google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham TOBA, UNVR dan BNBA | 25 Februari 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham TOBA, UNVR dan BNBA | 25 Februari 2022



INVESTASI KONTAN
25 FEBRUARI 2022




Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,48% atau 102,24 poin ke 6.817,82 pada Kamis (24/2). Berikut ini rekomendasi teknikal tiga saham pilihan dari sejumlah analis untuk diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada Jumat (25/2).


1. PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA)

Muncul three black crows pattern dengan volume perdagangan meningkat. Namun indikator RSI dan stochastic sudah oversold dan sudah berada di garis lower bollinger band.

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 1.265

Resistance: Rp 1.420

Achmad Yaki, BCA Sekuritas


2. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)

Candle harga sedang menuji lowband. Indikator MACD dan RSI terlihat masih mengarah turun. Potensi harga UNVR menurun secara terbatas masih akan terlihat. Manfaatkan beli. 

Rekomendasi: Buy on weakness 

Support: Rp 3.520

Resistance: Rp 3.950

William Surya Wijaya, Indosurya Bersinar Sekuritas


3. PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA)

Setelah bergerak melemah hingga ARB, BNBA membentuk candle long black marubozu dan ditransaksikan dengan volume yang relatif signifikan. Dalam jangka pendek BNBA saat ini baru saja menembus level support MA20 dan MA20 berpotensi terjadi death cross. Selanjutnya, BNBA nampak menguji level suppot minor di Rp 2.800 hingga support mayor Rp 2.630 terjadi breakdown setelah bergerak sideways. Stochastic nampak berada di level 50 dan berpotensi memasuki oversold. BNBA berpotensi masih akan melemah di perdagangan besok menguji support Rp 2.630. 

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 2.630

Resistance: Rp 3.000

Hendri Widiantoro, Erdhika Elit Sekuritas


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...