google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham IMJS, ASRI, BNBA dan BRMS oleh MNC SEKURITAS | 25 Februari 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham IMJS, ASRI, BNBA dan BRMS oleh MNC SEKURITAS | 25 Februari 2022



MNC Daily Scope Wave 
25 Februari 2022




Pada perdagangan kemarin (24/2), IHSG ditutup terkoreksi agresif 1,5% ke level 6,817, koreksi IHSG pun sempat menembus MA20 dan support-support terdekatnya. Dengan demikian, wave [i] pada label hitam telah selesai dan saat ini IHSG sedang berada di bagian dari wave [ii] atau secara detailnya berada di wave (a) dari wave [ii]. Hal ini berarti, IHSG berpeluang menguat untuk membentuk wave (b) ke rentang area 6,830-6,890, namun demikian tetap cermati 6,758 dan 6,698 sebagai level supportnya.

Support: 6,758, 6,698

Resistance: 6,930, 7,000


IMJS - Buy on Weakness (406)

IMJS ditutup terkoreksi agresif, sebesar 6,9% ke level 406 pada perdagangan kemarin (24/2), koreksi IMJS pun tertahan oleh cluster MA60 dan MA200. Posisi IMJS saat ini, kami perkirakan sedang berada di wave [ii] dari wave C dari wave (B).

Buy on Weakness: 386-406

Target Price: 430, 478

Stoploss: below 360


ASRI - Buy on Weakness (151)

Kemarin (24/2), ASRI ditutup terkoreksi agresif sebesar 5% di level 151 diiringi dengan tekanan jual yang besar. Saat ini, posisi ASRI sedang berada di wave [b] dari wave B sehingga ASRI akan terkoreksi terlebih dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.

Buy on Weakness: 143-150

Target Price: 158, 167

Stoploss: below 136


BNBA - Buy on Weakness (2,920)

Pada perdagangan kemarin (24/2), BNBA ditutup terkoreksi agresif sebesar 6,7% ke level 2,920 dan menembus MA20-nya. Kami memperkirakan, posisi BNBA saat ini sedang berada di wave [b] dari wave B. Hal ini berarti, koreksi BNBA akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 2,800-2,920

Target Price: 3,400, 4,000

Stoploss: below 2,430


BRMS - Sell on Strength (167)

BRMS ditutup terkoreksi 2,3% ke level 167 pada perdagangan kemarin (24/2). Kami memperkirakan, posisi BRMS saat ini sedang berada di awal wave A sehingga pergerakan BRMS selanjutnya masih rawan terkoreksi ke rentang area 145-157 dan level ini dapat dijadikan sebagai level buyback.

Sell on Strength: 169-173


Disclaimer On

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...