PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk dan Peruri Digital Security Bersinergi Perkuat Ekosistem Digital di Indonesia


PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk bersinergi dengan Peruri Digital Security (Perum Peruri Group) untuk memperkuat ekosistem digital di Indonesia.

"Di tengah transformasi digital yang sedang dilakukan oleh BRI, kerja sama ini tentu memberikan added value bagi perseroan," kata Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN BRI (Persero) Agus Noorsanto dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis.

Agus mengungkapkan PDS melalui Digital Business Solution menawarkan layanan digital terpercaya melalui proses verifikasi user, serta autentifikasi yang dapat di cek di website resmi Peruri maupun Kominfo.

Ia optimistis melalui kerja sama tersebut tidak hanya mampu mendukung kinerja BRI dan PDS, namun juga mampu untuk memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Indonesia.

"BRI berkomitmen untuk terus berinovasi, dan memberikan layanan keuangan yang terbaik serta menjadi one stop financial services bagi Perum Peruri Group beserta seluruh stakeholders," ujarnya.

Dengan adanya penandatangan perjanjian kerjasama antara BRI dengan PDS, diharapkan dapat terus mendukung dan bersama-sama mengunggulkan produk BUMN, khususnya Produk Digital Perum Peruri.

"Kami akan berkomitmen untuk saling bahu-membahu mengembangkan produk digital ke arah lebih baik untuk menjadi fasilitas yang dapat membawa manfaat bagi masyarakat di era transformasi digital saat ini," kata Perwakilan Peruri Digital Security Hari Tjahya Wibowo.

Adapun selama ini BRI telah menjalin kerja sama dengan Perum Peruri (Persero) dalam pemberian fasilitas pinjaman baik cash loan maupun non-cash loan. Selain itu, pengelolaan giro, deposito, cash management system, dan fasilitas kepada pegawai serta ekosistem close system financing kepada Perum Peruri Group merupakan potensi bisnis bagi BRI yang dapat diraih.(end)

Sumber: IQPLUS

PT Surya Semesta Internusa Tbk Lunasi Pokok Obligasi Berkelanjutan I Tahap I tahun 2016 seri B


PT. Surya Semesta Internusa Tbk. (SSIA) telah melakukan pelunasan pokok obligasi berkelanjutan I Tahap I tahun 2016 seri B pada tanggal 22 September 2021.

Menurut keterangan tertulis Herman Gunadi Corporate Secretary SSIA Kamis menyampaikan bahwa perseroan telah melakukan pelunasan atas seluruh bunga dan pokok obligasi berkelanjutan I tahun 2016 seri B kepada pemegang obligasi melalui agen pembayaran sebesar Rp390 miliar dengan tepat waktu.

Lebih lanjut, Herman menjelaskan perseroan mengapresiasi dan menghaturkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kepercayaan dan loyalitas kepada pemegang obligasi.

"Dengan telah dilunasinya seluruh pokok dan bunga terakhir obligasi, maka seluruh kewajiban perseroan terkait obligasi tersebut telah dilaksanakan," pungkasnya. (end)

Sumber: IQPLUS

Paxel Gandeng SICEPAT dan LDN Buka Rute Kirim ke 10 Kota Baru


Setelah melayani pengiriman lebih dari 1 juta pelaku UMKM di Indonesia, Paxel kini fokus pada pembukaan layanan kirim di Pulau Jawa dan Sumatera.

Sebelumnya, Paxel telah menjangkau area Jawa, Bali, Medan, hingga Makassar. Tidak bergerak sendiri, Paxel berkolaborasi dengan SiCepat sebagai partner last mile dan PT Logitek Digital Nusantara (.LDN.) anak perusahaan PT Telefast Indonesia Tbk (IDX: TFAS), Grup PT M Cash Integrasi Tbk (IDX: MCAS) sebagai penyedia sistem di 10 kota yang meliputi Ciamis, Purwakarta, Subang, Indramayu, Cilegon, Serang, Karawang, Cianjur, Sukabumi, dan Lampung.

Sama-sama mengedepankan kemudahan, keamanan, dan kecepatan dalam layanan, kerjasama strategis ini diakui Zaldy Ilham Masita, Co-founder Paxel akan memberikan dampak positif bagi perekonomian UMKM, yang memang menjadi salah satu misi Paxel maupun SiCepat.

