google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham SSMS, MAPI, INAF dan PNLF oleh MNC Sekuritas | 6 Juli 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham SSMS, MAPI, INAF dan PNLF oleh MNC Sekuritas | 6 Juli 2021


MNC Daily Scope Wave

6 Juli 2021

IHSG ditutup terkoreksi 0,3% ke level 6,005 pada perdagangan kemarin (5/7), pergerkaan IHSG pun masih tertahan MA20 dan mulai muncul adanya tekanan jual. Kami memperkirakan, dalam jangka pendek IHSG memiliki peluang terkoreksi minor untuk menguji area 5,950 dan selama IHSG masih sanggup bergerak di atas 5,913, maka posisi IHSG saat ini sedang berada di awal dari wave C. Worst case skenario, bila IHSG menembus 5,884 atau bahkan terburuknya 5,742, maka IHSG rawan terkoreksi ke area 5,500.

Support: 5,913, 5,884

Resistance: 6,134, 6,230

SSMS - Buy on Weakness (825)

Pada perdagangan kemarin (5/7), SSMS ditutup terkoreksi 0,6% ke level 825, pergerakan SSMS masih tertahan oleh MA20 dan masih diikuti dengan tekanan jual. Selama SSMS masih bergerak di atas level support 785, maka posisi SSMS saat ini sedang berada pada bagian dari wave 1 dari wave (C).

Buy on Weakness: 800-825

Target Price: 930, 1,025

Stoploss: below 785

MAPI - Buy on Weakness (650)

MAPI ditutup menguat 2,4% ke level 650 pada perdagangan kemarin (5/7). Selama MAPI tidak terkoreksi ke bawah 610, maka kami perkirakan posisi MAPI saat ini sedang berada di awal wave [iv] dari wave C.

Buy on Weakness: 630-650

Target Price: 700, 750

Stoploss: below 610

INAF - Buy on Weakness (3,350)

Kemarin (5/7), INAF ditutup menguat 1,8% ke level 3,350 dan masih berada di atas MA5-nya. Kami memperkirakan, saat ini posisi INAF sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave A. Hal ini berarti, selama INAF masih bergerak di atas 2,420 sebagai support, maka INAF masih ada peluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 3,000-3,350

Target Price: 3,870, 4,650

Stoploss: below 2,420

PNLF - Spec Buy (191)

PNLF ditutup menguat 0,5% ke level 191 pada perdagangan kemarin (5/7), pergerakan PNLF tertahan oleh MA20 dan MA60-nya namun diiringi dengan peningkatan volume pembelian. Kami perkirakan, selama PNLF masih sanggup bergerak di atas 185 sebagai level supportnya, maka posisi PNLF saat ini sedang berada di awal wave 3 dari wave (C). Wave 3 sendiri akan terkonfirmasi, bila PNLF sanggup menembus area resistance di 208.

Spec Buy: 187-191

Target Price: 210, 226

Stoploss: below 185

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...