google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PERKUAT PUSAT BELANJA POINS, INTILAND KERJASAMA DENGAN DIAMOND SUPERMARKET Langsung ke konten utama

PERKUAT PUSAT BELANJA POINS, INTILAND KERJASAMA DENGAN DIAMOND SUPERMARKET


PT Intiland Development Tbk melakukan kerjasama dengan Diamond Supermarket di pusat perbelanjaan Poins, Jakarta Selatan. Diamond Supermarket menjadi anchor tenant di pusat perbelanjaan yang dulu bernama Poin Square ini.

Permadi Indra Yoga, Direktur Pengembangan Bisnis PT Intiland Development Tbk mengatakan, Diamond Supermarket akan melengkapi fasilitas pusat perbelanjaan Poins sebagai transit mall dan menjadi hubs dan meeting point baru di Jakarta Selatan.

"Masuknya Diamond Supermarket akan memperkuat positioning Poins sebagai transit mall modern di Kawasan TOD (Transit Oriented Development) Lebak Bulus," kata Permadi Indra Yoga, Jumat (29/10).

Sementara itu, Felix Raharja, Direktur Diamond Supermarket mengatakan pembukaan Diamond Supermarket Poins merupakan langkah strategis untuk memperluas jaringan pasar khususnya di daerah Jakarta Selatan dan sekitarnya,.

"Kami hadir di Poins untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat berbelanja di tempat yang tepat dengan pelayanan yang baik serta terpercaya," kata Felix Raharja.

Diamond Supermarket Poins merupakan gerai keempat dari jaringan Diamond Supermarket. Sebelumnya, Diamond Supermarket telah hadir di Kelapa Gading Jakarta Utara, Batam, dan di kota Palembang.

Diamond Supermarket Poins menempati area seluas 10.900 meter persegi di lantai lower ground Poins, Diamond Supermarket menyediakan lebih dari 40.000 jenis produk yakni produk segar, kebutuhan rumah tangga, restoran dan area BBQ, gerai telur,

Purchase with Purchase (PWP) dan area untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

"Kami menyediakan area khusus untuk UMKM sebagai mitra. Saat ini kami memiliki lebih dari 600 pemasok, yang 40 persennya merupakan mitra UMKM," tambah Felix.

Menurut Felix, pembukaan gerai baru ini menyerap lebih dari 500 orang tenaga kerja yang ditempatkan pada bagian pengadaan, gudang, operasional, pemasaran dan promosi, hingga keuangan dan administrasi.

Diamond Supermarket menawarkan program loyalitas pelanggan atau Purchase With Purchase (PWP).Program ini memberikan keuntungan engan menawarkan beberapa jenis produk yang dapat ditebus dengan harga yang lebih murah.

Diamond Supermarket juga menyediakan beragam sayuran hidroponik dan organik hasil kerjasama dengan sejumlah petani dan perkebunan. Diamond Supermarket menawarkan beragam jenis buah-buahan, baik produk lokal maupun produk import.

Diamond Supermarket juga dilengkapi dengan area restoran dan kedai makanan dengan makanan yang bermacam-macam menu seperti Chinese, Western, serta tentu saja menu masakan nusantara.

"Pengunjung dapat menikmati beragam sajian makanan fresh dan langsung dimasak oleh koki-koki terbaik kami di berbagai jenis restoran yang tersedia," ungkapnya

Poins merupakan one stop shopping yang meliputi pusat perbelanjaan, ritel, dan hotel, dan apartemen 15 lantai. Saat ini Poin dikenal pusat elektronik, ponsel, komputer dan kamera yang berada di kawasan Jakarta Selatan.

Hans Hutoyo Halim Direktur Utama PT Inti Menara Jaya selaku pengembang Poins menjelaskan dengan konsep baru sebagai transit mall, Poins diposisikan menjadi hubs dan meeting point baru bagi ribuan orang per harinya.

"Kehadiran Diamond Supermarket memperkuat posisi Poins sebagai hubs dan meeting point bagi masyarakat dan warga komuter. Mereka bisa melakukan pertemuan, menginap, tinggal dan berbelanja dengan akses transportasi yang mudah," kata Hans. (end/ahd)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...