Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 6 Juli 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Jul 6, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

Bursa AS tutup - Hari Kemerdekaan

Eropa

Aktivitas bisnis yang kuat mengangkat bursa Eropa Mid-caps London pada rekor tertinggi

Aktivitas bisnis zona euro yang optimis membuat bursa Eropa membalikkan kerugian sesi pada hari Senin, meninggalkan mereka hanya sekitar setengah persen dari puncak sepanjang masa, sementara lonjakan hampir 12% di Morrisons mengirim saham menengah London ke rekor tertinggi.

STOXX 600 Eropa naik 0,3%.

Bisnis zona eropa memperluas aktivitas pada tingkat tercepat dalam 15 tahun pada bulan Juni karena pelonggaran lebih banyak pembatasan virus corona mendukung industri jasa dominan blok tersebut, berdasarkan data PMI. Lonjakan itu terjadi karena meningkatnya tekanan inflasi. Perbankan, saham material dan saham perjalanan memimpin kenaikan hari ini. Volume perdagangan, bagaimanapun, tenang dengan pasar AS ditutup untuk akhir pekan 4 Juli yang diperpanjang. Di London, indeks blue-chip mencapai tertinggi lebih dari dua minggu, dengan perhatian pada Perdana Menteri Inggris Boris Johnson yang dijadwalkan pada hari Senin untuk menetapkan rencana untuk mengakhiri pembatasan sosial dan ekonomi COVID-19 di Inggris. Sementara itu, klub papan tengah Inggris mencatat hari terbaik mereka dalam dua bulan, naik 1,2%.

Morrisons melonjak ke level tertinggi hampir delapan tahun setelah perusahaan ekuitas swasta AS Apollo Global Management menjadi pelamar ketiga untuk grup supermarket Inggris, dengan mengatakan sedang mempertimbangkan kemungkinan tawaran. Morrisons pada hari Sabtu menyetujui pengambilalihan 6,3 miliar pound ($ 8,7 miliar) dengan kelompok lain. "Mungkin pihak-pihak yang berkepentingan baru mengambil langkah setelah mereka melihat aset Inggris menjadi lebih menarik bagi investor luar negeri," kata analis.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

LEPAS SAHAM BBYB, YELLOW BRICK KANTONGI DANA Rp641,25 MILIAR.

Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas sebagian saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) miliknya. Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham BBYB, yang dipublikasikan, Kamis (2/12). Dalam laporan BBYB, disebutkan bahwa Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas total sebanyak 346.621.622 lembar saham BBYB. Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap atau sebanyak tiga kali tepatnya, mulai tanggal 23 November, 26 November dan 29 November 2021. "Saham BBYB di lepada oleh Yellow Brick Enterprise Ltd di level Rp1.850 per lembar sahamnya,"tulis Manajemen BBYB. Dengan demikian dapat diasumsikan Yellow Brick Enterprise Ltd telah mengantongi dana sekitar Rp641,25 miliar dari penjualan saham BBYB tersebut. Pasca penjualan saham, kepemilikan saham Yellow Brick Enterprise Ltd di BBYB berkurang menjadi sejumlah 485.218.961 lembar saham 6,47%, dari sebanyak 831.840.583 lembar saham atau sekitar 11,1%. (end/as) sumber :  IQPLUS Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Analisa Saham PTBA | 3 Desember 2021

Saham PTBA Setelah berhasil breakout dari resistance pola falling wedge pattern dan mencapai targetnya di 2760, saham PTBA berpeluang melanjutkan reli penguatannya. Indikator teknikal MACD yang telah golden cross dan bersiap cross up ke atas centreline mengindikasikan bahwa saham ini mulai mendapatkan momentum positif, sehingga berpeluang melanjutkan penguatannya menuju target-target selanjutnya. Rekomendasi : Hold & let your profit run. Ikutin terus dan cek update teknikal selanjutnya untuk target berikutnya dan trailing stopnya di member area. Disclaimer ON sumber :  steptrader Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online