Perbedaan Investasi dan Trading


Banyak orang tidak bisa membedakan antara konsep investasi dan trading. Padahal ada perbedaan mendasar antara investasi dan trading. Tanpa pemahaman tentang investasi dan trading yang benar, maka hal tersebut bisa menjadi masalah bagi sesesorang untuk sukses di pasar finansial.

Investasi atau Trading

Pendapat umum mengatakan bahwa investasi dan trading memiliki substansi yang sama. Pendapat ini ada juga benarnya. Investasi atau trading saham bukankah sama-sama membeli saham kemudian menjualnya di harga lebih tinggi sehingga mendapatkan profit. Walaupun mirip tetapi ada perbedaannya. Untuk memudahkan memahaminya, mari mencermati pebisnis kambing.

Pebisnis A datang ke pasar kambing. Ia memilih kambing dengan cermat, mulai dari kesehatannya, bulunya, berat badannya, dan sebagainya. Ia akhirnya memilih kambing muda yang sehat. Ia melihat kambing yang ia piilih berpotensi bertambah besar di masa depan dan ia bisa menjualnya lagi dengan harga jauh lebih tinggi. Ia membayar dengan harga cukup mahal, tapi ia merasa tidak masalah karena ia membeli kambing yang berkualitas.. Dibawanya kambing ke rumah, dirawat dengan baik. Beberapa tahun kemudian ia kembali lagi ke pasar membawa kambingnya yang sudah lebih besar. Ia berhasil menjualnya dengan harga sangat tinggi.

Pebisnis B juga datang ke pasar kambing. Sebelum memilih ia berkeliling ke pasar. Ia bertanya-tanya kalau ada yang berminat membeli kambing. Ia melihat kalau ada peminat kambing cukup banyak. Kemudian ia membeli kambing. Ia tidak terlalu memperhatikan kondisi kambing, yang penting punya kambing. Sesaat setelah membeli kambing, ia lalu menawarkan kambingnya di pasar. Setelah kambingnya laku ia kembali lagi membeli kambing dan menjualnya lagi, begitu seterusnya. Kalau ia melihat sudah tidak ada peminat kambing, ia berhenti berjualan kambing.

Walaupun sama-sama berjualan kambing, cara yang dilakukan pebisnis A dan B berbeda. Pebisnis A melakukan INVESTASI. Sedangkan Pebisnis B melakukan TRADING.

Perbedaan Investasi dan Trading

Dari analogi di atas dapat disimpulkan, bahwa investasi di pasar saham adalah kegiatan membeli saham, untuk disimpan dan dijual kembali di masa depan. Karakteristk kegiatan investasi antara lain:

  • Prinsipnya adalah Buy and Hold
  • Strateginya adalah membeli saham perusahaan yang sehat dan berfundamental baik
  • Biasanya saham disimpan untuk jangka panjang, biasanya dalam hitungan tahun
  • Investor tidak terlalu peduli pada fluktuasi harga. Yang penting selama perusahaan tersebut masih sehat secara finansial maka ia masih menyimpan sahamnya. Ia baru menjualnya saat kinerjanya sudah mulai menunjukkan kemunduran, atau butuh uang.
  • Karena itu investor menggunakan Analisis Fundamental untuk mengetahui mana perusahaan yang berkinerja baik.

Sedangkan trading di pasar saham adalah kegiatan membeli saham, untuk dijual kembali dalam waktu tidak terlalu lama. Biasanya saham dijual segera, paling lama dalam hitungan bulan, untuk mendapatkan keuntungan jangka pendek. Berikut adalah karakteristik kegiatan trading:

  • Prinsipnya adalah Buy and Sell
  • Strateginya adalah membeli saham yang harganya berpotensi naik dalam waktu dekat
  • Trading lebih fokus untuk mendapatkan profit dalam jangka pendek
  • Jadi fokusnya adalah pergerakan harga saham. Kesehatan perusahaan walaupun kadang juga diperhatikan, tetapi biasanya bukan patokan utama.
  • Karena itu trader lebih banyak menggunakan Analisis Teknikal untuk mengetahui pergerakan harga saham.

