Langsung ke konten utama

PERKUAT OMNI-CHANNEL O2O, MATAHARI KOLABORASI DENGAN HAPPYFRESH.

 


 Menjelang akhir tahun 2021 dan musim Natal & Tahun Baru, PT. Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), terus memperkuat omni-channel O2O sebagai salah satu perusahaan ritel makanan terkemuka dengan kehadiran terluas di sebagian besar platform online di Indonesia melalui kolaborasi terbarunya dengan HappyFresh. Kedua perusahaan memperluas jangkauan operasional mereka di Jawa Bali, Sumatera dan Sulawesi untuk mencakup 39 toko virtual.

Kemitraan terbaru ini untuk memperluas produk makanan dan rumah tangga di HappyFresh, salah satu layanan grosir online sederhana dan paling nyaman di Asia Tenggara dengan lebih dari 700 supermarket, hypermarket, dan toko grosir terkemuka di seluruh Indonesia, Malaysia & Thailand, dengan memungkinkan MPPA menempatkan toko virtual resmi Hypermart, Foodmart, Primo dan Hyfresh Toko di platform online untuk memberikan lebih banyak akses dan kenyamanan bagi pelanggan yang berharga dalam berbelanja kebutuhan makanan sehari-hari dan barang-barang rumah tangga.

Dengan Toko Resmi virtual MPPA di HappyFresh, pelanggan akan memiliki lebih banyak pilihan dan variasi dalam membeli lebih dari 5.000 produk, termasuk lebih dari 800 produk segar, bahan makanan, kebutuhan rumah tangga di aplikasi dan situs web populer HappyFresh. MPPA juga menjamin kualitas produk, harga dan promosi yang sama dengan yang ditawarkan di toko fisik Perseroan, Chat & Shop & Hypermart Online.

Elliot Dickson, Chief Executive Officer MPPA, berkomentar, "Kami senang mengumumkan kemitraan terbaru kami dengan HappyFresh di saat kami memasuki akhir tahun 2021 serta mengantisipasi musim Natal dan Tahun Baru yang akan datang.

Kolaborasi kami dengan HappyFresh, yang merupakan layanan groseri online di kawasan Asia Tenggara yang telah memiliki partisipasi dari sebagian besar peritel makanan Indonesia lainnya, bersama dengan kolaborasi kami lainnya dengan marketplace terkemuka lainnya di Indonesia, membuahkan sebuah pencapaian penting bagi MPPA sebagai peritel makanan dengan kehadiran terluas di sebagian besar pasar online di Indonesia.

Kemitraan ini membedakan MPPA dari yang lain dan tentu saja menandai tonggak sejarah untuk strategi O2O-nya ke depan. Kami berharap dapat terus memperluas kemitraan kami dengan HappyFresh dengan lebih banyak fitur dan toko virtual yang akan datang di masa mendatang."

Filippo Candrini, Managing Director HappyFresh menambahkan, "Kami sangat senang mengumumkan kemitraan kami dengan MPPA sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan HappyFresh untuk memberikan pengalaman belanja bahan makanan online yang paling sederhana dan nyaman bagi pelanggan di Indonesia.

Belakangan ini MPPA menempatkan fokus besar pada egroceries sebagai salah satu aspek utama dari preferensi konsumen saat ini dan oleh karena itu kami menemukan sinergi penting yang memanfaatkan keahlian masing-masing. Sepanjang tahun 2021 kami telah memperluas jangkauan kami ke kota-kota baru seperti Bali, Makassar, Medan, Semarang dan kami berharap dapat menambahkan lebih banyak toko virtual di kota-kota sekarang dan masa depan dengan MPPA." (end/as)

Sumber : IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

LEPAS SAHAM BBYB, YELLOW BRICK KANTONGI DANA Rp641,25 MILIAR.

Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas sebagian saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) miliknya. Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham BBYB, yang dipublikasikan, Kamis (2/12). Dalam laporan BBYB, disebutkan bahwa Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas total sebanyak 346.621.622 lembar saham BBYB. Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap atau sebanyak tiga kali tepatnya, mulai tanggal 23 November, 26 November dan 29 November 2021. "Saham BBYB di lepada oleh Yellow Brick Enterprise Ltd di level Rp1.850 per lembar sahamnya,"tulis Manajemen BBYB. Dengan demikian dapat diasumsikan Yellow Brick Enterprise Ltd telah mengantongi dana sekitar Rp641,25 miliar dari penjualan saham BBYB tersebut. Pasca penjualan saham, kepemilikan saham Yellow Brick Enterprise Ltd di BBYB berkurang menjadi sejumlah 485.218.961 lembar saham 6,47%, dari sebanyak 831.840.583 lembar saham atau sekitar 11,1%. (end/as) sumber :  IQPLUS Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Analisa Saham PTBA | 3 Desember 2021

Saham PTBA Setelah berhasil breakout dari resistance pola falling wedge pattern dan mencapai targetnya di 2760, saham PTBA berpeluang melanjutkan reli penguatannya. Indikator teknikal MACD yang telah golden cross dan bersiap cross up ke atas centreline mengindikasikan bahwa saham ini mulai mendapatkan momentum positif, sehingga berpeluang melanjutkan penguatannya menuju target-target selanjutnya. Rekomendasi : Hold & let your profit run. Ikutin terus dan cek update teknikal selanjutnya untuk target berikutnya dan trailing stopnya di member area. Disclaimer ON sumber :  steptrader Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online