Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BBTN, PTBA, ADRO, ASII, UNTR dan ERAA oleh VALBURY SEKURITAS | 18 November 2021



VALBURY SEKURITAS 
18 NOVEMBER 2021


Prediksi IHSG :

IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (18/11), meski katalis variatif baik dari internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) Indonesia, BI 7D Reverse Repo Rate, diperkirakan tetap bertahan di level 3.50% (+), 2) Menteri Keuangan Sri Mulyani optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun ini dapat mencapai 4% YoY, atau dalam kisaran 3,7% hingga 4,5% (+), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS (-), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak melemah (-), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Rabu  (17/11) ditutup koreksi (-), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak beragam (+/-), Sentimen global ; 1) US, Initial Jobless Claims, diperkirakan turun menjadi 260 ribu dari 267 ribu (+), 2) US, Continuing Claims, diperkirakan turun menjadi 2120 ribu dari 2160 ribu (+), 3) Menteri Keuangan Jamet Yellen menyampaikan bahwa Pemerintah AS kemungkinan kehabisan uang anggaran pada 15 Desember 2021 (-).

Perspektif tenikal

Support Level :    6658/6640/6629

Resistance Level :   6687/6697/6715

Major Trend : Up

Minor Trend : Down

Pattern : Down to up (-)


TRADING IDEAS :

These recommendations based on technical and only intended for one day trading


BBTN: Trading Buy

• Close 1765, TP 1800

• Boleh buy di level 1730-1765

• Resistance di 1800 & support di 1730

• Waspadai jika tembus di 1730

• Batasi resiko di 1705


PTBA: Trading Buy

• Close 2550, TP 2600

• Boleh buy di level  2500-2550

• Resistance di 2600 & support di 2500

• Waspadai jika tembus di 2500

• Batasi resiko di 2460


ADRO : Trading Buy

• Close 1640, TP 1680

• Boleh buy di level  1610-1640

• Resistance di 1680 & support di 1610

• Waspadai jika tembus di 1610

• Batasi resiko di 1570


ASII:  Trading Buy

• Close 6250, TP 6450

• Boleh buy di level  6150-6250

• Resistance di 6450 & support di 6150

• Waspadai jika tembus di 6150

• Batasi resiko di 6025


UNTR:  Trading Buy

• Close 22975, TP 23125

• Boleh buy di level  22700-22975

• Resistance di 23125 & support di 22700

• Waspadai jika tembus di 22700

• Batasi resiko di 22550


ERAA:  Trading Buy

• Close 670, TP 700

• Boleh buy di level  655-670

• Resistance di 700 & support di 655

• Waspadai jika tembus di 655

• Batasi resiko di 635


Ket.  TP : Target Price

(Disclaimer ON)


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

LEPAS SAHAM BBYB, YELLOW BRICK KANTONGI DANA Rp641,25 MILIAR.

Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas sebagian saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) miliknya. Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham BBYB, yang dipublikasikan, Kamis (2/12). Dalam laporan BBYB, disebutkan bahwa Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas total sebanyak 346.621.622 lembar saham BBYB. Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap atau sebanyak tiga kali tepatnya, mulai tanggal 23 November, 26 November dan 29 November 2021. "Saham BBYB di lepada oleh Yellow Brick Enterprise Ltd di level Rp1.850 per lembar sahamnya,"tulis Manajemen BBYB. Dengan demikian dapat diasumsikan Yellow Brick Enterprise Ltd telah mengantongi dana sekitar Rp641,25 miliar dari penjualan saham BBYB tersebut. Pasca penjualan saham, kepemilikan saham Yellow Brick Enterprise Ltd di BBYB berkurang menjadi sejumlah 485.218.961 lembar saham 6,47%, dari sebanyak 831.840.583 lembar saham atau sekitar 11,1%. (end/as) sumber :  IQPLUS Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Analisa Saham PTBA | 3 Desember 2021

Saham PTBA Setelah berhasil breakout dari resistance pola falling wedge pattern dan mencapai targetnya di 2760, saham PTBA berpeluang melanjutkan reli penguatannya. Indikator teknikal MACD yang telah golden cross dan bersiap cross up ke atas centreline mengindikasikan bahwa saham ini mulai mendapatkan momentum positif, sehingga berpeluang melanjutkan penguatannya menuju target-target selanjutnya. Rekomendasi : Hold & let your profit run. Ikutin terus dan cek update teknikal selanjutnya untuk target berikutnya dan trailing stopnya di member area. Disclaimer ON sumber :  steptrader Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online