Mengapa Perlu Membedakan Investasi Dan Trading?

Sebaiknya kita memutuskan apakah kita akan menjadi trader atau investor. Jika kita tidak mengetahui dengan jelas apakah kita seorang investor atau seorang trader, maka kita bisa mendapatkan kesulitan di pasar saham.

Masalah terjadi bila kita mencampuradukkan antara investasi dan trading:

  • Melakukan investasi tapi dengan kacamata trading (sibuk melihat harga, portfolio berisi saham-saham yang fundamentalnya tidak jelas, saham-saham gorengan untuk spekulasi dan sebagainya)
  • Melakukan trading tapi dengan kacamata investasi (niat awal trading, tapi saat nyangkut tidak mau cut loss)

Jika tidak mengetahui seperti apa sebenarnya diri kita, apakah investor atau trader, maka kita tidak akan punya strategi yang jelas. Bersiap-siaplah untuk dilibas oleh ganasnya bursa saham.

Yang terbaik adalah melakukan investasi atau trading dengan kacamata yang sama. Dengan cara ini kita akan lebih memahami kelebihan dan kekurangan strategi masing-masing. Sehingga akan mampu melakukan investasi atau trading dengan baik.

Sumber: JurusCuan

PT ASTRA OTOPARTS MERAIH PENDAPATAN Rp7,15 TRILIUN HINGGA JUNI 2021


PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) meraih pendapatan Rp7,15 triliun hingga periode 30 Juni 2021 naik dari pendapatan Rp5,65 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, laba bruto naik menjadi Rp890,49 miliar dari laba bruto Rp641,69 miliar tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak diraih sebesar Rp346,98 miliar dibandingkan rugi sebelum pajak Rp276,95 miliar tahun sebelumnya.

Laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat Rp267,06 miliar dari rugi Rp296,09 miliar tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai Rp16,08 triliun hingga periode 30 Juni 2021 naik dari total aset Rp15,18 triliun hingga periode 31 Desember 2020.(end/af)

Sumber: IQPLUS

PENDAPATAN NAIK, SILO CATAT LABA HINGGA JUNI 2021


Pendapatan PT Siloam Health Care Tbk (SILO) naik menjadi Rp3,81 triliun hingga periode 30 Juni 2021 dibandingkan dengan Pendapatan Rp2,51 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, laba bruto diraih Rp1,79 triliun meningkat dari laba bruto Rp956,41 miliar.

Sedangkan laba usaha mencapai Rp493,82 miliar meningkat dari laba usaha Rp4,94 miliar tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp468,89 miliar usai menderita rugi sebelum pajak Rp76,93 miliar tahun sebelumnya.

Laba periode berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat Rp291,54 dibandingkan rugi Rp130,04 miliar tahun sebelumnya.

Total liabilitas mencapai Rp2,63 triliun hingga periode 30 Juni 2021 naik dari total liabilitas Rp2,41 triliun hingga periode 31 Desember 2020.

Total aset perseroan mencapai Rp8,73 triliun hingga periode 30 Juni 2021 naik dari total aset Rp8,43 triliun hingga periode 31 Desember 2020.(end/af)

Sumber: IQPLUS

BANK JATIM LUNCURKAN REKENING DIGITAL


PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim berencana meluncurkan rekening digital, hal ini untuk menjawab tantangan tren digitalisasi yang telah merubah perilaku masyarakat dalam menikmati layanan pembukaan rekening.

"Kami memang berencana ke sana, dan meluncurkan digital platform dalam waktu dekat, hal ini untuk membuka pasar yang semakin luas," kata Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman di Surabaya, Rabu.

Busrul kepada wartawan dalam acara analyst meeting secara virtual, tidak menyebut secara pasti kapan rencana itu diaplikasi, namun dirinya mengakui bahwa selama pandemi COVUD-19 pengguna layanan digital Bank Jatim mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Ia mencatat, dari awal tahun hingga Juni 2021 (Year to date/Ytd), pengguna mobile banking Bank Jatim mengalami pertumbuhan sebesar 18 persen (Ytd).

Sedangkan pengguna sms banking dan internet banking juga mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 14,3 persen dan 13,2 persen (Ytd).

