KALBE FARMA OPTIMIS RAIH PERTUMBUHAN DOUBLE DIGIT


PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) optimis akan meraih pertumbuhan penjualan dan laba bersih double digit hingga triwulan 3 tahun 2021. Kinerja yang baik di berbagai linibisnis perusahaan dan efisiensi operasional yang tepat diharapkan mampu berkontribusi kepada pertumbuhan di atas 10% untuk estimasi tahun 2021. Sebelumnya, perusahaan telah menetapkan target pertumbuhan sebesar 7% - 10% di tahun 2021 dengan melihat kinerja semester 2021.

"Kalbe terus melakukan inovasi produk dan layanan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, mulai dari produk yang bersifat preventif, kuratif, diagnostik bahkan digital platform yang ditujukan baik untuk B2B atau B2C,. kata Bernadus Karmin Winata, Direktur PT Kalbe Farma Tbk. .Inovasi itu yang membuat Kalbe optimis dapat mencapai pertumbuhan tahun ini menjadi double digit," kata Bernadus.

Bernadus menambahkan strategi inovasi setiap lini bisnis disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, misalnya untuk lini bisnis obat resep, Kalbe terus mengembangman inovasi obat biologi dan onlologi termasuk pengembangan vaksin, melakan peningkatan kontribusi obat generin di e-katalog serta peningkatan layanan tes diagnostik untuk personal therapy.

Di lini bisnis distribusi dan logistik, Kalbe terus mengembangkan platform digital seperti EMOS dan MOSTRANS serta melengkapi fasilitas produksi lokal untuk produk benang bedah (suture).

Lini bisnis lainnya yakni produk kesehatan, Kalbe terus memperkuat portofolio produk vitamin, suplemen dan herbal serta pengembangan ekosistem jahe merah. Sedangkan lini bisnis Nutrisi, Kalbe mengembangkan produk nutrisi yang terjangkau serta produk medical nutrition untuk kebutuhan nutrisi khusus.

Pada akhirnya, seluruh inisiatif Kalbe tersebut diarahkan untuk memberiman akses produk dan layanan kesehatan yang baik bagi masyarakat Indonesia, dan mendukung pertumbuhan perseroan secara berkelanjutan.(end)

Sumber: IQPLUS

IATA SIAP AMBIL ALIH BISNIS TAMBANG MILIK MNC GROUP


PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk (IATA) telah menandatangani nota kesepahaman untuk mengakuisisi PT MNC Energi dari PT MNC Investama Tbk (BHIT) sebagai pemegang saham mayoritas. Setelah transaksi, IATA akan menjadi entitas induk untuk seluruh perusahaan batu bara MNC Group.

IATA sedang bersiap untuk mengambil alih:

- PT Bhakti Coal Resources, perusahaan ekplorasi dan produsen tambang batu bara di Sumatera Selatan yang juga merupakan perusahaan induk dari perusahaan-perusahaan pemilik Izin Usaha Pertambangan, seperti PT Putra Muba Coal, PT Bhumi Sriwijaya Perdana Coal, PT Indonesia Batu Prima Energi, PT Arthaco Prima Energi, PT Sumatra Resources, PT Energi Inti Bara Pratama, PT Sriwijaya Energi Persada, PT Titan Prawira Sriwijaya, PT Primaraya Energi, dan PT Putra Mandiri Coal, yang secara keseluruhan memiliki estimasi sumberdaya sebesar 1,75 miliar MT dan estimasi cadangan sebesar 750 juta MT

- PT Nuansacipta Coal Investment, perusahaan ekplorasi dan produsen tambang batu bara di Kalimantan Timur

- PT Suma Sarana, perusahaan ekplorasi minyak di wilayah Provinsi Papua

"Akuisisi ini akan terjadi setelah hasil uji tuntas dan valuasi terhadap PT MNC Energi selesai dijalankan. Dengan asumsi semua proses due diligence berjalan lancar, IATA akan segera meminta restu OJK, dengan target penyelesaian transaksi pada akhir Q1 2022,"paparnya dalam keterangan tertulis.