"Potensi pertumbuhan ekonomi di kota-kota tier 2 terus meningkat dan UMKM sekarang bisa memasarkan produk sekaligus menjaring customer di 10 kota baru. Apalagi Jawa Barat dan Sumatera selama ini termasuk rute antarkota yang populer."

"Kolaborasi ini diharapkan dapat mempermudah UMKM Indonesia untuk melakukan pengiriman. Terlebih lagi, dengan value SiCepat Ekspres yang mengedepankan service excellence, paket-paket yang dikirimkan akan semakin cepat sampai baik di Pulau Jawa maupun Luar Pulau Jawa. Dengan perpaduan teknologi dan ongkir yang kompetitif dari Paxel dan SiCepat, maka kolaborasi ini akan memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM," ungkap The Kim Hai, CEO PT SiCepat Ekspres Indonesia.

Masing-masing perusahaan memiliki keunggulan yang membuat kerjasama ini sangat menjanjikan. Zaldy optimis, perpaduan teknologi dan ongkos kirim Paxel yang kompetitif, serta area jangkauan SiCepat akan membuat layanan kolaborasi ini bersaing di antara pilihan next day delivery service yang telah ada. .Dan dengan Service Level Agreement (SLA) pengiriman kedua pihak yang di atas rata-rata, layanan ini akan mampu menjawab kebutuhan UMKM.

"Telefast melalui LDN merasa bangga dan terhormat dapat menjadi penyedia solusi teknologi layanan last-mile SiCepat untuk Paxel serta dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada para pengguna jasa layanan. Kerjasama ini merupakan langkah strategis dan selaras dengan misi perusahaan untuk memperluas dan memperkuat jaringan logistik rekanan LDN di seluruh Indonesia. Melihat potensi pasar logistik di Indonesia, kami optimis untuk dapat terus mengembangkan kerja sama lainnya bersama Paxel di masa mendatang," kata Jody Hedrian, Chief Executive Officer (CEO) PT Telefast Indonesia Tbk.

Layanan kirim ke 10 rute baru ini dapat diakses mulai minggu ke-4 September 2021 melalui pilihan Next Day di aplikasi Paxel dengan tarif flat mulai dari Rp14.000. (end)

Sumber: IQPLUS

PT. Asuransi Multi Artha Guna Tbk Akan Buy Back Saham AMAG


PT. Asuransi Multi Artha Guna Tbk. (AMAG) berencana untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.

Menurut keterangan tertulis Pankaj Oberoi Presiden Direktur AMAG Kamis menyampaikan bahwa Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham 2021 ini akan mengubah keterbukaan informasi yang telah disampaikan sebelumnya pada tanggal 6 Agustus 2021 yang menyebutkan bahwa perseroan membatasi harga buyback sebesar Rp283 dengan biaya sebesar Rp68 miliar.

Lebih lanjut Pankaj memaparkan perkiraan jumlah nominal seluruh saham yang akan dibeli sebesar 237.194.064 saham dengan total nilai nominal Rp23.719.406.400 dan akan dilaksanakan mulai 9 Agustus 2021 hingga 9 November 2021 dengan biaya sebesar Rp82 miliar. Biaya dan pengeluaran untuk buyback termasuk biaya transaksi pembelian kembali saham, komisi broker dan pengeluaran lain.

Selanjutnya sesuai peraturan OJK 2/2013, jumlah saham saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari jumlah modal disetor, dengan ketentuan paling sedikit yang beredar adalah 7,5% dari modal disetor AMAG harus tetap dimiliki masyarakat.

AMAG memperkirakan bahwa buyback serta dampak atas biaya pembiayaan tidak akan menimbulkan dampak penurunan pendapatan yang signifikan dan mempertimbangkan kemampuan keuangan AMAG, maka perseroan membatasi harga saham untuk buyback sebesar Rp340 atau pada harga yang dianggap baik dan wajar oleh Direksi.