Tingginya angka pertumbuhan pengguna e-channel Bank Jatim itu, kata dia, menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital bank milik Pemprov Jatim ini semakin meningkat, sehingga mendorong untuk terus dikembangkan.

"Kami memang melalui produk layanan digital, terus berusaha memberikan solusi kepada nasabah dan masyarakat yang sedang berada di rumah dalam rangka mendukung pencegahan penyebaran virus COVID-19," katanya.

Ia menjelaskan, dengan memanfaatkan layanan e-channel seperti fasilitas mobile banking, sms banking dan internet banking, nasabah dapat melakukan transaksi perbankan atau pembayaran dengan cepat, mudah dan aman.(end)

Sumber: IQPLUS

BTN RENCANA TUTUP 29 CABANG PADA 2021 UNTUK TINGKATKAN PRODUKTIVITAS


PT Bank Tabungan Negara (Persero) berencana akan menutup 29 kantor cabang di Indonesia pada tahun 2021 untuk meningkatkan produktivitas kinerja perusahaan.

"Kami lebih banyak meningkatkan produktivitas pada tahun ini, sehingga ada penutupan beberapa kantor cabang yang belum produktif," ucap Direktur BTN Jasmin dalam paparan kinerja triwulan II-2021, di Jakarta, Rabu.

Jasmin mengatakan salah satu inisiatif strategis pada tahun 2021 yakni mengubah model kantor cabang BTN dari pelayanan point of service menjadi point of sales, kemudian fokus pada perlindungan Dana Pihak Ketiga (DPK).

Adapun salah satu dari 29 kantor cabang BTN yang akan ditutup berada di Aceh, seiring dengan impelementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) Nomor 11 tahun 2018 yang akan efektif pada 4 Januari 2022.

Sementara, sisa kantor cabang lainnya yang akan ditutup paling banyak berada di Jabodetabek dan pulau Jawa.

Kendati demikian, menurut Jasmin, penutupan kantor cabang tahun ini tak sebanyak tahun lalu yakni 130 cabang.

Selain perampingan outlet, Bank BTN juga menggelar beragam strategi pada tahun ini, mulai dari efisiensi, digitalisasi, hingga meningkatkan fee based income melalui transaksi non-kredit.(end)

Sumber: IQPLUS

BTPS SALURKAN PEMBIAYAAN Rp10,5 TRILIUN DI KUARTAL KEDUA


Lebih dari satu dekade fokus melayani nasabah inklusi, pada masa pandemi seperti saat ini, PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPN Syariah), menjadikan nasabah dan karyawan sebagai fokus utama bank. Dengan strategi ini Alhamdulillah, pada kuartal kedua, BTPN Syariah telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 10,05 Triliun, tumbuh 15% (YoY), dibanding periode sebelumnya Rp 8,74 Triliun. Pertumbuhan di saat pandemi ini tetap mengedepankan kualitas pembiayaan yang sehat dengan menjaga NPF (Non Performing Financing) di posisi 2,4%.

Selama masa penuh tantangan ini, nasabah pembiayaan benar-benar dijaga untuk tetap terhubung dengan Bank. Dengan demikian semangat serta perilaku unggul yang dibangun bersama yaitu Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras dan Saling Bantu (BDKS) tetap menyala, dan, keinginan berusaha untuk keluar dari keterpurukan pandemi terus terbangun. Berbagai program reward dan aktifitas sosial untuk nasabah, keluarga, dan lingkungan sekitar mereka seperti bantuan pendidikan untuk anak-anak nasabah tetap dijalankan. Dalam kondisi terbatas, dengan dibantu oleh petugas di lapangan, nasabah pembiayaan turut diberikan pelatihan secara online, untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mereka dalam menyiasati pandemi yang berkepanjangan. Inilah yang membuat nasabah pembiayaan terus dapat berkomunikasi dengan petugas di lapangan, sehingga petugas memahami langsung bagaimana kebutuhan mereka saat ini, termasuk kebutuhan penambahan modal usaha.

