DIVIDEN SAHAM CCSI AKAN DIBAGIKAN PADA 24 NOVEMBER 2021


PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) menyampaikan, perseroan akan membagikan dividen saham pada 24 November 2021. Adapun harga Pasar yang digunakan sebagai dasar kapitalisasi Dividen Saham yakni Rp540.

Melalui keterangan tertulisnya, Direktur & Sekretaris Perusahaan CCSI, Irawan Mario Noh Palilingan menjelaskan, dividen saham yang akan dibagikan yaitu sebesar Rp108 miliar. "Rasio dividen saham adalah 1 banding 5,"jelasnya.

Sementara Cum dan Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi akan dilaksanakan pada tanggal 29 Oktober dan 1 November 2021. Sedangkan Cum dan Ex Dividen di Pasar Tunai sekiranya akan dilakukan pada tanggal 2 dan 3 November 2021.

"Tanggal Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas dividen saham yaitu 02 November 2021 16:00,"ujarnya.

Seperti diketahui, rencana pembagian dividen saham itu telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober 2021. Dividen saham ini berasal dari kapitalisasi saldo laba, dan akan dibagikan dengan mengikuti ketentuan peraturan yang berlaku. (end/as)

Sumber: IQPLUS

DARYA-VARIA BAGIKAN DIVIDEN INTERIM Rp39 PER SAHAM


PT. Darya-Varia Laboratoria Tbk. (DVLA) akan membagikan dividen interim kepada pemegang saham berdasarkan keputusan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan tanggal 21 Oktober 2021 dan 22 Oktober 2021.

"Komisaris dan Direksi DVLA telah menyetujui untuk membagikan Dividen Interim sebesar Rp43.680.000.000 atau sama dengan Rp39 per lembar saham,"tutur Widya Olivia head of Legal dan Corporate Secretary DVLA, Senin (25/10).

Adapun jadwal pembagian dividen, Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada tanggal 2 November 2021, Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada tanggal 3 November 2021 sedangkan Cum dividen di pasar tunai pada 4 November 2021, Ex dividen di pasar tunai pada 5 November 2021, Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai pada 4 November 2021 dan Pembayaran dividen jatuh pada tanggal 15 November 2021.(end/ar)

Sumber: IQPLUS

RAIH PENDAPATAN Rp1,09 TRILIUN, IRRA CATAT KENAIKAN LABA 841% PER SEPTEMBER 2021


PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) emiten yang bergerak dibidang peralatan dan perlengkapan medis berteknologi tinggi (HiTech Healthcare Solutions) berhasil membukukan pendapatan sepanjang periode Januari-September 2021 (9M2021) sebesar Rp1,09 triliun atau tumbuh 671,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp141,1 miliar.

Kenaikan pendapatan tersebut membuat perolehan laba bersih ikut meningkat signifikan, bahkan naik lebih tinggi sebesar 840,7% menjadi Rp 84,9 miliar dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp9,03 miliar.

Dari neraca perusahaan, nilai ekuitas 9M2021 juga mengalami kenaikan signifikan menjadi Rp508,1 miliar atau naik 84,7% dari posisi ekuitas 6M2021. Kenaikan tersebut berasal dari realisasi penjualan saham treasury kepada PT Global Dinamika Kencana yang merupakan transaksi awal (uang muka) untuk akuisisi 51% PT Oneject Indonesia.

Sementara liabilitas perseroan mengalami penurunan sebesar 44,3% dari Rp699,9 miliar di 6M2021 menjadi Rp389,7 miliar di 9M2021. Penurunan terbesar berasal dari penurunan utang dagang seiring dengan tingginya realisasi penjualan di kuartal III. Kenaikan ekuitas yang disertai dengan turunnya liabilitas membuat rasio hutang terhadap modal perseroan pun turun di bawah 1x menjadi 0,8x dari posisi sebelumnya di 6M2021 sebesar 2,5x atau posisi FY2020 sebesar 1,2x. Sementara itu untuk rasio utang berbunga terhadap modal (Interest Bearing Debt) perseroan berada pada level yang sangat rendah dibawah 0,1x.

