google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Global | 21 Juli 2021 Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 21 Juli 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Jul 21, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

AS

Wall Street bangkit kembali karena optimisme ekonomi yang diperbarui

Wall Street berakhir naik tajam pada hari Selasa, rebound dari penurunan beruntun beberapa hari karena serangkaian laporan pendapatan yang optimis dan optimisme ekonomi yang dihidupkan kembali memicu reli.

Dow Jones naik 549,95 poin atau 1,62% menjadi 34.511,99. S&P 500 naik 64,57 poin atau 1,52% menjadi 4.323,06. Nasdaq menambahkan 223,89 poin atau 1,57% menjadi 14.498,88.

Kapitalisasi kecil dan transportasi yang sensitif secara ekonomi mengungguli pasar yang lebih luas. Benchmark Imbal hasil Treasury AS bangkit kembali dari posisi terendah lima bulan, setelah penurunan sesi tunggal terbesar sejak Februari di sesi sebelumnya. Ini membantu mendorong bank-bank yang rentan terhadap suku bunga sebesar 2,6%. Kekhawatiran yang meningkat atas varian Delta yang sangat menular dari COVID-19, yang sekarang bertanggung jawab atas sebagian besar infeksi baru, telah memicu aksi jual dalam sesi terakhir karena upaya vaksinasi di seluruh dunia mengumpulkan momentum.

Eropa

Bursa Eropa mendapatkan kembali kerugian yang hilang, dibantu oleh penambang, UBS

Bursa Eropa stabil pada hari Selasa setelah aksi jual terburuk mereka tahun ini di sesi sebelumnya, dibantu oleh beberapa pendapatan perusahaan yang positif dan pembaruan produksi dari para penambang.

Indeks STOXX 600 Eropa naik 0,5%.

Penambang, di antara sektor-sektor yang menanggung beban aksi jual yang memar pada hari Senin, naik 1,2% setelah BHP Group dan Anglo American memberikan angka produksi yang optimis. Bank Swiss UBS naik 4,0% setelah membukukan lonjakan 63% dalam laba bersih kuartal kedua, dibantu oleh bisnis manajemen kekayaan yang sedang booming. Rekan Credit Suisse dan Julius Baer juga naik. "Meskipun ekonomi AS berada dalam fase perlambatan dan kami memperkirakan pertumbuhan Eropa akan mencapai puncaknya musim panas ini, kami terus mendukung aset berisiko selama jangka waktu 12 bulan," kata analis.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...