google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham WIFI, BGTG, INDY dan TLKM oleh MNC SEKURITAS | 6 Desember 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham WIFI, BGTG, INDY dan TLKM oleh MNC SEKURITAS | 6 Desember 2021



MNC Daily Scope Wave
6 Desember 2021


Menutup akhir pekan kemarin (3/12), IHSG ditutup terkoreksi 0,7% di level 6,538. Posisi IHSG saat ini kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [a] (label biru) atau wave [b] dari wave B (label merah), dimana hal ini pergerakan IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji 6,620-6,650 kembali. Namun demikian, skenario tersebut akan berlaku apabila IHSG tidak terkoreksi ke bawah 6,480.

Support: 6,480, 6,392

Resistance: 6,640, 6,750


WIFI - Buy on Weakness (615)

Akhir pekan kemarin (3/12), WIFI ditutup terkoreksi cukup signifikan sebesa 3,1% ke level 615. Kami memperkirakan, posisi WIFI saat ini sedang membentuk akhir wave [v] dari wave C dari wave (B). Hal ini berarti, pergerakan WIFI akan terkoreksi terlebih dahulu dan skenario ini akan terkonfirmasi bila WIFI break support terdekatnya di 605.

Buy on Weakness: 555-605

Target Price: 690, 785

Stoploss: below 550


BGTG - Spec Buy (206)

BGTG ditutup menguat 2% ke level 206 pada perdagangan Jumat lalu (3/12), pergerakan BGTG pun tertahan oleh MA60-nya. Kami memperkirakan, pergerakan BGTG saat ini sedang membentuk awal wave 3 dari wave (C) pada label biru atau skenario konservatifnya penguatan BGTG sedang berada di wave [b] label merah. Penguatan ini akan berlaku bila tidak break support 196.

Spec Buy: 200-206

Target Price: 230, 276

Stoploss: below 196


INDY - Buy on Weakness (1,710)

INDY ditutup terkoreksi 2,6% ke level 1,710 pada perdagangan akhir pekan kemarin (3/12). Posisi INDY saat ini kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave B, dimana INDY berpeluang menguat kembali selama tidak break support 1,595.

Buy on Weakness: 1,640-1,710

Target Price: 1,900, 2,000

Stoploss: below 1,595


TLKM - Sell on Strength (4,070)

Jumat kemarin (3/12), TLKM ditutup terkoreksi 2,2% ke level 4,070. Posisi TLKM saat ini, kami perkirakan sedang berada di akhir wave 5 dari wave (A) dari wave [Y], dimana penguatan TLKM akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi kembali. Adapun rentang koreksi TLKM kami perkirakan berada pada 3,800-3,940 terlebih dahulu.

Sell on Strength: 4,080-4,140


Disclaimer On


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...