google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Global | 26 Oktober 2021 Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 26 Oktober 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(26 Oktober 2020)

Investment Information Team 

(saryanto@miraeasset.co.id)

US

Saham naik karena prospek kenaikan laporan keuangan Wall St yang optimis.

Saham global naik dan imbal hasil Treasury turun pada hari Senin dengan benchmark utama Wall Street mencapai rekor baru, didukung oleh awal yang baik yaitu musim pendapatan perusahaan AS dan prospek ekonomi yang membaik.

Sebagian besar perusahaan S&P 500 akan melaporkan hasil minggu ini, termasuk sektor teknologi kaliber besar Facebook, Apple Inc, Amazon, Microsoft, dan Alphabet, yang telah menjadi pendorong reli pasar tahun ini.

Dow Jones Industrial Average naik 0,18% menjadi 35.741,15, S&P 500 naik 0,47% menjadi 4.566,48 dan Nasdaq Composite bertambah 0,9 menjadi 15.226,71.

Eropa

Saham Eropa berakhir datar karena penurunan sektor industri mengimbangi kenaikan sektor komoditas.

Saham Eropa ditutup datar pada hari Senin, karena kenaikan di bank dan sektor terkait komoditas diimbangi oleh penurunan di saham industri karena kenaikan imbal hasil obligasi, dan karena prospek sektor telekomunikasi memburuk.

STOXX 600 pan-Eropa ditutup sebagian besar tidak berubah pada 472,21 poin, dengan kekhawatiran atas kenaikan inflasi dan perlambatan pertumbuhan ekonomi juga menjadi sentimen.

Saham pertambangan dan energi masing-masing naik 1,8% dan 1,0%, didorong oleh harga minyak yang naik tertinggi dalam multi-tahun dan rebound harga tembaga karena penurunan persediaan China memicu ekspektasi pembelian lebih banyak. [O/R] [MET/L]

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...