Di sisi karyawan, perhatian bank turut ditingkatkan. Sebagai aset perusahaan, kesehatan karyawan menjadi poin penting dalam melakukan pelayanan sepenuh hati terhadap nasabah yang membutuhkan. Perhatian ini dimulai dari pemberian perlengkapan bekerja kala pandemi, sampai dengan program vaksin karyawan beserta keluarga, pemberian bantuan obat-obatan bagi yang terpapar virus, dan penggunaan telemedicine. Program untuk karyawan juga dilakukan di kelas-kelas pembelajaran online, yang dikemas untuk membuat karyawan tepat menghadapi kondisi yang tak diinginkan.

"Membangun hubungan yang intensif dan memahami kebutuhan nasabah di masa pandemi ini merupakan salah satu kunci untuk tetap menjaga semangat optimisme nasabah prasejahtera,sehingga mereka merasa selalu memiliki pendamping. Lewat interaksi tersebut, menjadi kesempatan bagi kami untuk bisa memahami kebutuhan mereka dengan baik, misalnya perpanjangan angsuran, maupun mereka yang membutuhkan pembiayaan tambahan ketika melihat adaya potensi usaha yang cocok di masa pandemi. Inilah yang kami sebut pelayanan dari dan sepenuh hati" tutur Hadi Wibowo, Direktur Utama BTPN Syariah.

Di sisi lain, Bank juga akan terus mengembangkan berbagai inovasi teknologi agar nasabah di segmen ini lebih efektif dalam bertransaksi, dengan menyesuaikan kemampuan beradaptasi mereka. ".Kami menyiapkan aplikasi teknologi yang mengoptimalkan peran nasabah inspiratif BTPN Syariah yakni mereka yang telah tumbuh bersama kami dengan siklus pembiayaan yang panjang, sebagai mitra bank, yang kami sebut Mitra Tepat. Dimana, mitra dapat memperkenalkan dan membawa layanan perbankan dalam ekosistem terdekat mereka. Bank juga telah mengoptimalkan proses automasi pelayanan, dimana seluruh tim di lapangan telah menggunakan aplikasi termutakhir dalam melayani nasabah prasejahtera produktif. Upaya ini selain untuk mendukung produktivitas para tim di lapangan dalam melayani nasabah menjadi lebih cepat dan tepat, juga menjadi ikhtiar kami dalam mengedukasi nasabah inklusi kami untuk beradaptasi dengan teknologi. Dengan demikian, di masa mendatang, mereka dapat membangun ekosistem digital dengan prinsip syariah khusus untuk masyarakat inklusif. Ini yang menjadi aspirasi kami," tegas Hadi.

Adapun sampai akhir Juni 2021, Bank masih memiliki rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) yang kuat di posisi 52%, jauh di atas rata-rata industri. Total aset tumbuh 14% (YoY) menjadi Rp 17,41 T dari Rp 15,27 T. Dana pihak ketiga tumbuh 12% (YoY) menjadi Rp 10,61 T dari Rp9,46 T. Laba bersih setelah pajak (NPAT) mencapai Rp 770 M.(end)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham BMRI, BBTN, INCO dan PTBA oleh Valbury Sekuritas | 29 Juli 2021


VALBURY SEKURITAS INDONESIA

Daily News 29 July 2021

Prediksi IHSG :

IHSG diperkirakan berpeluang menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (29/07), dipengaruhi dominasi dari sentimen positif baik dari internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : 1) BI melakukan penambahan likuiditas di perbankan capai Rp101,10 triliun hingga 19 Juli 2021  (+), 2) Pemerintah telah menerbitkan PMK 94/2021 sebagai upaya percepatan realisasi anggaran penanganan pandemi Covid-19 di daerah (+), 3) Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS (+), 4) Indeks bursa regional Asia diperkirakan berpeluang menguat (+), 5) Indeks Wall Street pada perdagangan Rabu (28/07) ditutup variatif (+/-), 6) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak beragan (+/-), 7) CDC, AS merekomendasikan warga yang sudah divaksin lengkap untuk tetap memakai masker di dalam ruangan di tempat-tempat umum (+), 8) FOMC Rate Decision (Upper Bound), Jul-28, bertahan di level 0.25% (+), 9) GDP Annualized QoQ, 2Q A, diperkirakan naik menjadi 8.50% dari 6.40% (+), 10) Personal Consumption, 2Q A, diperkirakan turun menjadi 10.50% dari 11.40% (-) dan, 11) Initial Jobless Claims, Jul-24, diperkirakan turun menjadi 385k dari 419k (+)..