Krisis Batu Bara

Dalam beberapa bulan belakangan ini, harga batu bara Newcastle melonjak hingga menyentuh angka $269,5 per ton pada bulan ini, harga tertinggi sepanjang masa. Harga saat ini berada di level $245 per ton. Kenaikan ini turut mendorong harga batu bara di Indonesia.

Kenaikan permintaan listrik di China, larangan informal Beijing atas impor batu bara dari Australia, lonjakan permintaan listrik di India, gangguan pasokan di negara-negara penghasil batubara seperti Australia, Afrika Selatan dan Columbia, dan kenaikan harga gas alam telah memicu kenaikan substansial.

Harga batubara diperkirakan akan tetap tinggi karena pasokan yang terus menyusut. Permintaan di China dan bagian lain dunia terus meningkat, bahkan akan meningkat lebih tinggi karena musim dingin yang akan datang sebentar lagi, pembukaan kembali ekonomi pasca pandemi dan banjir di provinsi Shanxi, pusat penambangan batu bara terbesar di China.

Menurut data National Bureau of Statistics (NBS) China, batubara merupakan sumber energi utama di China, dengan kontribusi hampir 60% dari total penggunaan energi nasional, yang banyak digunakan untuk pemanasan, pembangkit listrik, dan pembuatan baja. Sementara India telah memerintahkan pembangkit listrik untuk mengimpor 10% batubara untuk campuran, pembalikan tajam dari arahan sebelumnya untuk menggunakan batubara domestik.

"Rencana transaksi tersebut merupakan langkah strategis bagi IATA untuk memanfaatkan momentum yang timbul dari lonjakan harga komoditas batubara yang berkelanjutan. IATA meyakini akuisisi ini tidak hanya akan mendongkrak prospek bisnis, tetapi juga secara signifikan menguatkan nilai perusahaan karena IATA mengubah kepentingan bisnisnya dari sektor transportasi dan infrastruktur ke sektor energi,"tulisnya. (end/as)

Sumber: IQPLUS

SCMA SIAPKAN DANA Rp200 MILIAR UNTUK BUY BACK SAHAM


PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) bakal melakukan Pembelian Kembali Saham (buy back). Aksi korporasi itu akan dilakukan secara bertahap dalam periode 1 bulan terhitung sejak tanggal 13 Oktober 2021 sampai dengan 12 November 2021.

Manajemen SCMA dalam prospektus ringkasnya, menjelaskan, bahwa dana yang disiapkan untuk buy back saaham tersebut yakni sekitar Rp200 miliar atau paling banyak 20% dari modal disetor dalam Perseroan, dengan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari modal disetor.

"Perseroan bermaksud untuk meningkatkan nilai pemegang saham dengan cara melakukan Pembelian Kembali Saham Perseroan atau buy back saham,"tulis Manajemen SCMA.

Patut dicermati, Pembelian Kembali Saham Perseroan akan dilakukan pada harga yang dianggap baik dan wajar oleh Direksi Perseroan dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (end/as)

Sumber: IQPLUS

GRAHA LAYAR PRIMA DAN KDB UBAH PERJANJIAN PINJAMAN SENILAI US$6 JUTA


PT Graha Layar Prima Tbk.(BLTZ) telah menandatangani perjanjian Perubahan Pertama Terhadap pinjaman dengan The Korean Development Bank cabang Singapura (KDB) pada tanggal 14 Oktober 2021.

"BLTZ dan KDB mengubah fasilitas pinjaman yang semula sebesar US$9 juta menjadi US$6 juta dikarenakan BLTZ telah membayar fasiitas pinjaman sebesar US$3 juta dan memperpanjang jatuh tempo selama 1 tahun sampai dengan bulan Oktober 2022,"tutur Yeo Deoksu Direktur BLTZ, (15/10).

Yeo memaparkan jaminan perolehan fasilitas pinjaman ini adalah Corporate guarantee dari CJ CGV Co Ltd selaku pemegang saham pengendali BLTZ secara tidak langsung.

