Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham TLKM, INCO, SMGR, JSMR, KLBF dan ACES Oleh VALBURY SEKURITAS | 8 November 2021

VALBURY SEKURITAS INDONESIA
08 NOVEMBER  2021

 Prediksi IHSG :

IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang menguat pada perdagangan hari ini, Senin (08/11), ditengah dominasi katalis positif dari internal dan eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) Pemerintah bakal mengimplementasikan beberapa tarif pajak baru seiring diberlakukannya Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (+), 2) BI melaporkan selama periode 1-4 November 2021, aliran modal asing yang masuk ke Indonesia tercatat sebesar Rp 12,66 triliun (+), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan apresiasi terhadap dolar AS (+), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak beragam (+/-), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Jumat (05/11) ditutup menguat (+), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak mixed (+/-), Sentimen global ; 1) Kongres AS sahkan paket UU  infrastruktur  US$ 1 triliun (+), 2) Pemerintah Cina telah meningkatkan laju perdagangan luar negerinya hingga sembilan kali lipat dalam 20 tahun (+) dan, 3) Japan, Leading Index CI, Sep P, diperkirakan turun menjadi 99.8 dari 101.3 (-).

Perspektif tenikal

Support Level :    6552/6522/6493

Resistance Level :   6610/6638/6668

Major Trend : Up

Minor Trend : Down

Pattern : Down to up (+)


TRADING IDEAS :

These recommendations based on technical and only intended for one day trading

TLKM: Trading Buy

• Close 3770, TP 3820

• Boleh buy di level 3720-3770

• Resistance di 3820 & support di 3720

• Waspadai jika tembus di 3720

• Batasi resiko di 3680

INCO: Trading Buy

• Close 4810, TP 4850

• Boleh buy di level  4750-4810

• Resistance di 4850 & support di 4750

• Waspadai jika tembus di 4750

• Batasi resiko di 4710

SMGR : Trading Buy

• Close 9900, TP 10050

• Boleh buy di level  9700-9900

• Resistance di 10050 & support di 9700

• Waspadai jika tembus di 9700

• Batasi resiko di 9575

JSMR:  Trading Buy

• Close 4300, TP 4350

• Boleh buy di level  4250-4300

• Resistance di 4350 & support di 4250

• Waspadai jika tembus di 4250

• Batasi resiko di 4210

KLBF:  Trading Buy

• Close 1630, TP 1650

• Boleh buy di level  1615-1630

• Resistance di 1650 & support di 1615

• Waspadai jika tembus di 1615

• Batasi resiko di 1595

ACES:  Trading Buy

• Close 1490, TP 1520

• Boleh buy di level  1450-1490

• Resistance di 1520 & support di 1450

• Waspadai jika tembus di 1450

• Batasi resiko di 1420

Ket.  TP : Target Price

Disclaimer ON

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

LEPAS SAHAM BBYB, YELLOW BRICK KANTONGI DANA Rp641,25 MILIAR.

Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas sebagian saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) miliknya. Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham BBYB, yang dipublikasikan, Kamis (2/12). Dalam laporan BBYB, disebutkan bahwa Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas total sebanyak 346.621.622 lembar saham BBYB. Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap atau sebanyak tiga kali tepatnya, mulai tanggal 23 November, 26 November dan 29 November 2021. "Saham BBYB di lepada oleh Yellow Brick Enterprise Ltd di level Rp1.850 per lembar sahamnya,"tulis Manajemen BBYB. Dengan demikian dapat diasumsikan Yellow Brick Enterprise Ltd telah mengantongi dana sekitar Rp641,25 miliar dari penjualan saham BBYB tersebut. Pasca penjualan saham, kepemilikan saham Yellow Brick Enterprise Ltd di BBYB berkurang menjadi sejumlah 485.218.961 lembar saham 6,47%, dari sebanyak 831.840.583 lembar saham atau sekitar 11,1%. (end/as) sumber :  IQPLUS Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Analisa Saham PTBA | 3 Desember 2021

Saham PTBA Setelah berhasil breakout dari resistance pola falling wedge pattern dan mencapai targetnya di 2760, saham PTBA berpeluang melanjutkan reli penguatannya. Indikator teknikal MACD yang telah golden cross dan bersiap cross up ke atas centreline mengindikasikan bahwa saham ini mulai mendapatkan momentum positif, sehingga berpeluang melanjutkan penguatannya menuju target-target selanjutnya. Rekomendasi : Hold & let your profit run. Ikutin terus dan cek update teknikal selanjutnya untuk target berikutnya dan trailing stopnya di member area. Disclaimer ON sumber :  steptrader Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online