google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo SAMBUT 2022, BLUEBIRD-BCA BERSINERGI HADIRKAN FITUR KENYAMANAAN DALAM BERMOBILITAS. Langsung ke konten utama

SAMBUT 2022, BLUEBIRD-BCA BERSINERGI HADIRKAN FITUR KENYAMANAAN DALAM BERMOBILITAS.



Memasuki tahun 2022, PT Blue Bird Tbk sebagai penyedia layanan transportasi terdepan berkolaborasi dengan BCA guna mendekatkan pengalaman mobilitas yang andal kepada masyarakat dengan meluncurkan fitur pemesanan taksi di aplikasi BCA mobile.

Hal ini dilakukan untuk mendukung aktivitas masyarakat diprediksi akan kembali bergairah seiring dengan pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

Peluncuran fitur ini dilakukan oleh Wakil Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Andre Djokosoetono dan Executive Vice President BCA, I Ketut Alam Wangsawijaya secara daring. Kombinasi penyedia layanan transportasi darat terdepan dengan salah satu bank terbesar di tanah air ini membuktikan konsistensi kedua perusahaan untuk bertransformasi dan berinovasi guna menghadirkan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan mobilitas untuk menghubungkan banyak peluang untuk membawa kesempatan baru serta kebahagiaan.

Wakil Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Andre Djokosoetono menyampaikan, kolaborasi bersama BCA menjadi bentuk nyata komitmen Bluebird dalam meningkatkan aksesibilitas masyarakat untuk menghadirkan sarana mobilitas yang aman, nyaman dan andal bagi pengguna Bluebird maupun BCA.

"Selama pandemi Covid-19 masih mengintai, kami terus berupaya menjadi semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat. Mobilitas yang aman dan nyaman terbukti menjadi satu keunggulan Bluebird di tengah atensi masyarakat yang tinggi terkait higienitas dan kesehatan. Saat ini, masyarakat semakin mendapatkan keleluasaan akses dalam menjangkau layanan Bluebird," kata Andre.

Executive Vice President BCA, I Ketut Alam Wangsawijaya mengungkapkan, "Armada transportasi merupakan bagian yang esensial dalam menunjang mobilitas masyarakat dan juga akan berpengaruh pada perekonomian nasional. BCA sebagai perbankan nasional pun turut serta mendukung pemulihan ekonomi nasional salah satunya melalui kolaborasi. Kali ini berkolaborasi bersama Bluebird menghadirkan aksesibilitas Menu Taksi pada Fitur Lifestyle di BCA mobile. Menu ini diharapkan dapat menunjang aktivitas nasabah khususnya dalam mendapatkan transportasi yang nyaman dan simpel."

Melalui fitur pemesanan Bluebird di BCA mobile kedua perusahaan menawarkan pilihan yang aman dan nyaman kepada masyarakat di tengah ketidakpastian situasi yang terjadi akibat pandemi. Pengguna juga semakin dimanjakan dengan fitur kemudahan pembayaran yang sudah menjadi keunggulan BCA selama ini.

Selain itu, tersedia diskon 30% untuk pemesanan Taksi pada fitur Lifestyle di BCA mobile. Promo berlaku setiap hari selama periode 17 Januari hingga 6 Februari 2022, khusus untuk 100 transaksi pertama setiap harinya dengan menggunakan kode promo BCABLUEBIRD. Info lebih lanjut dapat mengunjungi bca.id/promolifestyle.

Andre pun memberikan apresiasi kepada BCA yang telah menjadi rekan kolaboratif untuk saling mendukung transformasi digital kedua perusahaan.

"Saat ini PT Blue Bird Tbk terus merealisasikan pilar-pilar transformasi perusahaan, yang salah satunya adalah Multi Channel Reservation. Kami percaya kerja sama dengan BCA akan memberikan nilai tambah bagi pengguna, mengingat BCA merupakan bank swasta terbesar yang memiliki perjalanan usaha yang panjang, mencapai 65 tahun di 2022 ini," tambah Andre. (end)


sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...