"Tujuan dari pinjaman ini adalah untuk membiayai kebutuhan modal kerja BLTZ,"pungkasnya.(end/ar)

Sumber: IQPLUS

SCMA BAKAL STOCK SPLIT DENGAN RASIO SATU BANDING LIMA


Pemegang saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) telah merestui rencana perseroan untuk melakukan aksi korporasi di pasar modal melalui stock split. Rencana perubahan nilai nominal saham Perseroan (Stock Split) telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), yang digelar belum lama ini.

"Rapat telah menyetujui Stock Split dari nilai nominal sebelumnya adalah sebesar Rp50,00 menjadi Rp10,00 per saham atau dengan rasio 1:5,"tulis Manajemen SCMA.

Selain itu, Rapat juga telah menyetujui perubahan Pasal 4 ayat (1) dan (2) Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan pelaksanaan perubahan nilai nominal saham (Stock Split) menjadi sebagai berikut:

"Yakni Pasal 4, yang isinya Modal Dasar Perseroan berjumlah Rp2.900.000.000.000,00 terbagi atas 290.000.000.000 saham, masing-masing saham bernilai Rp10,00. Kemudian dari modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor penuh sebesar lebih dari 25,48% atau sejumlah 73.895.456.505 saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp738.954.565.050,- kepada Perseroan oleh masing - masing pemegang saham,"jelasnya. (end/as)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham ASSA, AGII dan MEDC oleh Mirae Asset Sekuritas | 18 Oktober 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight 

18 Oktober, 2021

by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,633.34(+0.11%), test resistance at 6,691. trading range 6,629 – 6,691. indikator MFI optimized belum terlihat tanda-tand top mreversal namun rawan koreski dan indikator W%R  optimized akan menguji support trend line. Pada periode weekly terlihat indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik dalam pola terbatas . Daily support di 6,629 dan daily resistance di 6,691. Cut loss level di 6,520.

ASSA Daily, 3,390 (-3.69%), trading buy,  trading range 3,340 – 3,500. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized sudah berada di oversold area. Daily support di 3,340 dan daily resistance di 3,500. Cut loss level di 3,240.

AGII Daily, 1,515 (-1.30%), trading buy,  trading range 1,500 – 1,590. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized sudah berada di oversold area. Daily support di 1,500 dan daily resistance di 1,590. Cut loss level di 1,470.

MEDC Daily, 625 (+1.63%), trading buy, trading range 610 – 640. Indikator MFI Optimized dan RSI Optimized masih cenderung bergerak naik. Perkiraan daily support di 610 dan daily resistance terdekat di 640. Cut loss level di 590.

Rekomendasi Saham BBRI, KLBF, BSDE, CTRA dan ANTM oleh Valbury Sekuritas | 18 Oktober 2021


VALBURY SEKURITAS INDONESIA Weekly Report

Monday, 18 OCTOBER 2021

Prediksi IHSG :

IHSG diperkirakan bergerak menguat pada perdagangan hari ini, Senin (18/10), ditengah bauran dari katalis bagi pasar saham BEI berikut ini:  1) surplus neraca dagang Indonesia terjaga dan meningkat YoY (-), 2) Rupiah yang cenderung stabil karena tren masuknya investor asing ke pasar modal (-), inflasi yang dapat membayangi global (+), 4) tapering AS yang semakin dekat dan kemungkinan jumlahnya cukup massive; 5) indeks AS yang ditutup cenderung menguat pada sesi hari sebelumnya.