Dalam keterangannya, Pankaj juga menjelaskan bahwa buyback dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia dan akan dilakukan melalui anggota Bursa yaitu PT. CGS-CIMB Sekuritas Indonesia dan AMAG menilai penurunan kas yang akan digunakan sebagai sumber pendanaan untuk pelaksanaan buyback tidak akan mempengaruhi kegiatan usaha dan operasional AMAG, terutama dalam melaksanakan kewajiban perseroan kepada tertanggung mengingat AMAG telah memiliki modal kerja yang cukup untuk menjalankan kegiatan usaha dan operasionalnya.

"Dengan adanya buyback, diharapkan akan menyebabkan harga saham di masa mendatang menjadi lebih stabil dan berdampak positif bagi pemegang saham AMAG,"pungkas Pankaj. (end/ar)

Sumber: IQPLUS

PT Barito Pacific Tbk Dengan BNI tandatangani Akta Perjanjian Kredit


PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) menyampaikan bahwa pihaknya dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI/BNI) pada tanggal 21 September 2021, telah menandatangani Akta Perjanjian Kredit dan atau Pemberian Fasilitas Treasury Line (Fasilitas Treasury Line).

Berdasarkan Perjanjian Fasilitas dan Fasilitas Treasury Line, Perseroan mendapatkan fasilitas kredit dari BNI sebesar maksimum USD125.000.000, dan Fasilitas Treasury Line sebesar maksimum USD20.000.000.

"Pinjaman berdasarkan Perjanjian Fasilitas tersebut akan jatuh tempo dalam waktu 84 bulan setelah ditandatanganinya Perjanjian Fasilitas, sedangan Fasilitas Treasury Line akan berakhir dalam waktu 12 bulan sejak ditandatanganinya perjanjian Fasilitas Treasury Line,"kata Direktur/ Sekretaris Perusahaan BRPT, Diana Arsiyanti, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/9).

Seluruh dana yang diperoleh dari Perjanjian Fasilitas tersebut, akan dipergunakan untuk melunasi seluruh hutang Perseroan kepada Bangkok Bank Public Company Limited (Bangkok Bank) yang timbul berdasarkan Perjanjian Fasilitas dengan Bangkok Bank tanggal 19 Desember 2019. Selain itu, dana juga akan dipergunakan untuk melunasi Obligasi Seri A yang diterbitkan Perseroan dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2020 yang akan jatuh tempo pada 18 Desember 2021.

Sebagai catatan, pinjaman tersebut dijamin dengan cara gadai atas saham yang dimiliki Perseroan di dalam PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. "Dengan diperolehnya pinjaman dari BNI tersebut, maka Perseroan dapat mengurangi biaya bunga secara keseluruhan, serta semakin memperkuat posisi keuangan Perseroan dengan penataan jangka waktu pinjaman,"pungkasnya. (end/as)

Sumber: IQPLUS

PT Waskita Karya (Persero) Tbk Akan Terbitkan Obligasi III WSKT senilai Rp1,77 triliun


PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) berencana menerbitkan Obligasi III WSKT senilai Rp1,77 triliun. Obligasi yang diterbitkan tanpa warkat ini ditawarkan dengan nilai 100,00% dari jumlah Pokok Obligasi dan terdiri dari 2 Seri.

Untuk Seri A, Jumlah Pokok Obligasi Seri A ini ditawarkan sebesar Rp722 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,10% per tahun dengan jangka waktu 5 tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran kembali Pokok Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.

Kemudian untuk Seri B, Jumlah Pokok Obligasi Seri B ini ditawarkan sebesar Rp1,05 triliun dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,80% per tahun dengan jangka waktu 7 tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran kembali Pokok Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.

"Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 24 Desember 2021, sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo masing . masing seri Obligasi adalah pada tanggal 24 September 2026 untuk Obligasi Seri A dan 24 September 2028 untuk Obligasi Seri B,"tulis Manajemen WSKT dalam prospektus ringkasnya, Jumat (24/9).

Adapun para penjamin emisi Obligasi yang memiliki peringkat idAAA(gg) (Triple AAA; Government Guarantee) ini yaitu PT BRI Danareksa Sekuritas(Terafiliasi), PT Bahana Sekuritas (Terafiliasi), PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas PT Mandiri Sekuritas (Terafiliasi).

