google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham MEDC, AMRT, LPKR dan JPFA oleh MNC Sekuritas | 29 September 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham MEDC, AMRT, LPKR dan JPFA oleh MNC Sekuritas | 29 September 2021


MNC Daily Scope Wave

29 September 2021


IHSG kembali ditutup terkoreksi sebesar 0,1% ke level 6,113 pada perdagangan kemarin (28/9), pergerakan IHSG pun diikuti dengan meningkatnya tekanan jual. Kami perkirakan, pergerakan IHSG masih cenderung terkoreksi untuk menguji level 6,060-6,080 terlebih dahulu. Dapat dicermati 5,996 sebagai support, bila masih mampu berada di atas support, maka IHSG berpeluang menguat kembali menguji resistance 6,170-6,200. Tetap waspadai apabila IHSG kembali terkoreksi agresif ke bawah 5,996 dan 5,982, apabila hal ini terjadi maka IHSG masih akan terkoreksi ke arah 5,850-5,900.

Support: 5,996, 5,982

Resistance: 6,170, 6,263


MEDC - Buy on Weakness (545)

Kemarin (28/9), MEDC ditutup menguat cukup signifikan sebesar 7,9% ke level 545, pergerakan MEDC diikuti dengan volume beli yang relatif besar dan sudah menembus MA60-nya. Kami perkirakan, posisi MEDC saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [iii] dari wave 3 pada skenario hitam. Namun demikian, worst case, MEDC saat ini sedang membentuk akhir wave 4 pada skenario merah.

Buy on Weakness: 520-545

Target Price: 560, 650

Stoploss: below 510


AMRT - Buy on Weakness (1,395)

Pada perdagangan kemarin (28/9), AMRT ditutup cenderung flat ke level 1,395. Kami perkirakan, bila AMRT mampu bertahan di atas 1,310 sebagai supportnya, maka kami perkirakan saat ini AMRT sedang membentuk wave [iii] dari wave 5.

Buy on Weakness: 1,345-1,395

Target Price: 1,435, 1,550

Stoploss: below 1,310


LPKR - Buy on Weakness (163)

LPKR ditutup menguat 3,2% ke level 163 pada perdagangan kemarin (28/9). Posisi LPKR saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave 1 dari wave (C), sehingga LPKR masih berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 158-163

Target Price: 177, 193

Stoploss: below 147


JPFA - Sell on Strength (1,870)

JPFA ditutup menguat 1,4% ke level 1,870 pada perdagangan kemarin (28/9). Dapat dicermati level resistance di 1,990, selama JPFA belum mampu break level tersebut maka posisi JPFA saat ini sedang berada di awal wave (C) dari wave [B], sehingga JPFA rawan terkoreksi terlebih bila break support 1,810. Adapun level koreksi JPFA berada pada 1,545-1,775.

Sell on Strength: 1,870-1,910


Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...