google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo BARITO PASIFIC AKAN TERBITKAN OBLIGASI SENILAI Rp750 MILIAR. Langsung ke konten utama

BARITO PASIFIC AKAN TERBITKAN OBLIGASI SENILAI Rp750 MILIAR.



[Saham BRPT] PT. Barito Pacific Tbk (BRPT) akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2022 senilai Rp750 miliar. Obligasi ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific dengan target dana Rp1,5 triliun.

Berdasarkan prospektus, Rabu (16/3) BRPT berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap II dengan tiga seri, yakni Seri A sebesar Rp 185,6 miliar dengan tingkat bunga tetap 8,5% per tahun dan berjangka waktu tiga tahun, Seri B senilai Rp440,9 miliar dengan tingkat bunga tetap 9,5% berjangka waktu lima tahun, serta Seri C sebesar Rp123,5 miliar dengan tingkat bunga tetap 10,5% per tahun berjangka waktu tujuh tahun.

Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan sejak Tanggal Emisi, dimana Bunga Obligasi pertama akan dibayarkan pada tanggal 30 Juni 2022 sedangkan Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi akan dibayarkan pada tanggal 31 Maret 2025 untuk Obligasi Seri A, tanggal 31 Maret 2027 untuk Obligasi Seri B dan tanggal 31 Maret 2029 untuk Obligasi Seri C sedangkan pelunasan Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.

Obligasi Berkelanjutan II Tahap II BRPT ini telah mendapat hasil pemeringkatan idA atau Single A dari PT Pemeringkat Efek Indonesia. Sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi adalah PT BNI Sekuritas dan PT BCA Sekuritas, dengan wali amanat adalah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Masa penawaran umum obligasi akan berlangsung pada 25-28 Maret 2022, selanjutnya tanggal penjatahan pada 29 Maret 2022, serta pengembalian uang pemesanan dan distribusi obligasi secara elektronik pada 31 Maret 2022. Pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia dijadwalkan pada 1 April 2022.

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan untuk pembayaran pinjaman Perseroan.(end/ar)


sumber :  IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...