google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham PGAS, MTEL, FREN dan PTBA oleh MNC SEKURITAS | 19 Januari 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham PGAS, MTEL, FREN dan PTBA oleh MNC SEKURITAS | 19 Januari 2022



MNC Daily Scope Wave
19 Januari 2022


Menutup perdagangan kemarin (18/1), IHSG terkoreksi 0,47% ke level 6,614, koreksi IHSG pun menembus MA20 dan MA60. Dengan terkoreksinya level support di 6,593, maka kami perkirakan pada skenario terburuknya IHSG sedang berada di wave (iii) dari wave [c] dari wave B, dimana IHSG masih rawan untuk menuju ke 6,464-6,480. Namun demikian, apabila IHSG masih sanggup bertahan di atas 6,529 maka IHSG berpeluang menguat kembali menguji resistance 6,738-6,754 untuk membentuk wave (c).

Support: 6,529, 6,480

Resistance: 6,738, 6,754


PGAS - Buy on Weakness (1,280)

PGAS diutup terkoreksi 1,5% ke level 1,280 pada perdagangan kemarin (18/1). Saat ini, kami memperkirakan posisi PGAS sedang berada di akhir wave [v] dari wave A. Hal ini berarti, koreksi PGAS akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 1,240-1,270

Target Price: 1,340, 1,440

Stoploss: below 1,200


MTEL - Spec Buy (790)

MTEL ditutup terkoreksi 0,6% ke level 790 pada perdagangan kemarin (18/1). Kami perkirakan, posisi MTEL sudah berada di akhir wave [i] dari wave C, sehingga MTEL berpeluang menguat dahulu untuk membentuk wave [ii] atau wave (b) pada label merah.

Spec Buy: 775-790

Target Price: 805, 820

Stoploss: below 765


FREN - Spec Buy (90)

Pada perdagangan kemarin (18/1), FREN ditutup flat di level 90. Selama FREN masih mampu berada di atas 83 sebagai supportnya, maka posisi FREN saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave C.

Spec Buy: 85-90

Target Price: 102, 115

Stoploss: below 83


PTBA - Buy on Weakness (2,820)

Kemarin (18/1), PTBA ditutup menguat 0,4% ke level 2,820. Kami memperkirakan, posisi PTBA saat ini sedang berada di wave X dari wave (Y) sehingga PTBA masih rawan terkoreksi terlebih dahulu. Namun, apabila PTBA masih sanggup bertahan di atas 2,600 sebagai supportnya, maka PTBA berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 2,650-2,800

Target Price: 3,000, 3,120

Stoploss: below 2,600


Disclaimer On


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...