google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham JSMR, ISAT, INDF, HMSP, BSDE dan JPFA oleh Valbury Sekuritas | 8 September 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham JSMR, ISAT, INDF, HMSP, BSDE dan JPFA oleh Valbury Sekuritas | 8 September 2021


VALBURY SEKURITAS INDONESIA Daily News 

08 Sep 2021

Prediksi IHSG :

IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (08/09), ditengah bauran katalis baik dari internal maupun ekstenal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan besarnya peran APBN 2020 dalam membuat Indonesia terhindar dari kontraksi ekonomi yang lebih dalam (+), 2) Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, pandemi Covid-19 menimbulkan naiknya anggaran penanganan dan perlindungan kepada masyarakat (+), 3) Posisi cadangan devisa Indonesia pada Agustus 2021 naik menjadi US$ 144,78 miliar dan tercatat sebagai posisi cadangan devisa tertinggi sepanjang sejarah RI (+), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS (-), 2) Indeks bursa regional Asia bergerak beragam (+/-), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Selasa (07/09) ditutup variatif (+/-), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak baragam (+/-), Sentimen global ; 1) Perdagangan Cina laju pertumbuhan melampaui perkiraan pada Agustus (+), 2) Japan, BoP Current Account Balance, Jul, naik menjadi ¥1910.8b dari ¥905.1b (+), 3) Japan, GDP Annualized SA QoQ, 2Q F, naik menjadi 1.90% dari 1.30% (+) dan, 4) US, JOLTS Job Openings, Jul, diperkirakan turun menjadi 10049k dari 10073k (-).


Perspektif tenikal

Support Level :    6094/6075/6049

Resistance Level :   6138/6164/6183

Major Trend : Up

Minor Trend : Down

Pattern : Up to down (+)


TRADING IDEAS :

These recommendations based on technical and only intended for one day trading


JSMR: Trading Buy

Close 4060, TP 4120

Boleh buy di level 4010-4060

Resistance di 4120 & support di 4010

Waspadai jika tembus di 4010

Batasi resiko di 3970


ISAT: Trading Buy

Close 6700, TP 6825

Boleh buy di level  6575-6700

Resistance di 6825 & support di 6575

Waspadai jika tembus di 6575

Batasi resiko di 6475


INDF : Trading Buy

Close 6250, TP 6375

Boleh buy di level  6200-6250

Resistance di 6300 & support di 6200

Waspadai jika tembus di 6200

Batasi resiko di 6125


HMSP:  Trading Buy

Close 1045, TP 1070

Boleh buy di level  1020-1045

Resistance di 1070 & support di 1020

Waspadai jika tembus di 1020

Batasi resiko di 1000


BSDE:  Trading Buy

Close 1010, TP 1035

Boleh buy di level  990-1010

Resistance di 1035 & support di 990

Waspadai jika tembus di 990

Batasi resiko di 970


JPFA:  Trading Buy

Close 1890, TP 1930

Boleh buy di level  1815-1890

Resistance di 1930 & support di 1815

Waspadai jika tembus di 1815

Batasi resiko di 1790


Ket.  TP : Target Price


WATCHING ON SCREEN;

ICBP, TBIG, TOWR, CTRA, CPIN, KLBF.  


(Disclaimer ON)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...