Langsung ke konten utama

AXA Mandiri dan Bank Mandiri Perluas Produk Asuransi


Direktur AXA Mandiri Uke Giri Utama mengatakan akan memperkuat kerja sama dengan Bank Mandiri untuk memperluas penawaran produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan nasabah di tengah COVID-19.

"Kita semua paham bahwa Bank Mandiri ada di semua kota besar dan kecil di seluruh Indonesia sehingga membuat kami sebagai Joint Venture (JV) bisa memanfaatkannya untuk membaca segmentasi nasabah," kata Uke dalam press briefing daring yang dipantau di Jakarta, Kamis.

Setelah membaca segmentasi nasabah, lanjut dia, AXA Mandiri dapat melakukan penawaran produk yang sekiranya sesuai dengan kebutuhan nasabah Bank Mandiri di tengah COVID-19.

Saat ini, produk-produk asuransi AXA Mandiri yang berkaitan dengan COVID-19 dapat diakses di seluruh cabang Bank Mandiri. Produk asuransi syariah AXA Mandiri juga dapat diakses melalui seluruh cabang Bank Syariah Indonesia (BSI).

Di samping itu, dengan pandemi COVID-19 yang mempercepat digitalisasi berbagai kegiatan industri asuransi, AXA Mandiri juga mendorong penawaran secara digital. Meski demikian, penawaran melalui telemarketer juga masih dilakukan.

"Ini bisa mendekatkan kami dengan segala nasabah. Kami juga menawarkan produk yang kami lihat angat berguna untuk nasabah," ucapnya.

Di samping itu, AXA Mandiri juga membuat fasilitas telekonsultasi dimana nasabah dapat berkonsultasi dengan dokter secara daring. Dengan ini nasabah tidak harus pergi ke klinik atau rumah sakit

"Jadi perawatan untuk tingkat pertama bisa dilakukan melalui telekonsultasi. Terutama saat awal PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), permintaan untuk telekonsultasi meningkat pesat," katanya.(end/ant)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Trader Sukses Belvin VVIP, Raup Keuntungan Miliar per Bulan

Belvin VVIP dikenal sebagai seorang influencer saham yang bisa meraup cuan miliar rupiah setiap bulannya. Namun, siapa sebenarnya sosok Belvin ini? Pria kelahiran dengan nama asli Belvin Tannadi ini sudah sangat tak asing bagi para investor saham Indonesia. Melalui akun Instagram miliknya, Belvin kerap membagikan ilmu-ilmu seputar dunia investasi dan saham-saham apa saja yang tengah menjadi incarannya. Sebagai seorang investor, khususnya trader, ia pun cermat menganalisis saham-saham mana yang memiliki potensi untuk naik. Belvin membagikan pengetahuannya terkait investasi saham melalui dua buku, yakni “Ilmu Saham: Powerful Candlestick Pattern (2020)” dan “Ilmu Saham: Pengenalan Analisis Teknikal (2020)”. Di balik kesuksesannya sekarang, ternyata Belvin memiliki perjuangan yang panjang menggeluti dunia investasi saham. Belvin VVIP mengawali kiprahnya di dunia saham dari tahun 2014 dengan hanya bermodalkan uang sebesar Rp12 juta saja. Ia pertama kali mengenal investasi saham sejak duduk

SAHAMNYA MASUK KATEGORI UMA, INI JAWABAN MANAJEMEN IPTV.

Manajemen PT MNC Vision Networks Tbk. (IPTV) menyampaikan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal. Hal itu salah satu jawaban Manajemen IPTV kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Jawaban itu seiring dengan tengah di pantaunya pergerakan saham IPTV oleg BEI lantaran terjadi penurunan harga yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA). Terkait saham IPTV masuk kategori UMA, Corporate Secretary IPTV, Muharzil Hasril mengaku, sampai dengan saat ini informasi yang sebelumnya telah diumumkan ke publik adalah mengenai pengalihan kepemilikan Perseroan pada PT MNC OTT Network kepada MSIN melalui mekanisme peralihan saham setelah dipenuhinya seluruh persyaratan dibutuhkan sebagaimana diatur dalam peraturan dan perundang - undangan yang berlaku. "Sampai dengan saat ini, tidak ada informasi material yang belum disampaikan ke publik. Perseroan tidak mengetahui adanya informasi menya

Analisa Saham PTPP | 18 Januari 2022

PTPP berisiko memasuki trend bearish jika PTPP melemah di bawah support 785-800. Penembusan level ini akan membuat PTPP membentuk pola bearish head and shoulders dengan target penurunan di area 300-400.  Rekomendasi: Hindari. Sell jika PTPP melemah di bawah 785. Target penurunan berada di 300-400. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online