Secara kuartalan (QoQ) kinerja kuartal III 2021 perseroan juga meningkat dibandingkan dua kuartal sebelumnya. Pendapatan yang diraih perseroan di kuartal III 2021 (Juli . September) sebesar Rp521,2 miliar mengalami peningkatan sebesar 54,6% dibandingkan pendapatan di kuartal II 2021 sebesar Rp337,0 miliar.

Direktur Keuangan PT Itama Ranoraya Tbk Pratoto Setno Raharjo menjelaskan performa pendapatan dan laba di kuartal III 2021 diatas performa kuartal sebelumnya (kuartal I dan kuartal II). Begitu juga untuk performa neraca keuangan perseroan, terkhusus kenaikan signifikan pada ekuitas perseroan pasca penjualan saham treasury.

"Per 30 September 2021, ekuitas kami mengalami peningkatan signifikan dan disaat yang sama nilai utang kami turun signifikan, hal ini membuat posisi neraca kami semakin kuat. Rasio utang terhadap ekuitas kami sebesar 0,8x, bahkan untuk rasio utang berbunga terhadap ekuitas berada pada level yang sangat rendah dibawah 0,1x. Rasio utang akan kembali turun di akhir tahun seiring dengan realisasi penjualan di kuartal keempat 2021. Artinya kami memiliki struktur permodalan yang sangat solid dengan kemampuan leverage yang besar", jelas Pratoto.

Realisasi performa di kuartal III 2021, membuat perseroan semakin optimis untuk bisa kembali meraih targetnya di tahun ini. Perseroan menargetkan pendapatan dan laba bersih tahun 2021 tumbuh pada kisaran 80%-100%.

"Insya Allah kami optimis dapat merealisasikan target pendapatan dan laba bersih kami untuk FY2021. Hal lain yang juga sangat penting di tahun ini adalah kami bisa menyelesaikan transaksi tahap pertama untuk proses akuisisi PT Oneject Indonesia, sebagai bagian komitmen kami terhadap rencana transformasi bisnis kami. Performa pertumbuhan yang tinggi, kondisi neraca yang sangat kuat dan realisasi dari akuisisi PT Oneject Indonesia di tahun depan, membuat kami semakin optimis untuk performa kami di tahun depan dan tahun-tahun berikutnya", tutup Pratoto. (end/as)

Sumber: IQPLUS

WILTON RESOURCES HOLDING KANTONGI Rp21,99 MILIAR DARI HASIL JUAL SAHAM SQMI


Wilton Resources Holding Pte. Ltd telah melakukan divestasi kepemilikan sahamnya di PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI). Dari hasil penjualan saham SQMI, diperkirakan perusahaan asal Singapura tersebut mengantongi dana segar sekitar Rp21,99 miliar.

Dalam keterangan tertulis, tercatat, penjualan saham di lakukan pada tanggal 14 Oktober 2021. Jumlah saham yang di lepas sebanyak 203.703.703 lembar saham.

"Saham SQMI di jual di harga Rp108 per saham dengan tujuan Share Sale and Buyback Agreement,"tulis Manajemen SQMI.

Dengan demikian pasca penjualan saham itu, maka kepemilikan saham Wilton Resources Holding Pte. Ltd di SQMI berkurang menjadi 13.808.011.288 lembar saham 89%, dari sebelumnya 14.031.714.991 lembar saham atau 90,31%. (end/as)

Sumber: IQPLUS

SUMBER ALFARIA GELONTORKAN DANA Rp155,21 MILIAR UNTUK TAMBAH KEPEMILIKAN SAHAM MIDI


PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) diperkirakan telah mengeluarkan dana sekitar Rp155,21 miliar. Dana itu digunakan untuk menambah kepemilikan saham di PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI).

Dalam keterangan tertulis, disebutkan, AMRT membeli sebanyak 77.994.800 lembar saham. Pembelian saham tersebut dilakukan pada 22 Oktober 2021.

"Saham MIDI dibeli Rp.1990 per lembarnya dengan tujuan investasi,"tulis Manajemen AMRT.

Dengan adanya transaksi pembelian saham tersebut maka, kepemilikan saham AMRT di MIDI bertambah menjadi 2.577.547.300 lemmbar saham atau 89,43%, dari 2.499.552.500 lembar saham atau sekitar 86,72%. (end/as)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham MAPI, KLBF, BRIS dan ERAA oleh Indopremier | 26 Oktober 2021


IHSG (6.585 – 6.665) :  Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.665 dan 6.705 dengan support di level 6.585 dan 6.545.