Sebagai informasi, dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan digunakan yakni sebesar Rp 1.661.000.000.000,- untuk pelunasan pokok Obligasi Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2016 Seri A yang akan jatuh tempo pada 28 September 2021 dan Obligasi Berkelanjutan III Tahap III Tahun 2018 Seri A yang akan jatuh tempo pada 28 September 2021. Dan sisanya, digunakan untuk kebutuhan modal kerja berupa Cost of Goods Sold (COGS) pada proyek Kayu Agung - Palembang - Betung Tahap 1. (end/as)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham MEDC dan WTON oleh HP Financials | 24 September 2021


HP Financials Technical View & Key Calls

24 September 2021

Saham MEDC


Buy on Break MEDC di atas MA50 @ 497, dan Average Up ketika mampu menghadapi Neckline Head & Shoulders biru @ 520. Setelah area ini berhasil terlewati, MEDC berpeluang untuk lanjut bergerak naik menuju destinasi pertama @ 555-575, disusul Target pattern di seputaran 625.

Rekomendasi

Buy on Break, Entry Level: 500; Target: 555-575 / 625; Stoploss: 484.

Saham WTON


WTON berhasil ditutup di atas 2 lapis MA @ 250. Seiring berpeluang adanya RSI Positive Divergence untuk lanjut naik menuju Upper Channel hijau di seputaran 290, disusul destinasi selanjutnya yaitu Target dari pola Parallel Channel biru @ 310-320. Neckline merah @266 dijadikan level Average Up.

Rekomendasi

Buy, Entry Level: 256 -250; Target: 290 / 310-320; Stoploss: 248.

Rekomendasi Saham BBRI, BBTN, PTBA, PGAS, WIKA dan ANTM oleh Valbury Sekuritas | 24 September 2021


VALBURY SEKURITAS INDONESIA

Daily News 24 Sep 2021

Prediksi IHSG :

IHSG diperkirakan berpeluang menguat pada perdagangan hari ini, Jumat (24/09), ditengah dominasi katalis positif baik dari internal maupun ekstenal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) Menteri Keuangan Sri Mulyani optimistis pertumbuhan ekonomi pada kuartal III akan mencapai kisaran 4%-5%.  (-), 2) Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah mewaspadai dampak yang ditimbulkan akibat gagal bayar perusahaan asal Cina yakni Evergrande terhadap perekonomian Indonesia (+), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan apresiasi terhadap dolar AS (+), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak menguat (+/-), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Kamis (23/09) ditutup menguat  (+), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak di zona hijau (+), Sentimen global ; 1) Japan, Natl CPI YoY, Aug, turun menjadi  -0.40% dari -0.30% (-), 2) US, New Home Sales MoM, diperkirakan naik menjadi 1.7% dari 1.0% (+) dan, 3) Gubernur The Fed Jerome Powell meminta para wakil rakyat AS untuk segera menaikkan pagu utang (+).


Perspektif tenikal

Support Level :    6124/6106/6094

Resistance Level :   6155/6167/6185

Major Trend : Up

Minor Trend : Up

Pattern : Up


TRADING IDEAS :

These recommendations based on technical and only intended for one day trading


BBRI: Trading Buy

Close 3770, TP 3830

Boleh buy di level 3650-3770

Resistance di 3830 & support di 3650

Waspadai jika tembus di 3650

Batasi resiko di 3610


BBTN: Trading Buy

Close 1375, TP 1405

Boleh buy di level  1365-1375

Resistance di 1405 & support di 1365

Waspadai jika tembus di 1365

Batasi resiko di 1325


PTBA : Trading Buy

Close 2420, TP 2470

Boleh buy di level  2390-2420

Resistance di 2470 & support di 2390

Waspadai jika tembus di 2390

Batasi resiko di 2350


PGAS:  Trading Buy

Close 1130, TP 1160

Boleh buy di level  1105-1130

Resistance di 1160 & support di 1105

Waspadai jika tembus di 1105

Batasi resiko di 1080


WIKA:  Trading Buy

Close 1160, TP 1190

Boleh buy di level  1115-1160

Resistance di 1190 & support di 1115

Waspadai jika tembus di 1115

Batasi resiko di 1090


ANTM:  Trading Buy

Close 2290, TP 2340

Boleh buy di level  2260-2290

Resistance di 2340 & support di 2260

Waspadai jika tembus di 2260

Batasi resiko di 2210


Ket.  TP : Target Price


WATCHING ON SCREEN;

