google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomkendasi Saham IRRA, FREN, ISSP dan CENT oleh MNC SEKURITAS | 4 Januari 2022 Langsung ke konten utama

Rekomkendasi Saham IRRA, FREN, ISSP dan CENT oleh MNC SEKURITAS | 4 Januari 2022



MNC Daily Scope Wave
4 Januari 2022


IHSG ditutup menguat cukup agresif sebesar 1,3% ke level 6,665. Kami memperkirakan, pada skenario utama IHSG saat ini sedang berada di wave (y) dari wave [b] dari wave B sehingga penguatan IHSG diperkirakan akan menguji 6,688-6,700 dan rawan terkoreksi kembali ke area 6,529-6,575 terlebih dahulu. _Best case_, apabila IHSG mampu _break_ dari 6,688 maka kami perkirakan IHSG berpeluang menguji 6,715-6,754.

Support: 6,621, 6,480

Resistance: 6,688, 6,754


IRRA - Buy on Weakness (2,050)

Kemarin (3/1), IRRA ditutup menguat 3,8% ke level 2,050, penguatan IRRA pun juga telah menembus MA20nya. Kami perkirakan, selama tidak terkoreksi ke bawah 1,905 sebagai supportnya, maka posisi IRRA saat ini sedang berada di awal wave [c] dari wave Y.

Buy on Weakness: 1,980-2,020

Target Price: 2,100, 2,280

Stoploss: below 1,905


FREN - Buy on Weakness (91)

Pada perdagangan kemarin (3/1), FREN ditutup menguat 4,6% dan ditutup di level 91, penguatan FREN juga telah menembus dari MA20. Posisi FREN saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave C dari wave (B), sehingga FREN berpeluang melanjutkan penguatannya selama tidak terkoreksi ke bawah 83.

Buy on Weakness: 88-91

Target Price: 98, 110

Stoploss: below 83


ISSP - Buy on Weakness (424)

ISSP ditutup menguat cukup signifikan sebesar 6,5% ke level 424 pada perdagangan kemarin (3/1). Saat ini, posisi ISSP kami perkirakan sedang berada di awal wave [c] dari wave B, sehingga ISSP berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 412-424

Target Price: 440, 480

Stoploss: below 394


CENT - Buy on Weakness (242)

CENT ditutup menguat 4,3% ke level 242 pada perdagangan kemarin (3/1). Posisi CENT saat ini kami perkirakan masih menjadi bagian dari wave C dari wave (Y) dari wave [B] yang berarti, CENT masih rawan terkoreksi dahulu. Hal ini akan terkonfirmasi bila CENT belum mampu menembus resistance terdekatnya di 244.

Buy on Weakness: 214-240

Target Price: 264, 346

Stoploss: below 210


Disclaimer On


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...