google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham TAPG, MIKA, LPPF dan INDY oleh MNC Sekuritas | 14 Juli 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham TAPG, MIKA, LPPF dan INDY oleh MNC Sekuritas | 14 Juli 2021

MNC Daily Scope Wave

14 Juli 2021


Kemarin (13/7), IHSG ditutup terkoreksi 1,1% ke level 6,012 diiringi dengan tekanan jual yang cukup besar, pergerakan IHSG juga menembus MA20-nya. Posisi IHSG saat ini diperkirakan sedang membentuk wave [ii] dari wave C dengan rentang koreksi berada pada 5,960-5,990. Meskipun demikian, IHSG akan menguat dalam jangka pendek terlebih dahulu untuk menguji area 6,030-6,040. Worst case skenario, bila IHSG menembus 5,884 atau bahkan terburuknya 5,742, maka IHSG rawan terkoreksi ke area 5,500.

Support: 5,985, 5,913

Resistance: 6,134, 6,230

TAPG - Buy on Weakness (680)

Pada perdagangan kemarin (13/7), TAPG ditutup menguat 1,5% ke level 680. Selama TAPG masih mampu berada di atas 645 sebagai level supportnya, maka kami perkirakan posisi TAPG saat ini sedang berada di awal wave [c] dari wave Y, sehingga TAPG berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 660-680

Target Price: 735, 775

Stoploss: below 645

MIKA - Buy on Weakness (2,800)

MIKA ditutup menguat 2,6% ke level 2,800 pada perdagangan kemarin (13/7). Kami perkirakan, saat ini posisi MIKA sedang membentuk wave C dari wave (B), sehingga MIKA berpeluang untuk melanjutkan penguatannya, terlebih bila MIKA dapat menembus resistance 2,880.

Buy on Weakness: 2,700-2,800

Target Price: 2,950, 3,050

Stoploss: below 2,610

LPPF - Buy on Weakness (2,390)

Kemarin (13/7), LPPF ditutup terkoreksi 6,6% ke level 2,390. Kami memperkirakan, saat ini posisi LPPF sedang membentuk wave [iv] dari wave 5. Hal ini berarti, koreksi LPPF kami perkirakan akan relatif terbatas dan berpeluang untuk menguat.

Buy on Weakness: 2,200-2,390

Target Price: 2,630, 2,900

Stoploss: below 2,120

INDY - Buy on Weakness (1,265)

INDY ditutup terkoreksi 1,9% ke level 1,265 pada perdagangan kemarin (13/7). Kami perkirakan, saat ini posisi INDY sedang berada di akhir wave [v] dari wave A. Hal ini berarti, koreksi INDY akan cenderung terbatas dan berpeluang untuk berbalik menguat.

Buy on Weakness: 1,200-1,250

Target Price: 1,400, 1,625

Stoploss: below 1,190

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...