ARTO, ITMG, ADRO, SCMA, ADHI, WSKT  


(Disclaimer ON)

Rekomendasi Saham BTPS, IMJS dan PTPP oleh Mirae Asset Sekuritas | 24 September 2021


Mirae Asset Sekuritas Technical Insight 

24 September 2021

tasrul@miraeasset.co.id


IHSG Daily, 6,142.71(+0.56%), test resistance at 6,166, Trading range 6,136 – 6,166. indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik lebih lanjut. Pada periode weekly terlihat indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized cenderung masih cenderung naik. Daily support di 6,136 dan daily resistance di 6,166. Cut loss level di 6,060. 

BTPS Daily, 3,390 (+2.73%), sell on strength, trading range 3,300 – 3,450. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung menguat. Daily support di 3,300 dan daily resistance di 3,450. Cut loss level di 2,290. 

IMJS Daily, 575 (+3.60%), trading buy, trading range 555 – 615. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik. Daily support di 555 dan daily resistance di 615. Cut loss level di 520. 

PTPP Daily, 1,070 (+2.39%), sell on strength , trading range 1,060 – 1,110. Indikator MFI Optimized dan RSI Optimized masih bergerak naik dalam kisaran terbatas. Perkiraan daily support di 1,060 dan daily resistance terdekat di 1,110. Cut loss level di 1,030.

Rekomendasi saham BTPS, BRIS, PTPP dan INDF oleh Indopremier | 24 September 2021


IHSG (6.105 – 6.185) :  Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.185 dan 6.225 dengan support di level 6.105 kemudian 6.065.

BTPS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.450 kemudian 3.510 dengan support di level 3.330, cut loss jika break 3.270.

BRIS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.180 kemudian 2.220 dengan support di level 2.100, cut loss jika break 2.060.

PTPP (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.085 kemudian 1.100 dengan support di level 1.055, cut loss jika break 1.040.

INDF (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 6.100 dengan resist di level 6.225 kemudian 6.300.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbwhk

Rekomendasi Saham BRMS, AGII, IMAS dan MAPI oleh MNC Sekuritas | 24 September 2021


MNC Daily Scope Wave

24 September 2021

IHSG kembali ditutup menguat 0,6% ke level 6,142 pada perdagangan kemarin (23/9), pergerakan IHSG masih diikuti dengan meningkatnya volume beli. Kami perkirakan, untuk saat ini pergerakan IHSG masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya untuk menguji area resistance 6,150-6,170 selama IHSG masih berada di atas level support 5,996. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan IHSG kembali terkoreksi agresif ke bawah 5,996 dan 5,982, apabila hal ini terjadi maka IHSG masih akan terkoreksi ke arah 5,850-5,900.

Support: 5,996, 5,982

Resistance: 6,170, 6,263

BRMS - Buy on Breakout (96)

Pada perdagangan kemarin (23/9), BRMS ditutup menguat 2,1% ke level 96, pergerakan BRMS tertahan oleh MA60-nya dan mulai muncul adanya tekanan beli. Kami perkirakan, saat ini posisi BRMS sedang berada di awal wave [c] dari wave B dan akan lebih terkonfirmasi bila mampu break resistance 97 dengan volume yang meningkat.

Buy on Breakout: 97

Target Price: 104, 110

Stoploss: below 90

AGII - Buy on Weakness (1,360)

AGII ditutup terkoreksi 2,5% ke level 1,360 pada perdagangan kemarin (23/9). Selama AGII masih mampu bergerak di atas 1,250 sebagai supportnya, maka kami perkirakan saat ini AGII sedang berada pada awal wave (iii) dari wave [i] dari wave C.

Buy on Weakness: 1,315-1,360

Target Price: 1,500, 1,600

Stoploss: below 1,250

IMAS - Buy on Weakness (980)

IMAS cenderung ditutup flat di level 980 pada perdagangan kemarin (23/9). Kami perkirakan, posisi IMAS saat ini sedang berada pada bagian dari awal wave [c] dari wave 3 sehingga IMAS masih berpeluang untuk berbalik menguat.

