Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham AGII, PGAS, MPPA dan BNBA oleh MNC SEKURITAS | 7 Januari 2022



MNCS Daily Scope Wave 
7 Januari 2022


IHSG kembali ditutup terkoreksi 0,1% ke level 6,653 pada perdagangan kemarin (6/1). Meskipun koreksi IHSG tertahan oleh MA20, namun bila IHSG belum mampu break di atas 6,755 maka saat ini posisi IHSG sedang berada di awal wave [c] dari wave B. Hal ini berarti, penguatan IHSG akan terbatas untuk menguji 6,665-6,700, namun apabila IHSG mampu menembus 6,755 dengan agresif, maka kami perkirakan IHSG sedang membentuk wave C dari wave (Y) pada label merah.
Support: 6,593, 6,581
Resistance: 6,754, 6,800

AGII - Buy on Weakness (1,535)
AGII ditutup menguat 6,6% ke level 1,535 pada perdagangan kemarin (6/1), penguatan AGII pun mampu menembus MA60nya. Kami perkirakan, posisi AGII saat ini sedang berada di awal wave [b] pada label hitam atau wave [ii] pada label merah, yang berarti diperkirakan penguatan AGII akan cukup terbatas.
Buy on Weakness: 1,480-1,530
Target Price: 1,630, 1,700
Stoploss: below 1,420

PGAS - Buy on Weakness (1,350)
Pada perdagangan kemarin (6/1), PGAS ditutup terkoreksi 1,1% ke level 1,350. Posisi PGAS saat ini kami perkirakan sedang berada di akhir wave C dari wave (4). Hal ini berarti, koreksi PGAS akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 1,315-1,350
Target Price: 1,440, 1,515
Stoploss: below 1,280

MPPA - Buy on Weakness (386)
Kemarin (6/1), MPPA kembali ditutup terkoreksi 4% ke level 386. Kami memperkirakan, posisi MPPA saat ini sedang berada di akhir wave [v] dari wave C dari wave (B), sehingga koreksi MPPA akan relatif terbatas dan berpeluang untuk menguat kembali.
Buy on Weakness: 330-374
Target Price: 468, 550
Stoploss: below 294

BNBA - Buy on Weakness (3,200)
BNBA ditutup menguat 0,3% ke level 3,200 pada perdagangan kemarin (6/1). Kami memperkirakan, posisi BNBA saat ini sudah berada di akhir wave A, sehingga koreksi BNBA akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 3,100-3,200
Target Price: 3,750, 4,150
Stoploss: below 2,770

Disclaimer On

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Trader Sukses Belvin VVIP, Raup Keuntungan Miliar per Bulan

Belvin VVIP dikenal sebagai seorang influencer saham yang bisa meraup cuan miliar rupiah setiap bulannya. Namun, siapa sebenarnya sosok Belvin ini? Pria kelahiran dengan nama asli Belvin Tannadi ini sudah sangat tak asing bagi para investor saham Indonesia. Melalui akun Instagram miliknya, Belvin kerap membagikan ilmu-ilmu seputar dunia investasi dan saham-saham apa saja yang tengah menjadi incarannya. Sebagai seorang investor, khususnya trader, ia pun cermat menganalisis saham-saham mana yang memiliki potensi untuk naik. Belvin membagikan pengetahuannya terkait investasi saham melalui dua buku, yakni “Ilmu Saham: Powerful Candlestick Pattern (2020)” dan “Ilmu Saham: Pengenalan Analisis Teknikal (2020)”. Di balik kesuksesannya sekarang, ternyata Belvin memiliki perjuangan yang panjang menggeluti dunia investasi saham. Belvin VVIP mengawali kiprahnya di dunia saham dari tahun 2014 dengan hanya bermodalkan uang sebesar Rp12 juta saja. Ia pertama kali mengenal investasi saham sejak duduk

Analisa Saham PTPP | 18 Januari 2022

PTPP berisiko memasuki trend bearish jika PTPP melemah di bawah support 785-800. Penembusan level ini akan membuat PTPP membentuk pola bearish head and shoulders dengan target penurunan di area 300-400.  Rekomendasi: Hindari. Sell jika PTPP melemah di bawah 785. Target penurunan berada di 300-400. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

SAHAMNYA MASUK KATEGORI UMA, INI JAWABAN MANAJEMEN IPTV.

Manajemen PT MNC Vision Networks Tbk. (IPTV) menyampaikan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal. Hal itu salah satu jawaban Manajemen IPTV kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Jawaban itu seiring dengan tengah di pantaunya pergerakan saham IPTV oleg BEI lantaran terjadi penurunan harga yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA). Terkait saham IPTV masuk kategori UMA, Corporate Secretary IPTV, Muharzil Hasril mengaku, sampai dengan saat ini informasi yang sebelumnya telah diumumkan ke publik adalah mengenai pengalihan kepemilikan Perseroan pada PT MNC OTT Network kepada MSIN melalui mekanisme peralihan saham setelah dipenuhinya seluruh persyaratan dibutuhkan sebagaimana diatur dalam peraturan dan perundang - undangan yang berlaku. "Sampai dengan saat ini, tidak ada informasi material yang belum disampaikan ke publik. Perseroan tidak mengetahui adanya informasi menya