Perspektif tenikal

Support Level :    6070/6052/6028

Resistance Level :   6112/6135/6153

Major Trend : Up

Minor Trend : Down

Pattern : Up


TRADING IDEAS :

These recommendations based on technical and only intended for one day trading


BMRI: Trading Buy

Close 5900, TP 6100

Boleh buy di level 5800-5900

Resistance di 6100 & support di 5800

Waspadai jika tembus di 5800

Batasi resiko di 5775


BBTN: Trading Buy

Close 1310, TP 1360

Boleh buy di level  1290-1310

Resistance di 1360 & support di 1290

Waspadai jika tembus di 1290

Batasi resiko di 1260


INCO : Trading Buy

Close 5325, TP 5500

Boleh buy di level  5275-5325

Resistance di 5500 & support di 5275

Waspadai jika tembus di 5275

Batasi resiko di 5150


PTBA:  Trading Buy

Close 2210, TP 2270

Boleh buy di level  2180-2210

Resistance di 2270 & support di 2180

Waspadai jika tembus di 2180

Batasi resiko di 2130


SCMA:  Trading Buy

Close 2300, TP 2380

Boleh buy di level  2150-2300

Resistance di 2380 & support di 2150

Waspadai jika tembus di 2150

Batasi resiko di 1915


ERAA:  Trading Buy

Close 655, TP 680

Boleh buy di level  615-655

Resistance di 680 & support di 615

Waspadai jika tembus di 615

Batasi resiko di 595


Ket.  TP : Target Price


WATCHING ON SCREEN;

SIDO, TBIG, TPIA, MDKA, ITMG,  


(Disclaimer ON)

Rekomendasi Saham EMTK, INCO, JSMR dan PTBA oleh Indopremier | 29 Juli 2021


IHSG (6.050 – 6.130) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.130 dan 6.170 dengan support di level 6.050 kemudian 6.010

EMTK (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.660 kemudian 2.700 dengan support di level 2.580, cut loss jika break 2.540.

INCO (Buy) : Target kenaikan harga pada level 5.425 kemudian 5.525 dengan support di level 5.225, cut loss jika break 5.125.

JSMR (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 3.790 dengan resist di level 3.910 kemudian 3.970.

PTBA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 2.180 dengan resist di level 2.260 kemudian 2.310.

R-LQ45X (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 876 dengan resist di level 895 kemudian 905.

XISR (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 323 dengan resist di level 330 kemudian 333.

XPSG (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 332 dengan resist di level 340 kemudian 346.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbuze

Ulasan Pasar Global | 29 Juli 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Jul 29, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

S&P 500 mengakhiri posisi terendah hari ini; Powell mengatakan Fed masih jauh dari kenaikan suku bunga

S&P 500 berakhir sedikit berubah pada hari Rabu tetapi turun dari sesi terendah setelah Federal Reserve mengatakan pemulihan ekonomi AS tetap di jalurnya dan Ketua Jerome Powell mengatakan bank sentral masih jauh dari mempertimbangkan menaikkan suku bunga.

Dow Jones turun 127,59 poin atau 0,36% menjadi 34.930,93. S&P 500 kehilangan 0,82 poin atau 0,02% menjadi 4.400,64. Nasdaq menambahkan 102,01 poin atau 0,7% menjadi 14.762,58.

