Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham AUTO, BFIN, MEDC dan MYOR oleh MNC Sekuritas | 15 Oktober 2021


MNC Daily Scope Wave

15 Oktober 2021

Pada perdagangan kemarin (14/10), IHSG ditutup kembali menguat sebesar 1,4% ke level 6,626. Kami memperkirakan, saat ini posisi IHSG sudah berada di akhir wave (v) dari wave [iii] dari wave A, sehingga meskipun masih berpeluang menguat namun sudah relatif terbatas dan IHSG rawan terkoreksi terlebih dahulu untuk membentuk wave [iv]. Adapun potensi koreksi wave [iv] ini berada pada rentang 6,440-6,610.

Support: 6,392, 6,263

Resistance: 6,680, 6,690

AUTO - Buy on Weakness (1,140)

Pada perdagangan kemarin (14/10), AUTO ditutup menguat 3,6% ke level 1,140 disertai dengan meningkatnya tekanan beli. Posisi AUTO saat ini kami perkirakan sudah berada di akhir wave (iii) dari wave [c] dari wave B. Hal ini berarti, penguatan AUTO diperkirakan sudah relatif terbatas dan rawan terkoreksi untuk membentuk wave (iv) dahulu, manfaatkan koreksi ini untuk melakukan BoW.

Buy on Weakness: 1,100-1,130

Target Price: 1,170, 1,200

Stoploss: below 1,075

BFIN - Spec Buy (980)

Kemarin (14/10), BFIN ditutup menguat 2,6% ke level 980. Selama tidak terkoreksi ke bawah 945 sebagai level supportnya, maka posisi BFIN saat ini sedang berada di awal wave C dari wave (B) sehingga BFIN berpeluang melanjutkan penguatannya.

Spec Buy: 960-980

Target Price: 1,075, 1,170

Stoploss: below 945

MEDC - Buy on Weakness (615)

MEDC ditutup menguat 0,8% ke level 615 pada perdagangan kemarin (14/10). Kami memperkirakan, posisi MEDC saat ini sedang berada di wave (iv) dari wave [iii] dari wave 3, sehingga MEDC masih rawan terkoreksi bila belum mampu break 635. Manfaatkan koreksi ini untuk BoW.

Buy on Weakness: 575-610

Target Price: 650, 710

Stoploss: below 570

MYOR - Buy on Breakout (2,550)

MYOR ditutup menguat 5,4% ke level 2,550 pada perdagangan kemarin (14/10), pergerakan MYOR break dari MA200-nya dengan diikuti peningkatan pembelian. Kami perkirakan, saat ini posisi MYOR sedang berada di awal wave [iii] dari wave C dan akan lebih terkonfirmasi apabila mampu break dari 2,570 sebagai resistancenya.

Buy on Breakout: 2,570

Target Price: 2,630, 2,770

Stoploss: below 2,310

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

LEPAS SAHAM BBYB, YELLOW BRICK KANTONGI DANA Rp641,25 MILIAR.

Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas sebagian saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) miliknya. Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham BBYB, yang dipublikasikan, Kamis (2/12). Dalam laporan BBYB, disebutkan bahwa Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas total sebanyak 346.621.622 lembar saham BBYB. Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap atau sebanyak tiga kali tepatnya, mulai tanggal 23 November, 26 November dan 29 November 2021. "Saham BBYB di lepada oleh Yellow Brick Enterprise Ltd di level Rp1.850 per lembar sahamnya,"tulis Manajemen BBYB. Dengan demikian dapat diasumsikan Yellow Brick Enterprise Ltd telah mengantongi dana sekitar Rp641,25 miliar dari penjualan saham BBYB tersebut. Pasca penjualan saham, kepemilikan saham Yellow Brick Enterprise Ltd di BBYB berkurang menjadi sejumlah 485.218.961 lembar saham 6,47%, dari sebanyak 831.840.583 lembar saham atau sekitar 11,1%. (end/as) sumber :  IQPLUS Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Analisa Saham PTBA | 3 Desember 2021

Saham PTBA Setelah berhasil breakout dari resistance pola falling wedge pattern dan mencapai targetnya di 2760, saham PTBA berpeluang melanjutkan reli penguatannya. Indikator teknikal MACD yang telah golden cross dan bersiap cross up ke atas centreline mengindikasikan bahwa saham ini mulai mendapatkan momentum positif, sehingga berpeluang melanjutkan penguatannya menuju target-target selanjutnya. Rekomendasi : Hold & let your profit run. Ikutin terus dan cek update teknikal selanjutnya untuk target berikutnya dan trailing stopnya di member area. Disclaimer ON sumber :  steptrader Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online