google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PERKUAT MODAL, JSMR DIVESTASI SAHAM JASAMARGA PANDAAN MALANG. Langsung ke konten utama

PERKUAT MODAL, JSMR DIVESTASI SAHAM JASAMARGA PANDAAN MALANG.



PT Jasa Marga Tbk (JSMR) telah melakukan divestasi saham di PT Jasamarga Pandanaan Malang. Hal itu dikatakan Pgs. Corporate Secretary JSMR, Reza Febriano dalam keterbukaan informasinya, Senin (3/1).

Reza menuturkan bahwa pada tanggal 30 Desember 2021, telah ditandatangani Akta Jual Beli Saham PT Jasamarga Pandaan Malang antara PT Jasa Marga (Persero) Tbk dengan PT Astra Tol Nusantara, sebagaimana Akta Nomor 17 yang dibuat di hadapan Ni Nyoman Rai Sumawati, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta. Berdasarkan Akta Jual Beli Saham tersebut, Jasa Marga menjual 160.018 lembar saham kepada PT Astra Tol Nusantara.

"Dana yang diperoleh akan dipergunakan untuk memperkuat likuiditas dan struktur permodalan Perseroan,"tuturnya.

Sebagai informasi, komposisi kepemilikan saham di PT Jasamarga Pandaan Malang sebelum transaksi adalah PT Jasa Marga (Persero) Tbk menguasai sebesar 1.066.788 lembar saham atau 60%, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk memiliki 622.293 lembar saham atau 35%, dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebesar 88.899 lembar saham atau 5%.

Dengan demikian pasca divestasi, komposisi kepemilikan saham di PT Jasamarga Pandaan Malang setelah transaksi adalah menjadi PT Jasa Marga (Persero) Tbk. sebesar 906.770 lembar saham atau 51%, dan sisanya dipegang oleh PT Astra Tol Nusantara sebesar 871.210 lembar saham atau 49%.(end/as)

sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...