Dalam konferensi pers setelah rilis pernyataan kebijakan baru dari The Fed, Powell juga mengatakan pasar kerja AS masih memiliki "beberapa alasan untuk ditutup" sebelum saatnya untuk menarik kembali dari dukungan ekonomi yang diberikan bank sentral AS. pada musim semi 2020 untuk melawan guncangan ekonomi akibat pandemi virus corona. Tepat setelah pernyataan Fed, indeks S&P 500 membalikkan sedikit penurunan meskipun masih berakhir sedikit lebih rendah pada hari itu. Investor khawatir tentang bagaimana kenaikan inflasi dan lonjakan kasus COVID-19 dapat memengaruhi rencana bank sentral untuk mulai menarik stimulusnya. Bank sentral juga mengatakan bahwa inflasi yang lebih tinggi tetap merupakan hasil dari “faktor sementara.” The Fed mempertahankan suku bunga acuan semalam mendekati nol dan tidak mengubah program pembelian obligasi.

Eropa

Bursa Eropa naik karena pendapatan mengangkat sentimen jelang Fed

Bursa Eropa menguat pada hari Rabu karena laporan pendapatan yang menggembirakan dari bank Inggris Barclays dan grup mewah Kering membantu investor mengatasi kekhawatiran masa lalu tentang tindakan keras peraturan China yang membuat pasar gelisah minggu ini.

Indeks STOXX 600 Eropa naik 0,7%.

Barclays melonjak 2,0% karena mengumumkan dimulainya kembali pembayaran pemegang saham setelah mengalahkan ekspektasi laba semester pertama, sementara pemberi pinjaman Jerman Deutsche Bank naik tipis setelah memberikan laba kuartalan yang lebih baik dari perkiraan. Sektor teknologi ditopang oleh kenaikan Capgemini 3,8% setelah penyedia layanan konsultasi dan TI Prancis menaikkan prospek 2021. Grup barang mewah Prancis Kering naik 3,6% karena penjualan kuartal kedua hampir dua kali lipat, dengan label fesyen bintangnya, Gucci, meningkat tajam.

Rekomendasi Saham IRRA, DGNS dan SAME oleh Mirae Asset Sekuritas | 29 Juli 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

Juli 29, 2021

(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,088.52(-0.14%), consolidation. Trading range 6,065 – 6,120. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak turun namun mulai terbatas.. Pada periode weekly terlihat indikator MFI optimized naik terbatas namun indikator RSI optimized cenderung turun. Daily support di 6,065 dan daily resistance di 6,120. Cut loss level di 6,040.

IRRA Daily, 1,950 (+3.17%), trading buy,  trading range 1,880 – 1,980. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized cenderung naik lebih lanjut. Daily support di 1,880 dan daily resistance di 1,980. Cut loss level di 1,830.

DGNS Daily, 1,050 (+3.96%), trading buy, trading range 1,025 – 1,115. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung menguat. Daily support di 1,025 dan daily resistance di  1,115. Cut loss level di 990.

SAME Daily, 675 (+1.50%), buy on weakness, trading range 665 – 710. Indikator MFI optimized dan koreksi RSI Optimized masih cenderung bergerak naik. Perkiraan daily support di 665 dan daily resistance terdekat di 710. Cut loss level di 650.

Rekomendasi Saham BBKP dan MAIN oleh HP Financials | 29 Juli 2021


HP Financials Technical View & Key Calls

29 Juli 2021

Saham BBKP


Buy on Break BBKP ketika mampu menghadapi Upper Channel merah @ 408, dan Average Up di sekitar MA50 @ 418. Seiring adanya RSI Positive Divergence yang biasanya merupakan signal trend reversal, BBKP berpotensi rebound menuju Fibonacci internal retracement 0.618 di angka 434, disusul Resistance previous High di seputaran 450-458, dan Target selanjutnya di range 478-488.

Rekomendasi:

Buy on Break, Entry Level: 408-410; Target: 434 / 450-458 / 478-488; Stoploss: 398

Saham MAIN


Secara jangka panjang MAIN bergerak Bullish di dalam pola Parallel Channel orange. Pada perdagangan kemarin MAIN berhasil rebound dan ditutup di atas MA20 @ 715, sehingga terbentang jalan menuju titik previous High 750. Destinasi selanjutnya adalah Dynamic Resistance MA50 di seputaran 785-810.