Perspektif tenikal

Support Level :    6578/6522/6471

Resistance Level :   6684/6736/6791

Major Trend : Up

Minor Trend : Up

Pattern : Up

TRADING IDEAS :

These recommendations based on technical and only intended for one day trading

BBRI: Trading Buy

Close 4320, TP 4370

Boleh buy di level 4270-4370

Resistance di 4370 & support di 4270

Waspadai jika tembus di 4270

KLBF: Trading Buy

Close 1445, TP 1510

Boleh buy di level  1445-1460

Resistance di 1510 & support di 1410

Waspadai jika tembus di 1410

BSDE : Trading Buy

Close 1145, TP 1160

Boleh buy di level  1145-1170

Resistance di 1170 & support di 1110

Waspadai jika tembus di 1110

CTRA:  Trading Buy

Close 1130, TP 1160

Boleh buy di level  1130-1160

Resistance di 1160 & support di 1110

Waspadai jika tembus di 1110

ANTM:  Trading Buy

Close 2470, TP 2510

Boleh buy di level  2430-2510

Resistance di 2510 & support di 2430

Waspadai jika tembus di 2430

SCMA:  Trading Buy

Close 1930, TP 2100

Boleh buy di level  1930-2100

Resistance di 2100 & support di 1860

Waspadai jika tembus di 1860


Ket.  TP : Target Price


WATCHING ON SCREEN;

PGAS, SMGR, INTP, UNVR, GGRM, BBTN, TINS, ELSA, PTBA, MEDC, ITMG, LSIP, WIKA, PTPP  


(Disclaimer ON)


Rekomendasi Saham MEDC, PTBA, ERAA dan EXCL oleh Indopremier | 18 Oktober 2021


IHSG (6.595 – 6.675) : Target kenaikan indeks pada level 6.675 dan 6.715 dengan support di level 6.595 dan 6.555.

MEDC (Buy) : Target kenaikan harga pada level 635 kemudian 645 dengan support di level 615, cut loss jika break 605.

PTBA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.870 kemudian 2.910 dengan support di level 2.790, cut loss jika break 2.750.

ERAA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 595 dengan resist di level 610 kemudian 620.

EXCL (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 3.110 dengan resist di level 3.200 kemudian 3.270.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbx7o

Rekomendasi Saham TOWR dan GJTL oleh HP Financials | 18 Oktober 2021


HP Financials Technical View & Key Calls

18 Oktober 2021

Saham TOWR


TOWR menghadapi uji Support ada Trendline merah & biru, namun baiknya Buy on Break ketika TOWR mampu bergerak di atas MA10 @ 1245 untuk gaya trading yang lebih konservatif. Average Up bisa dilakukan di sekitar MA20 @ 1280. Target terdekat berada pada MA50 di 1300, disusul Resistance Previous High 1395-1430.

Rekomendasi

Buy on Break, Entry Level: 1245; Target: 1300 / 1395-1430; Stoploss: 1210

Saham GJTL


Buy on Break GJTL di atas MA50 @ 745, sehingga berpeluang melanjutkan perjalanan ke utara menuju Upper Channel biru sampai dengan titik previous High 775-790. Destinasi selanjutnya adalah High price pada Juli lalu, extended to Trendline merah dan Target Channel biru di seputaran 830-865.

Rekomendasi

Buy on Break, Entry Level: 745; Target: 775-790 / 830-865; Stoploss: 730

Rekomendasi Saham INTP, SRTG, MAPI dan PWON oleh MNC Sekuritas | 18 Oktober 2021


MNC Daily Scope Wave

18 Oktober 2021


Menutup perdagangan pekan kemarin (15/10), IHSG ditutup menguat 0,1% ke level 6,633. Kami memperkirakan, saat ini posisi IHSG sudah berada di akhir wave (v) dari wave [iii] dari wave A, sehingga meskipun masih berpeluang menguat namun sudah relatif terbatas dan IHSG rawan terkoreksi terlebih dahulu untuk membentuk wave [iv]. Adapun potensi koreksi wave [iv] ini berada pada rentang 6,440-6,610.