MAPI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 890 kemudian 900 dengan support di level 870, cut loss jika break 860.

KLBF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.480 kemudian 1.495 dengan support di level 1.450, cut loss jika break 1.435.

BRIS (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 2.110 dengan resist di level 2.190 kemudian 2.250.

ERAA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 605 dengan resist di level 630 kemudian 645.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbx9w

Rekomendasi Saham INKP dan HEAL oleh HP Financials | 26 Oktober 2021


HP Financials Technical View & Key Calls

26 Oktober 2021

Saham INKP


Dari pola reversal Inverted Head and Shoulders, INKP terdeteksi masih mempunyai TARGET yang belum terlunasi di sekitar 9800-10000. Saat ini bergantung pada support MA20, dan jika mampu kembali bertengger di atas MA10 / 8875 maka Average Up boleh dilakukan.

Rekomendasi

Speculative Buy, Entry Level: 8675; Target: 9275 / 9800-10000; Stoploss: 8500.

Saham HEAL


Speculative Buy HEAL due to RSI positive divergence, walau Average Up lebih baik dilakukan setelah HEAL, menembus ketiga Moving Average sebagai Resistance terdekat sampai 1170. Target : 1220 / 1270.

Rekomendasi

Speculative Buy, Entry Level: 1155; Target: 1220 / 1270; Stoploss : 1130.

Rekomendasi Saham ELSA, INKP dan MEDC oleh Mirae Asset Sekuritas | 26 Oktober 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

Oktober 26, 2021

(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,625.7(-0.27%), test resistance at 6,685. Trading range 6,611 – 6,685. Kenaikan indikator MFI optimized masih terlihat dan koreksi indikator W%R  optimized relatif tertahan. Pada periode weekly terlihat indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik dalam pola terbatas . Daily support di 6,611 dan daily resistance di 6,685. Cut loss level di 6,580.

ELSA Daily, 320 (+1.27%),buy on weakness,  trading range 316 – 330. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung menguat. Daily support di 316 dan daily resistance di 330. Cut loss level di 312.

INKP Daily, 8,750 (+2.04%), trading buy,  trading range 8,575 – 9,000. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik. Daily support di 8,575 dan daily resistance di 9,000. Cut loss level di 8,200.

MEDC Daily, 595 (+1.71%), buy on weakness, trading range 580 – 610. Indikator MFI Optimized dan RSI Optimized masih cenderung bergerak naik. Perkiraan daily support di 580 dan daily resistance terdekat di 610. Cut loss level di 560.

Ulasan Pasar Global | 26 Oktober 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(26 Oktober 2020)

Investment Information Team 

(saryanto@miraeasset.co.id)

US

Saham naik karena prospek kenaikan laporan keuangan Wall St yang optimis.

Saham global naik dan imbal hasil Treasury turun pada hari Senin dengan benchmark utama Wall Street mencapai rekor baru, didukung oleh awal yang baik yaitu musim pendapatan perusahaan AS dan prospek ekonomi yang membaik.

Sebagian besar perusahaan S&P 500 akan melaporkan hasil minggu ini, termasuk sektor teknologi kaliber besar Facebook, Apple Inc, Amazon, Microsoft, dan Alphabet, yang telah menjadi pendorong reli pasar tahun ini.

Dow Jones Industrial Average naik 0,18% menjadi 35.741,15, S&P 500 naik 0,47% menjadi 4.566,48 dan Nasdaq Composite bertambah 0,9 menjadi 15.226,71.

Eropa

Saham Eropa berakhir datar karena penurunan sektor industri mengimbangi kenaikan sektor komoditas.

Saham Eropa ditutup datar pada hari Senin, karena kenaikan di bank dan sektor terkait komoditas diimbangi oleh penurunan di saham industri karena kenaikan imbal hasil obligasi, dan karena prospek sektor telekomunikasi memburuk.

STOXX 600 pan-Eropa ditutup sebagian besar tidak berubah pada 472,21 poin, dengan kekhawatiran atas kenaikan inflasi dan perlambatan pertumbuhan ekonomi juga menjadi sentimen.

