brick Enterprise Ltd di level Rp1.850 per lembar sahamnya,"tulis Manajemen BBYB. Dengan demikian dapat diasumsikan Yellow Brick Enterprise Ltd telah mengantongi dana sekitar Rp641,25 miliar dari penjualan saham BBYB tersebut. Pasca penjualan saham, kepemilikan saham Yellow Brick Enterprise Ltd di BBYB berkurang menjadi sejumlah 485.218.961 lembar saham 6,47%, dari sebanyak 831.840.583 lembar saham atau sekitar 11,1%. (end/as) sumber :  IQPLUS Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online