Support: 6,392, 6,263

Resistance: 6,680, 6,690


INTP - Buy on Weakness (11,350)

Jumat lalu (15/10), INTP ditutup terkoreksi 1,3% ke level 11,350 diiringi dengan munculnya tekanan jual. Kami memperkirakan, posisi INTP saat ini sedang berada di awal wave [iv] dari wave 1 dari wave (3). Meskipun terkoreksi, namun akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 10,825-11,300

Target Price: 12,000, 12,400

Stoploss: below 10,800


SRTG - Buy on Weakness (2,270)

Menutup pekan kemarin (15/10), SRTG menguat signifikan sebesar 10,2% ke level 2,270 diikuti dengan meningkatnya tekanan beli. Kami perkirakan, posisi SRTG saat ini sudah berada di akhir wave (iii) dari wave [v] dari wave C. Hal ini berarti, penguatan SRTG diperkirakan akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi, manfaatkan koreksi ini untuk melakukan BoW.

Buy on Weakness: 2,110-2,200

Target Price: 2,310-2,420

Stoploss: below 1,995


MAPI - Buy on Weakness (880)

MAPI ditutup menguat ke level 880 pada perdagangan Jumat lalu (15/10). Posisi MAPI saat ini kami perkirakan sudah berada di akhir wave [iii] dari wave 3, sehingga MAPI akan terkoreksi terlebih dahulu untuk membentuk wave [iv]. Manfaatkan koreksi MAPI ini untuk melakukan BoW.

Buy on Weakness: 830-860

Target Price: 925, 950

Stoploss: below 800


PWON - Buy on Weakness (530)

PWON ditutup terkoreksi 0,9% ke level 530 pada perdagangan akhir pekan kemarin (15/10). Saat ini kami perkirakan, posisi PWON sedang berada di awal wave [iv] dari wave 1, apabila PWON sudah menyelesaikan wave [iv] maka berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 500-530

Target Price: 570, 615

Stoploss: below 472


Disclaimer On

Analisa Saham ISAT | 18 Oktober 2021


Analisa Saham ISAT

Saham ISAT pada tanggal 15 Oktober 2021 ditutup menguat pada harga 6500, naik 3,58%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 125% dari hari sebelumnya. 

Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah dengan kecenderungan bullish. 

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish.

Status Saham Saat Ini:

Trendnya adalah Downtrend

Rekomendasi dari kami adalah Beli Spekulatif

Jika naik di atas 6775 maka berpeluang ke 7500

Jika turun di bawah 6050 maka berpeluang ke 5875

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.


Disclaimer ON


Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut :

Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID

Youtube Channel : https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Instagram : https://www.instagram.com/sahamonlineid/

Facebook Page : https://web.facebook.com/sahamindonesiahariini/

Aplikasi Android : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.saham.indonesia.hari.ini

Website : http://www.sahamonline.id/


Bandarmologi Saham SRTG, JSMR, PTPP, ISAT dan BBRI | 18 Oktober 2021


Technical & Bandarmology Prespectives

Monday (18/10/2021)

By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®.


IHSG Bersiap Menguat Diatas Level 6,700, Waspadai Aksi Profit Taking Saham Coal?‼️‼️


IDX Composite 6,588 - 6,684

SUMMARY: STRONG BUY & OVERBOUGHT


11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): OVERBOUGHT

STOCH (9,6,3): BUY

MACD(12,26): BUY!!

ATR (14): NEUTRAL

ADX (14): STRONG TREND BUY!!

CCI (14): *OVERBOUGHT

HIGHS/LOW (14): BUY!!

UO: BUY!!

ROC: BUY!!

WILLIAMS R: OVERBOUGHT

BULLBEAR (13): BUY!!


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



STOCKS PICK:


SRTG 2,160 - 2,500

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 2,270

TARGET PRICE: 2,500

STOP-LOSS: 2,160


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUM

ULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



JSMR 4,210 - 4,490

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 4,430

TARGET PRICE: 4,490

STOP-LOSS: 4,210


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



PTPP 1,260 - 1,400

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 1,330

TARGET PRICE: 1,400

STOP-LOSS: 1,260


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️



ISAT 6,175 - 6,700

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 6,500

TARGET PRICE: 6,700

STOP-LOSS: 6,175


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



BBRI 4,100 - 4,420

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT BUY 4,320

TARGET PRICE: 4,420

STOP-LOSS: 4,100


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)

Rekomendasi Saham INKP, WIKA dan SMGR oleh Artha Sekuritas | 18 Oktober 2021


Artha Sekuritas Indonesia Technical Insight

18 Oktober 2021

by Dennies Christoper Jordan

PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)

INKP mengalami koreksi namun masih bergerak dalam tren bullish jangka menengah. Analis menyarankan investor masuk saham ini di harga Rp 8.950 - Rp 9.100 per saham. Stop loss di Rp 8.900 per saham. Adapun target harganya di Rp 9.350-Rp 9.500 per saham. 