Saham pertambangan dan energi masing-masing naik 1,8% dan 1,0%, didorong oleh harga minyak yang naik tertinggi dalam multi-tahun dan rebound harga tembaga karena penurunan persediaan China memicu ekspektasi pembelian lebih banyak. [O/R] [MET/L]

Analisa Saham BBTN, LSIP dan EMTK | 26 Oktober 2021

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)


Pergerakan BBTN secara teknikal membentuk pola pennant dan ada potensi continuation apabila mampu bertahan di atas level support 1.770. Indikator RSI masih nampak berada pada areal overbought jika mampu bertahan di area overbought ada indikasi potensi melanjutkan penguatan.

Rekomendasi: Speculative buy 

Support: Rp 1.770

Resistance: Rp 1.850

Ivan Kasulthan, Erdikha Elit Sekuritas


PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP)


Pergerakan LSIP mendekati area resistance jangka panjang sekitar 1.500-1.550 oleh karena itu wajar jika konsolidasi sehat mulai terjadi, terlebih setelah kenaikan 44% selama sebulan terakhir. Support pertama MA10 sudah tertembus dan malah berubah peran menjadi resistance terdekat saat ini di angka 1.430. Sedangkan support MA20 harus berusaha menahan pelemahan lebih lanjut ke bawah 1.360 karena akan semakin mengkonfirmasi pola reversal double top ke arah 1.270 yang sesuai dengan fibonacci retracement 50%.

Rekomendasi: Hold

Support: Rp 1.360

Resistance: Rp 1.500

Liza Camelia, Henan Putihrai Sekuritas


PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)


EMTK ditutup di level 1.795 dan secara teknikal memperlihatkan indikator stochastic yang masih naik di level 68 dengan indikator MACD yang juga masih naik. Sementara candle berada di garis tengah bollinger band.

Rekomendasi: Buy

Support: Rp 1.600

Resistance: Rp 2.000

Kiswoyo Adi Joe, Reswara Gian Investa

Rekomendasi Saham MEDC, AMRT, IRRA dan AGII oleh MNC Sekuritas | 26 Oktober 2021


MNC Daily Scope Wave

26 Oktober 2021


IHSG ditutup terkoreksi 0,3% ke level 6,625 diiringi dengan tekanan jual yang relatif besar. Selama IHSG belum mampu break resistance di 6,687, kami perkirakan posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave [iv] sehingga IHSG masih rawan terkoreksi ke rentang 6,457-6,545.

Support: 6,573, 6,451

Resistance: 6,680, 6,690


MEDC - Buy on Weakness (595)

MEDC ditutup menguat 1,7% ke level 595 diiringi dengan munculnya tekanan beli pada perdagangan kemarin (25/10), namun demikian penguatan MEDC masih tertahan oleh MA60-nya. Saat ini, posisi MEDC diperkirakan sedang berada di awal wave (v) dari wave [iii] dari wave 3. Hal ini berarti, MEDC berpeluang melanjutkan penguatannya kembali selama tidak terkoreksi ke bawah 570.

Buy on Weakness: 580-595

Target Price: 650, 710

Stoploss: below 570


AMRT - Buy on Weakness (1,245)

Pada perdagangan kemarin (25/10), AMRT ditutup flat di level 1,245. Kami memperkirakan, posisi AMRT sedang berada di wave B dari wave (B). Hal ini berarti, selama AMRT tidak terkoreksi ke bawah 1,170, maka AMRT berpeluang menguat kembali untuk membentuk wave C.

Buy on Weakness: 1,220-1,245

Target Price: 1,330, 1,410

Stoploss: below 1,170


IRRA - Spec Buy (1,760)

Kemarin (25/10), IRRA ditutup menguat 2,6% ke level 1,760. Posisi IRRA saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave C, sehingga selama IRRA tidak terkoreksi ke bawah 1,700, maka IRRA berpeluang melanjutkan penguatannya.

Spec Buy: 1,730-1,760

Target Price: 1,910, 2,100

Stoploss: below 1,700


AGII - Sell on Strength (1,570)

AGII ditutup menguat cukup signifikan sebesar 6,8% ke level 1,570. Kami perkirakan, posisi AGII saat ini sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave E dari wave (B) pada pola triangle. Hal ini berarti, selama AGII belum mampu break resistance 1,715, maka AGII masih rawan koreksi kembali untuk membentuk wave [c] dari wave E dari wave (B). Adapun rentang koreksi AGII berada di 1,315-1,390.

