Langsung ke konten utama

PT Timah Tbk Siap Bangun Hilirisasi Logam Tanah Jarang


PT Timah Tbk menyatakan siap membangun hilirisasi logam tanah jarang, guna mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan nasional di tengah pendemi COVID-19.

"Dalam hal pengumpul sebagai korporasi, kami siap membangun hilirisasi jika ada teknologi yang proven kapasitas feed 1.000 ton/tahun," kata Direktur Pengembangan Usaha PT Timah Tbk Alwin Albar di Pangkalpinang, Sabtu.

Ia mengatakan estimasi kemampuan produksi pengolahan monasit untuk menghasilkan logam tanah jarang PT Timah Tbk sebesar 1.000 hingga 2.000 ton per tahun dan untuk mengoptimalkan mineral ikutan bijih timah itu dibutuhkan teknologi komersil yang memadai.

"Kami mengakui, saat ini kita kesulitan informasi teknologi komersil pengolahan monasit untuk menghasilkan logam tanah jarang yang sangat terbatas," ujarnya.

Menurut dia, saat ini teknologi komersil pengolahan logam tanah jarang ini dikuasai oleh China. Oleh karena itu, PT Timah kesulitan dalam memperoleh teknologi pengolahan monasit secara komersial.

"Kami perlu dukungan pemerintah untuk memperolah teknologi hilirisasi selanjutnya, agar mineral ikutan bijih timah ini dapat dikelola dan memberikan dampak yang positif terhadap pertumbuhan perekonomian nasional khususnya Bangka Belitung," katanya.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan mengatakan pemerintah telah menetapkan Desa Sadai Kabupaten Bangka Selatan sebagai kawasan pengembangan nasional khusus pemurnian logam tanah jarang (LTJ).

"Kita telah membuat Rencana Induk Pengembangan Industri Nasional tahun 2015-2025 khusus pemurnian logam tanah jarang di Sadai," katanya.

Menurut dia, saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang memurnikan mineral ikutan bijih timah di Sadai, namun kegiatan ini belum sepenuhnya diperkuat dengan regulasi dari pemerintah dalam mengoptimalkan pengelolaan dan hilirisasi mineral ikutan timah tersebut. (end/ant)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Saham Akan Naik atau Turun

Inti dari trading saham adalah bahwa kita harus tahu ciri-ciri apakah saham akan naik atau turun. Bagaimana cara mengetahui saham akan naik atau turun? Pada kesempatan ini kami akan berbagi tentang hal tersebut. buy , sell atau hold ? Tanda Saham Anda Akan Naik Sebenarnya ada banyak formasi yang terdapat dalam candlestick, namun kali ini kita akan membahas pola dalam candlestick yang menunjukan jika saham anda akan naik. so happy reading ,. Bullish Engulfing Bullish Engulfing berasal dari bahasa Inggris yang berarti memeluk, pola ini biasanya diidentifikasikan sebagai pola pembalikan atau reversal dari down trend dengan dua warna  yang berbeda pada body candlelistiknya yang solit. Contonya seperti di bawah ini : Dalam menentukan pola bullish engulfing, Kita harus memperhatikan sebuah pola  kecenderungan untuk down trend yang sedang berlangsung. Biasanya pada dasar pola tersebut terdapat candle merah yang terbentuk terlebih dahulu, Namun kemudian keesokan ha

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

FTSE GLOBAL EQUITY INDEX SERIES ASIA PACIFIC EX JAPAN EX CHINA SEPTEMBER 2021 SEMI-ANNUAL REVIEW

FTSE GLOBAL EQUITY INDEX SERIES ASIA PACIFIC EX JAPAN EX CHINA SEPTEMBER 2021 SEMI-ANNUAL REVIEW The changes will be effective after the close of business on Friday, 17 September 2021 (i.e. on Monday, 20 September 2021) INDONESIA • Large Cap Inclusions : BRIS (Small to Large) Exclusions : SMGR (Large to Mid) • Mid Cap Inclusions : SMGR (Large to Mid) Exclusions : - • Small Cap Inclusions : AGRO, BFIN (Add to Small) Exclusions : BWPT (Delete from Small/Fail Invt Mkt Cap), BRIS (Small to Large) • Micro Cap Inclusions : INAF, DMAS, SSMS, TSPC, SMBR, ARNA, DSNG, AGII, MSIN, KIJA, UFOE, BWPT, PZZA, DILD, AISA, CFIN (Micro Cap Addition) Exclusions : HRUM, LINK, ERAA (Micro Cap DELETION), IMAS, GMFI, WMUU, PTRO, WEGE, PPRE, TOTL, MBSS, JSKY (Micro Cap DELETION /Fail Microcap invcap) • FTSE All-World (LM) Inclusions : BRIS Exclusions : - • FTSE All-Cap (LMS) Inclusions : AGRO, BFIN Exclusions : BWPT • FTSE Total-Cap (LMSĀµ) Inclusions : AGRO, BFIN, INAF, DMAS, SSMS, TSPC, SMBR, ARNA, DSNG, AGII