Buy on Weakness: 950-980

Target Price: 1,160, 1,270

Stoploss: below 935

MAPI - Buy on Breakout (795)

Kemarin (23/9), MAPI ditutup menguat 0,6% ke level 795, namun pergerakan MAPI masih tertahan oleh level resistance 800. Kami perkirakan, saat ini MAPI sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [v] dari wave 1.

Buy on Breakout: 800

Target Price: 815, 830

Stoploss: below 715

Disclaimer On


Analisa Saham BBCA | 24 September 2021


Analisa Saham BBCA

Saham BBCA pada tanggal 24 September 2021 ditutup menguat pada harga 32900, naik 0,38%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 88% dari hari sebelumnya. 

Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas dengan kecenderungan bullish. 

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bearish.

Status Saham Saat Ini:

Trendnya adalah Sideway

Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 33000

Jika naik di atas 33800 maka berpeluang ke 36000

Jika turun di bawah 32350 maka berpeluang ke 32000

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.


Disclaimer ON


Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut :

Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID

Youtube Channel : https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Instagram : https://www.instagram.com/sahamonlineid/

Facebook Page : https://web.facebook.com/sahamindonesiahariini/

Aplikasi Android : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.saham.indonesia.hari.ini

Website : http://www.sahamonline.id/

Analisa Saham BRPT, BBNI dan KLBF | 24 September 2021

PT Barito Pacific Tbk (BRPT)


Candle two white soldiers mengindikasikan potensi penguatan lanjutan. Indikator MACD histrogram negatif mengecil. Indikator stochastic golden cross. Kamis (23/9), BRPT ditutup menguat 1,53% ke Rp 995 per saham. 

Rekomendasi: Buy 

Support: Rp 985

Resistance: Rp 1.025 

Dimas W.P. Pratama, NH Korindo Sekuritas


PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)


BBNI pada perdagangan kemarin bergerak konsolidasi ditransaksikan dengan volume transaksi yang relatif ramai dan meningkat. Indikator stochastic berada pada areal oversold atau jenuh jual. BBNI sedang menguji support lower band pada indikator bolinger band dan juga support jangka menengah yaitu support MA50. Apabila mampu rebound dan menjauhi level support 5.050 sebagai support MA50 dan lower band, ada potensi BBNI mengalami teknikal rebound menguji resistance 5325. Namun apabila support tersebut, ada potensi BBNI akan menguji support psikologis yaitu di level 5.000.

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 5.050

Resistance: Rp 5.325

Erdikha Elit Sekuritas Hendri Widiantoro


PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)




Harga saham KLBF mengalami koreksi, breakdown support. Pelaku pasar berpotensi take profit. Kamis (23/9), KLBF ditutup melemah 1,76% ke Rp 1.395 per saham. 

Rekomendasi: Sell

Support: Rp 1.365

Resistance: Rp 1.410

Dennies Christopher Jordan, Artha Sekuritas

Rekomendasi Saham ERAA, WIKA dan KLBF oleh Artha Sekuritas Indonesia | 24 September 2021


Artha Sekuritas Indonesia

24 September 2021

Dennies Christoper Jordan

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)

Breakout resistance berpotensi melanjutkan penguatan. Target Price/Stop Loss/Entry Level ditingkatkan. Investor disarankan masuk saham ERAA di harga Rp 620- Rp 640 per saham. Stop loss di Rp 610 per saham. Adapun target harganya berada di Rp 660 - Rp 680 per saham.

PT  Wijaya Karya Tbk (WIKA)

Breakout resistance berpotensi melanjutkan penguatan. Target Price/Stop Loss/Entry Level ditingkatkan. Analis menyarankan masuk di harga Rp 1.150- Rp 1.170 per saham. Stop loss di Rp 1.135 per saham. Adapun target harga WIKA di Rp 1.225 -Rp 1.250 per saham.

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)

Mengalami koreksi, breakdown support. Disarankan Sell/Take Profit. Investor bisa masuk saham KLBF di Rp 1.410 - Rp 1.440 per saham. Stop loss Rp 1.400 per saham. Target harganya di Rp 1.500-Rp 1.530 per saham.

Bandarmologi Saham BUKA, AKRA, PTBA, BBRI dan WIKA | 24 September 2021


Technical & Bandarmology Prespectives

Friday (24/09/2021)

By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®.


IDX Composite 6,091 - 6,183

SUMMARY: STRONG BUY!!!


