Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham MAIN, PWON dan BBCA | 18 November 2021



INVESTASI KONTAN
18 NOVEMBER 2021


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,37% di level 6.675,80 pada penutupan perdagangan Rabu (17/11). Simak rekomendasi teknikal tiga saham pilihan analis untuk perdagangan Kamis (18/11). 


1. PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN)

Pergerakan saham MAIN memperlihatkan candle yang terbentuk pola shooting star di mana hal ini mengindikasikan tekanan jual masih besar. Didukung juga oleh indikator stochastic yang oversold serta MACD yang negatif

Rekomendasi: Sell

Support: Rp 690

Resistance: Rp 725

Dimas Wahyu Putra, NH Korindo Sekuritas


2. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON)

Saham PWON ditutup menguat bergerak pada tren bullish ditransaksikan dengan volume transaksi yang relatif ramai dan baru saja menembus resistance upper band pada indikator bollinger band. Band yang kian melebar indikasi bahwa volatilitas yang kian meningkat. Tren bullish pada PWON juga masih terlihat berdasarkan beberapa indikator Baik MA20, MA50, maupun MA200. 

Rekomendasi: Hold

Support: Rp 540

Resistance: Rp 580

Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas


3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

BBCA saat ini bergerak jauh dekat dengan dynamic support yang terbentuk dari exponential moving average 21 dan 34. Indikator stochastic berada pada area oversold, sehingga memberikan peluang bagi BBCA dapat mengalami technical rebound dalam jangka waktu pendek. Secara garis besar BBCA masih berada pada tren bullish dan dalam jangka waktu menengah BBCA berada pada sideways transition.

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 7.325

Resistance: Rp 7.750

Okie Ardiastama, Pilarmas Investindo Sekuritas

sumber : kontan


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Saham BBHI, BBRI, FREN dan HRUM oleh MNC Sekuritas | 8 Agustus 2022

MNCS Daily Scope Wave 8 Agustus 2022 Menutup akhir pekan kemarin (5/8), IHSG ditutup menguat 0,4% ke level 7,084, namun pergerakan IHSG pun masih tertahan oleh Upper Band dan volume yang cenderung mengecil. Kami memperkirakan, posisi IHSG saat ini sudah berada di akhir wave (c) dari wave [x] pada label hitam atau wave (D) pada pola triangle pada label merah, yang berarti penguatan IHSG akan relatif terbatas untuk menguji area 7,103 hingga 7,150. Setelahnya, IHSG akan rawan terkoreksi ke rentang 6,875-7,014 terlebih dahulu. Support: 7,030, 6,900 Resistance: 7,100, 7,194 BBHI - Buy on Weakness (3,850) Pada perdagangan Jumat (5/8), BBHI ditutup menguat cukup signifikan sebesar 6,4% ke level 3,850, penguatan BBHI diiringi dengan kenaikan volume namun masih tertahan oleh MA60. Kami perkirakan, selama BBHI tidak terkoreksi ke 3,560 sebagai supportnya maka posisi BBHI sedang membentuk awal dari wave C dari wave (B). Buy on Weakness: 3,740-3,840 Target Price: 4,350, 5,030 Stoploss: below 3,55

Rekomendasi Saham SMDR, BRIS dan BIPI oleh Mirae Asset Sekuritas | 12 Agustus 2022

Mirae Asset Sekuritas Daily 12 Agustus 2022 by Tasrul IHSG Daily, 7,160.38 (+1.05%), limited upside, test resistance at 7,190, daily trading range 7,133 - 7,190, cut loss level di 7,020. Koreksi indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized sementara tertahan dengan kecenderungan naik terbatas di overbought area. Indeks ini masih berada diatas short & long moving average optimized optimized. Pada periode weekly indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung bergerak naik namun mulai terbatas  SMDR Daily, 2,700 (-1.82%), trading buy, TP 2,910 daily trading range 2,670 - 2,830, cut loss level di 2,650. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized akan menguji support trendline. Harga saat ini di atas short moving average optimized namun masih di bawah long moving average optimized.  BRIS Daily, 1,570 (+1.94%), trading buy, TP 1,640, daily trading range 1,540 - 1,610, cut loss

Irwan Hidayat (Direktur) Beli 1,27 Juta Saham SIDO Di Harga Rp780 Per Unit

Salah satu petinggi PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), yakni Irwan Hidayat telah membeli saham SIDO di Pasar. Direktur SIDO tersebut telah membeli saham sebanyak 1.279.400 lembar. Pembelian dilakukan pada tanggal 3 Agustus 2022. Dengan dibelinya saham SIDO, maka Irwan Hidayat saat ini mengenggam sejumlah 0,0004 persen dari total saham SIDO yang beredar, dari sebelumnya nihil. "Tujuan transaksi (pembelian saham SIDO) ini penambahan kepemilikan saham dengan surat kepemilikan saham langsung," tulis Manajemen SIDO dalam laporan kepemilikan sahamnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Sebagai informasi, saham SIDO di beli oleh Irwan Hidayat di harga Rp780 per lembar sahamnya. Jika dihitung, maka Irwan Hidayat telah mengeluarkan dana setidaknya sekitar Rp1 miliar untuk melancarkan aksi beli tersebut. Sebelumnya, Analis dari PT Kanaka Hita Solvera (KHS), Daniel Agustinus mengutarakan pendapatnya terkait SIDO. Adapun ekspansi bisnis yang dilakukan Manajemen SIDO nan