Rekomendasi:

Buy, Entry Level: 715-710; Target: 750 / 785-810; Stoploss: 695

Rekomendasi Saham ICBP, ANTM, IRRA dan ERAA oleh MNC Sekuritas | 29 Juli 2021


MNC Daily Scope Wave

29 Juli 2021


IHSG kembali ditutup terkoreksi 0,1% ke level 6,088 pada perdagangan kemarin (28/7). Tetap perhatikan level support terdekat di 6,015, selama IHSG masih berada di atas level supportnya maka pergerakan IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C. Apabila IHSG berhasil menembus resistance di 6,166, maka IHSG akan menuju ke 6,200-6,230.

Support: 6,015, 5,947

Resistance: 6,166, 6,230


ICBP - Buy on Weakness (8,500)

Pada perdagangan kemarin (28/7), ICBP ditutup flat di level 8,500 dan pergerakannya tertahan oleh MA60. Kami perkirakan, posisi ICBP saat ini sedang berada di akhir wave 2 dari wave (C). Hal ini berarti, koreksi ICBP akan relatif terbatas dan berpeluang berbalik menguat kembali.

Buy on Weakness: 8,300-8,500

Target Price: 8,850, 9,450

Stoploss: below 8,200


ANTM - Buy on Weakness (2,520)

ANTM ditutup terkoreksi 0,4% ke level 2,520 pada perdagangan kemarin (28/7). Posisi ANTM saat ini kami perkirakan sedang membentuk wave B dari wave (Y), hal ini berarti pergerakan ANTM akan terkoreksi terlebih dahulu dan berpeluang berbalik menguat kembali.

Buy on Weakness: 2,370-2,500

Target Price: 2,730, 3,150

Stoploss: below 2,190


IRRA - Buy on Weakness (1,950)

IRRA ditutup menguat 3,2% ke level 1,950 pada perdagangan kemarin (28/7), penguatan IRRA pun diiringi dengan munculnya tekanan beli dan masih tertahan MA20-nya. Selama IRRA tidak terkoreksi kembali ke bawah 1,810, posisi IRRA saat ini sedang berada di awal wave C dari wave (B). Wave C sendiri akan terkonfirmasi bila IRRA mampu menembus resistance di 2,280.

Buy on Weakness: 1,880-1,940

Target Price: 2,390, 2,850

Stoploss: below 1,810


ERAA - Sell on Strength (655)

Pada perdagangan kemarin (28/7), ERAA ditutup menguat cukup signifikan 8,3% ke level 655 diikuti dengan tingginya volume beli. Pada tanggal 22/7 lalu kami rekomendasikan BoW dan telah mengenai targetnya, saat ini posisi ERAA diperkirakan sedang berada di akhir wave B dari wave (A). Hal ini berarti, penguatan ERAA akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi kembali, terlebih bila ERAA tidak sanggup menembus resistance 725. Adapun level koreksi ERAA berada pada 620 dan worstcase-nya di 510.

Sell on Strength: 655-680


Disclaimer On


Analisa Saham BJTM | 29 Juli 2021


Analisa Saham BJTM

Saham BJTM pada tanggal 29 Juli 2021 ditutup melemah pada harga 700, turun -0,7%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 118% dari hari sebelumnya. 

Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas dengan kecenderungan bullish. 

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bullish.

Status Saham Saat Ini:

Trendnya adalah sideway

Rekomendasi dari kami adalah beli jika di atas 710

Jika naik di atas 740 maka berpeluang ke 760-780

Jika turun di bawah 695 maka berpeluang ke 680

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.


Disclaimer ON


Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut :

Channel Telegram:

https://t.me/SahamOnlineID

Youtube Channel : 

https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Instagram : 

@sahamonlineid ( https://www.instagram.com/sahamonlineid/ )

Facebook Page : 

@sahamindonesiahariini ( https://web.facebook.com/sahamindonesiahariini/ )

Aplikasi Android :

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.saham.indonesia.hari.ini

Website : 

http://www.sahamonline.id/


Bandarmologi Saham ITMG, TBIG, ERAA dan AGII | 29 Juli 2021


Technical & Bandarmology Prespectives

Thursday (29/07/2021)

By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®.