11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): NEUTRAL

STOCH (9,6,3): BUY!!

MACD(12,26): BUY!!

ATR (14): LESS VOLATILITY

ADX (14): BUY!!

CCI (14): *BUY!!

HIGHS/LOW (14): BUY!!

UO: BUY!!

ROC: BUY!!

WILLIAMS R: OVERBOUGHT

BULLBEAR (13): BUY!!


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



STOCKS PICK:


BUKA 850 - 955

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 885

TARGET PRICE: 955

STOP-LOSS: 8500


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



AKRA 4,000 - 4,250

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 4,100

TARGET PRICE: 4,250

STOP-LOSS: 4,000


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



PTBA 2,360 - 2,520

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 2,420

TARGET PRICE: 2,520

STOP-LOSS: 2,360


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



BBRI 3,620 - 3,970

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 3,770

TARGET PRICE: 3,970

STOP-LOSS: 3,620


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



WIKA 1,110 - 1,260

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY BUY 1,160

TARGET PRICE: 1,260

STOP-LOSS: 1,110


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️

(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)

Update Harga Komoditas dan Indeks | 24 September 2021


The market staged a two-day relief rally after the Federal Reserve signaled no imminent removal of its ultra-easy monetary policy. Investors also bet that the debt crisis of China’s real estate giant Evergrande wouldn’t trigger a ripple effect across global markets.

Some expect Evergrande to default on bond payments as it’s still unclear if the developer was able to pay $83 million in interest on a U.S. dollar-denominated bond due Thursday. Bloomberg News reported that government regulators instructed Evergrande to avoid a near-term dollar bond default. Bondholders could also be eyeing a 30-day grace period. Regardless of the outcome, investors seem to hope that the impact on Wall Street would be contained.


Dow.......34765   +506.5   +1.48%

Nasdaq.15052   +155.4   +1.04%

S&P 500..4449   +53.3      +1.21%.


FTSE.......7078    -5.02         -0.07%

Dax........15644   +137.2     +0.88%

CAC........6702    +64.98     +0.98%


Nikkei...29639    closed       +0%

HSI........24511   +289.4      +1.20%

Shanghai..3642  +13.7        +0.38%

ST Times..3076  +28.4        +0.93%


IDX.....  6142.71  +34.45      +0.56%

LQ45.....865.51   +3.33         +0.39%

 

Indo10Yr..6.3224  -0.0194     -0.31%

ICBI.....328.3443   +0.1995    +0.06%

US10Yr...1.4100    +0.0740    +5.54%

VIX.............18.63   -2.24        -10.73%👍

  

USDIndx .....93.0850   -0.3770   -0.40%

Como Indx.....223.99  +2.20      +0.99%

(Core Commodity CRB)I

BCOMIN........165.75   +0.83      +0.51%


IndoCDS..77.3634   -2.4263    -3.04%

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR......14242.50    unch       +0%

Jisdor..14256.00    +12         +0.08%


Euro.........1.1743   +0.0050   +0.43%


TLKM........24.72    -0.39          -1.55%

(3524)

EIDO..........21.33    -0.04          -0.19%

EEM..........51.39    +0.40        +0.78%


Oil..........73.25         +1.31       +1.82%

Gold ...1744.10        -24.60      -1.39%

Timah ..35550.00  +380.00   +1.08%

Nickel...19425.00  +280.00   +1.46%

.Silver........22.58      -0.16        -0.70%

Copper.....422.75    +0.45       +0.11%

 

Coal price...185.90   +5.40   +2.90%‼

(Sep/Newcastle) 

Coal price...189.30   +6.55    +3.58%‼

(Okt/Newcastle)

Coal price....172.85  +0.85    +0.49%

(Sep/Rotterdam) 

Coal price....179.75  +8.25   +4.81%‼

(Okt/ Rotterdam)


CPO(Des)....4452  +121        +2.79%‼

(Source: bursamalaysia.com)            

Corn..........529.25    +3.75       +0.71%

SoybeanOil..57.02   +0.67       +1.19%

Wheat.......717.75    +12.00     +1.70%


Wood pulp...4660.00  unch     +0%


©️Phintraco Sekuritas 

Broker Code: AT

Desy Erawati/ DE


Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia

Copyright: Phintraco Sekuritas