google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham UNTR, BBCA, TOWR dan SMGR oleh MNC SEKURITAS | 3 Desember 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham UNTR, BBCA, TOWR dan SMGR oleh MNC SEKURITAS | 3 Desember 2021

MNC Daily Scope Wave
3 Desember 2021


IHSG ditutup menguat 1,2% ke level 6,583 diiringi dengan meningkatnya volume perdagangan. Selama IHSG tidak terkoreksi ke bawah level 6,480 sebagai supportnya, maka kami perkirakan saat ini posisi IHSG sedang berada di awal wave (b) dari wave [a] pada label biru atau wave [b] dari wave B pada label merah. Hal ini berarti, IHSG berpeluang menguat untuk menguji 6,620-6,650 terlebih dahulu.

Support: 6,480, 6,392

Resistance: 6,640, 6,750


UNTR - Buy on Weakness (23,225)

UNTR ditutup menguat cukup signifikan, sebesar 5,4% ke level 23,225 pada perdagangan kemarin (2/12), penguatan UNTR masih tertahan oleh MA60-nya. Kami memperkirakan, posisi UNTR saat ini sedang berada pada bagian dari wave [a] dari wave B, sehingga UNTR berpeluang untuk melanjutkan penguatannya kembali.

Buy on Weakness: 22,800-23,225

Target Price: 23,725, 25,000

Stoploss: below 21,975


BBCA - Buy on Weakness (7,500)

BBCA ditutup menguat 2,7% ke level 7,500 pada perdagangan kemarin (2/12), penguatan BBCA pun menembus MA20-nya meskipun volume tidak sebesar hari sebelumnya. Selama BBCA tidak terkoreksi ke bawah 7,175 sebagai supportnya, maka kami perkirakan posisi BBCA sedang berada di awal wave 5 dari wave (3).

Buy on Weakness: 7,375-7,500

Target Price: 7,600, 7,800

Stoploss: below 7,175


TOWR - Spec Buy (1,175)

Kemarin (2/12), TOWR ditutup terkoreksi 0,4% ke level 1,175 dan pergerakan TOWR kemarin masih tertahan oleh MA20-nya. Selama TOWR tidak terkoreksi ke bawah 1,130 sebagai supportnya, maka kami perkirakan posisi TOWR saat ini sedang berada di awal wave C dari wave (B). Hal ini berarti, TOWR berpeluang berbalik menguat.

Spec Buy: 1,155-1,175

Target Price: 1,250, 1,315

Stoploss: below 1,130


SMGR - Spec Buy (8,075)

Pada perdagangan kemarin (2/12), SMGR ditutup terkoreksi 0,3% ke level 8,075. Kami perkirakan, posisi SMGR saat ini sudah berada di akhir wave X dari wave (B), sehingga pergerakan SMGR diperkirakan berpeluang berbalik menguat.

Spec Buy: 8,000-8,075

Target Price: 8,825, 9,250

Stoploss: below 7,800


Disclaimer On

Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...