Indonesia Kembali Menduduki Posisi Nomor 1 Di Dunia Terkait Kasus Kematian Baru Covid19 (+1,824 Orang) Bersaing Ketat Dengan Brazil (+1,273 Orang) Di Posisi Nomor 2‼️️‼️️️‼️


IDX Composite 6,041 - 6,133

SUMMARY: BUY


11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): NEUTRAL

STOCH (9,6,3): BUY!!

MACD(12,26): BUY!!

ATR (14): LESS VOLATILITY

ADX (14): BUY

CCI (14): *BUY!!

HIGHS/LOW (14): NEUTRAL

UO: SELL‼️

ROC: BUY!!

WILLIAMS R: BUY!!

BULLBEAR (13): BUY!! ️


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



STOCKS PICK:


ITMG 16,000 - 17,750

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 16,750

TARGET PRICE: 17,750

STOP-LOSS: 16,000


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



TBIG 3,110 - 3,270

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 3,170

TARGET PRICE: 3,270

STOP-LOSS: 3,110


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



ERAA 600 - 730

TECHNICAL INDICATORS: BUY BUY 655

TARGET PRICE: 730

STOP-LOSS: 600


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️



AGII 1,680 - 1,830

TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY BUY 1,730

TARGET PRICE: 1,830

STOP-LOSS: 1,680


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️



ESSA 458 - 542

TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY, BUY 492

TARGET PRICE: 542

STOP-LOSS: 458


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️

(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)

Update Harga Komoditas dan Indeks | 29 Juli 2021


S&P 500 closes flat as Fed keeps easy policies, Alphabet and Boeing shares jump

The S&P 500 closed near the flatline on Wednesday after Federal Reserve Chairman Jerome Powell said substantial economic improvement is needed for the central bank to start dialing back its easy-money policies.


Dow.......34930   -127.6      -0.36%

Nasdaq.14763  +102.0     +0.70%

S&P 500..4401   -0.8           -0.02%


FTSE.......7017    +20.6        +0.29%

Dax........15570   +51.2        +0.33%

CAC........6609    +77.4         +1.19%


Nikkei...27582     -388.6       -1.39%

HSI........25474    +387.5      +1.54%

Shanghai .3362   -19.6         -0.58%

ST Times..3141  +2.9           +0.09%


IDX.....  6088.52   -8.53        -0.14%

LQ45.....830.70    -7.12        -0.85%

 

Indo10Yr..6.4788   -0.0054     -0.08%

ICBI.....322.7631    +0.1567   +0.05%

US10Yr...1.2610     +0.0270   +2.19%

VIX............18.31    -1.05       -5.42%

  

USDIndx .....92.2740   -0.1970   -0.21%

Como Indx....219.08  +0.97       +0.44%

(Core Commodity CRB)I

BCOMIN........160.62 +0.32       +0.20%


IndoCDS..82.8045     -0.0133    -0.02%

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14487.50     -5.00          -0.03%

Jisdor....14498.00  +9.00        +0.06%


Euro.........1.1844  +0.0027   +0.23%


TLKM........22.21   -0.07          -0.31%

(3220)

EIDO..........20.07   -0.03          -0.15%

EEM..........51.84   +1.37         +2.71%


Oil.............72.39      +0.74       +1.03%

Gold ....1804.60       +0.60       +0.03%

Timah ..34572.50   +295.00    +0.86%

Nickel...19530.00   +200.00    +1.03%

Silver..........24.88     +0.23      +0.93%

Copper......448.20    -6.25       -1.38%


Coal price...150.10    +0.35    +0.23%

(Jul/Newcastle) 

Coal price...151.20    +1.55    +1.04%

(Agt/Newcastle)

Coal price....132.90   +0.30    +0.23%

(Jui/Rotterdam) 

Coal price.....138.60   +2.85    +2.09%

(Agtl/ Rotterdam)

 

CPO(Okt)......4297   -132       -2.98%

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn..........549.00  +2.75     +0.50%

SoybeanOil..63.40 +0.49     +0.78%

Wheat.......688.75  +14.25   +2.11%


Wood pulp.....4800.00  -25.00   -0.52%


©️Phintraco Sekuritas 

Broker Code: AT

Desy Erawati/ DE


Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia

Copyright: Phintraco Sekuritas