Sell on Strength: 1,570-1,650


Disclaimer On


Bandarmologi Saham BUKA, AKRA, EMTK, MTDL dan AGII | 26 Oktober 2021


Technical & Bandarmology Prespectives

Tuesday (26/10/2021)

By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®.


IDX Composite 6,586 - 6,681

SUMMARY: STRONG BUY & OVERBOUGHT


11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): OVERBOUGHT

STOCH (9,6,3): OVERBOUGHT

MACD(12,26): BUY!!

ATR (14): LESS VOLATILE

ADX (14): OVERBOUGHT

CCI (14): *BUY

HIGHS/LOW (14): BUY!!

UO: BUY!!

ROC: BUY

WILLIAMS R: OVERBOUGHT

BULLBEAR (13): BUY!!


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



STOCKS PICK:


BUKA 700 - 810

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 735

TARGET PRICE: 810

STOP-LOSS: 700


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️



AKRA 4,460 - 4,970

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 4,690

TARGET PRICE: 4,970

STOP-LOSS: 4,460


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



EMTK 1,705 - 1,975

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 1,795

TARGET PRICE: 1,975

STOP-LOSS: 1,705


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



MTDL 3,125 - 3,620

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 3,290

TARGET PRICE: 3,620

STOP-LOSS: 3,125


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



AGII 1,490 - 1,680

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY BUY 1,570

TARGET PRICE: 1,680

STOP-LOSS: 1,490


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️

(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)

Update Harga Komoditas dan Indeks | 26 Oktober 2021


U.S. stock futures were steady in overnight trading on Monday as investors await a slew of major technology earnings with the broader market at a record high.


Dow.......35741   +64.1      +0.18%

Nasdaq.15227   +136.5    +0.90%

S&P 500..4566   +21.6      +0.47%


FTSE.......7223    +18.3      +0.25%

Dax........15599   +56.3      +0.36%

CAC........6713     -20.8       -0.31% 

 

Nikkei...28600     -204.4     -0.71%

HSI........26132     +5.1        +0.0‐2%

Shanghai..3610   +27.3      +0.76%

ST Times..3202   -3.3          -0.10%


lDX.....  6625.70   -18.04    -0.27%

LQ45.....961.32    -9.47      -0.98%

 

Indo10Yr..6.391   -0.0147    -0.23%👍

ICBI.....329.6503    +0.2367  +0.07%👍

US10Yr...1.6350     -0.0200   -1.21%

VIX............15.24    -0.19        -1.23%👍

  

USDIndx .........93.8130  +0.1710  +0.18%

Como Indx......240.58     +2.90      +1.22%

(Core Commodity CRB)I

BCOMIN...........173.35    +1.44      +0.84%


IndoCDS..82.8943   -0.6997    -0.84%

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR......14157.50    +35    +0.25%

Jisdor..14183.00    +21    +0.15%


Euro.........1.1611   -0.0032   -0.27%


TLKM........26.62    -0.47        -1.74%

(3790)

EIDO..........24.24    -0.14        -0.57%

EEM..........52.31    +0.27       +0.52%


Oil..............83.65     -0.11        -0.13%

Gold ....1809.10      +12.80     +0.71%

Timah ..37375.00   +25.00     +0.07%

Nickel...20325.00  +586.00   +2.97%

Silver........24.65       +0.19      +0.78%

Copper.....452.80     +3.00      +0.67%

 

Coal price...226.00    -2.50     -1.09%

(0ct/Newcastle) 

Coal price..195.30   +4.30    +2.25%

(Nov/Newcastle)

Coal price....237.15  +5.90   +2.55%

(Okt/Rotterdam) 

Coal price...198.90  +22.10  +12.50%‼

(Nov/ Rotterdam)


CPO(Jan)......4970   +47        +0.95%

(Source: bursamalaysia.com)            

Corn..........538.00    unch      +0%

SoybeanOil..63.14  +1.05      +1.69%

Wheat.......756.50   +3.50      +0.46%


Wood pulp...4460.00   -20    +0.45%


©️Phintraco Sekuritas 

Broker Code: AT

Desy Erawati/ DE


Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia

Copyright: Phintraco Sekuritas