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA)

WIKA breakout resistance. Target Price/Entry Level/Stop Loss ditingkatkan. Investor bisa masuk saham ini di harga Rp 1.440-Rp 1.470 per saham. Stop loss di Rp 1.420 per saham. Adapun target harga WIKA dipatok di Rp 1.520 - Rp 1.550 per saham. 

PT Semen Indonesia Tbk (SMGR)

Mengalami koreksi namun masih bergerak dalam tren bullish jangka menengah. Analis menyarankan masuk saham ini di Rp 8.850- Rp 9.000 per saham. Stop loss di Rp 8.750 per saham. Target harga saham ini berada di Rp 9.200- Rp 9.350 per saham. 

Update Harga Komoditas dan Indeks | 18 Oktober 2021


U.S. stocks rose Friday as better-than-expected third-quarter earnings reports boosted the Dow Jones Industrial Average to its best weekly performance since June.


Dow.......35295   +382.2     +1.09%

Nasdaq.14897   +73.9       +0.50%

S&P 500..4471   +33.1       +0.75%

 

FTSE.......7234    +26.3       +0.37%

Dax........15587   +124.6     +0.81%

CAC........6728    +42.3        +0.63% 

 

Nikkei...29069    +517.7    +1.81%

HSI........25331    +368.4    +1.48%

Shanghai..3572   +14.1      +0.40%

ST Times..3174   +9.1         +0.29%


lDX.....  6633.34  +7.23       +0.11%

LQ45.....972.21    -0.45       -0.05%

 

Indo10Yr..6.3870    -0.0302   -0.47%👍

ICBI.....328.8273    +0.6764  +0.21%👍

US10Yr...1.5760     +0.0570  +3.75%

VIX.............16.30   -0.56       -3.32%👍

  

USDIndx .........93.9370 -0.0360  -0.04%

Como Indx.....239.27    +1.14      +0.48%

(Core Commodity CRB)I

BCOMIN......184.18  +5.92    +3.32%‼️


IndoCDS..85.8945   -5.7083   -6.23%👍

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR......14074.50   -43           -0.30%👍

Jisdor..14084.00   -71           -0.50%👍


Euro.........1.1601   +0.0003   +0.03%


TLKM........26.93    -0.06         -0.22%

(3793)

EIDO..........24.69   +0.10        +0.41%

EEM..........51.94    +0.62        +1.21%


Oil...........82.28      +0.97       +1.19%

Gold ...1768.30      -29.60      -1.65%

Timah ..37287.50   +232.50  +0.63%

Nickel...19912.50   +545.00  +2.81%

Silver........23.35       -0.13       -0.56%

Copper.....472.95    +9.80      +2.12%

 

Coal price...240.00   -5.00      -2.04%

(0ct/Newcastle) 

Coal price..241.35   -12.40    -4.88%

(Nov/Newcastle)

Coal price....240.05   -3.60     -1.48%

(Okt/Rotterdam) 

Coal price...227.25    -5.75     -3.19%

(Nov/ Rotterdam)


CPO(Jan)...4862    +87       +1.82%

(Source: bursamalaysia.com)            

Corn..........525.75   +9.00      +1.74%

SoybeanOil..61.29  +0.85      +1.41%

Wheat.......734.00   +9.25       +1.28%


Wood pulp...4590.00    -10     -0.21%


©️Phintraco Sekuritas 

Broker Code: AT

Desy Erawati/ DE


Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia

Copyright: Phintraco Sekuritas