google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BMRI, BBNI, PTBA, EXCL, INTP dan ACES oleh VALBURY SEKURITAS | 15 Desember 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BMRI, BBNI, PTBA, EXCL, INTP dan ACES oleh VALBURY SEKURITAS | 15 Desember 2021



VALBURY SEKURITAS INDONESIA
15 DESEMBER 2021


Prediksi IHSG :

IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang menguat terbatas pada perdagangan hari ini, Rabu (15/12), ditengah bauran dari katalis baik internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) BI mencatat posisi ULN Indonesia menurun dari September 2021 sebesar US$423,8 miliar menjadi US$422,3 miliar pada Oktober 2021 (+), 2) Indonesia, Surplus Trade Balance, Nov, diperkirakan turun menjadi $4500m dari $5740m, (+/-), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan apresiasi terhadap dolar AS (+), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak variatif (+/-), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Selasa (14/12) ditutup melemah (-) 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak di zona hijau (+), Sentimen global ; 1) Di Inggris, sudah ada satu pasien Covid-19 Varian Omicron yang meninggal dunia. Di sisi lain, Cina telah mengumumkan kasus pertama Varian Omicron (-), 2) China, Retail Sales YoY, Nov, diperkirakan turun menjadi 4.70% dari 4.90% (-), 3) China, Industrial Production YoY, Nov, diperkirakan naik menjadi 3.70% dari 3.50% (+), 4) US, Import Price Index YoY, Nov, , diperkirakan naik menjadi 11.40% dari 10.70% (+) dan, 5) US, Export Price Index MoM, Nov, diperkirakan turun menjadi 0.50% dari 1.50% (-).


Perspektif tenikal

Support Level :    6586/6556/6513

Resistance Level :   6658/6701/6731

Major Trend : Up

Minor Trend : Down

Pattern : Up to down (+)


TRADING IDEAS :

These recommendations based on technical and only intended for one day trading


BMRI: Trading Buy

• Close 7175, TP 7400

• Boleh buy di level 7100-7175

• Resistance di 7400 & support di 7100

• Waspadai jika tembus di 7100

• Batasi resiko di 6950


BBNI: Trading Buy

• Close 6875, TP 7000

• Boleh buy di level  6750-6875

• Resistance di 7000 & support di 6750

• Waspadai jika tembus di 6750

• Batasi resiko di 6650


PTBA : Trading Buy

• Close 2730, TP 2780

• Boleh buy di level  2670-2730

• Resistance di 2780 & support di 2670

• Waspadai jika tembus di 2670

• Batasi resiko di 2630


EXCL:  Trading Buy

• Close 3190, TP 3220

• Boleh buy di level  3150-3190

• Resistance di 3220 & support di 3150

• Waspadai jika tembus di 3150

• Batasi resiko di 3110


INTP:  Trading Buy

• Close 11925, TP 12075

• Boleh buy di level  11775-11925

• Resistance di 12075 & support di 11775

• Waspadai jika tembus di 11775

• Batasi resiko di 11650


ACES:  Trading Buy

• Close 1305, TP 1330

• Boleh buy di level  1280-1305

• Resistance di 1330 & support di 1280

• Waspadai jika tembus di 1280

• Batasi resiko di 1255


Ket.  TP : Target Price


Disclaimer ON


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...