Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham HRUM, KAEF, BNGA dan ACES oleh MNC Sekuritas | 13 Juli 2021


MNC Daily Scope Wave

13 Juli 2021


Pada perdagangan kemarin (12/7), IHSG ditutup menguat 0,7% ke level 6,078 diikuti dengan munculnya tekanan beli. Posisi IHSG saat ini kami perkirakan sedang berada di awal wave [iii] dan hal ini akan terkonfirmasi bila IHSG tidak turun ke bawah 5,985. Adapun target penguatan terdekat berada di area resistance 6,134 hingga 6,200 terlebih dahulu. Worst case skenario, bila IHSG menembus 5,884 atau bahkan terburuknya 5,742, maka IHSG rawan terkoreksi ke area 5,500.

Support: 5,985, 5,913

Resistance: 6,134, 6,230


HRUM - Spec Buy (5,150)

Kemarin (12/7), HRUM ditutup cenderung terkoreksi ke level 5,150 diiringi dengan tekanan jual yang cukup besar. Selama HRUM tidak terkoreksi ke bawah 4,990, maka posisi HRUM saat ini diperkirakan sedang berada di awal di awal wave [y]. Hal ini berarti, HRUM berpeluang berbalik menguat.

Spec Buy: 5,050-5,150

Target Price: 5,850, 6,150

Stoploss: below 4,990


KAEF - Buy on Weakness (3,540)

KAEF ditutup menguat signifikan sebesar 12,4% ke level 3,540 dan diiringi dengan tekanan beli yang relatif besar, pergerakan KAEF juga telah menembus MA200 sekaligus menembus resistancenya. Posisi KAEF saat ini kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iii], sehingga KAEF berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 3,300-3,500

Target Price: 4,000, 4,900

Stoploss: below 2,640


BNGA - Buy on Weakness (920)

BNGA ditutup menguat 0,5% ke level 920 pada perdagangan kemarin (12/7). Kami perkirakan, posisi BNGA saat ini sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave B. Hal ini berarti, pergerakan BNGA berpeluang untuk menguat kembali.

Buy on Weakness: 900-920

Target Price: 1,000, 1,075

Stoploss: below 865


ACES - Sell on Strength (1,560)

Kemarin (12/7), ACES ditutup menguat 1% ke level 1,560. Kami perkirakan, posisi ACES saat ini sedang berada di akhir wave 1, sehingga ACES rawan untuk terkoreksi membentuk wave 2. Adapun rentang koreksi wave 2 berada pada 1,400-1,460, level koreksi tersebut dapat digunakan sebagai level buyback.

Sell on Strength: 1,600-1,650


Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

Analisa Saham LSIP | 29 November 2021

Saham LSIP LSIP membentuk pola bearish double tops. Pola ini menandakan dengan penurunan tajam Jumat lalu kemarin, LSIP berisiko melanjutkan penurunannya menuju target 1170. Indikator teknikal MACD yang lebih dahulu dead cross mendukung prediksi penurunan LSIP. Rekomendasi: Hindari. Sell/ Sell on strength bagi yang punya. Target penurunan berada di 1170. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online

LEPAS SAHAM BBYB, YELLOW BRICK KANTONGI DANA Rp641,25 MILIAR.

Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas sebagian saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) miliknya. Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham BBYB, yang dipublikasikan, Kamis (2/12). Dalam laporan BBYB, disebutkan bahwa Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas total sebanyak 346.621.622 lembar saham BBYB. Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap atau sebanyak tiga kali tepatnya, mulai tanggal 23 November, 26 November dan 29 November 2021. "Saham BBYB di lepada oleh Yellow Brick Enterprise Ltd di level Rp1.850 per lembar sahamnya,"tulis Manajemen BBYB. Dengan demikian dapat diasumsikan Yellow Brick Enterprise Ltd telah mengantongi dana sekitar Rp641,25 miliar dari penjualan saham BBYB tersebut. Pasca penjualan saham, kepemilikan saham Yellow Brick Enterprise Ltd di BBYB berkurang menjadi sejumlah 485.218.961 lembar saham 6,47%, dari sebanyak 831.840.583 lembar saham atau sekitar 11,1%. (end/as) sumber :  IQPLUS Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online