google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham SAME, INDF, EXCL dan CENT oleh MNC SEKURITAS | 31 Maret 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham SAME, INDF, EXCL dan CENT oleh MNC SEKURITAS | 31 Maret 2022



MNCS Daily Scope Wave 
31 Maret 2022


IHSG ditutup menguat 0,6% ke level 7,053 pada perdagangan kemarin (30/3). Kami memperkirakan, selama IHSG belum mampu break dari level resistancenya di 7,073, maka posisi IHSG saat ini sedang berada di awal wave (b) dari wave [iii]. Adapun level koreksi IHSG diperkirakan akan menguji level area 6,940-6,973. Selama IHSG tidak terkoreksi ke bawah 6,814 maka IHSG berpeluang menguat kembali.

Support: 6,926, 6,853

Resistance: 7,060, 7,100


SAME - Buy on Weakness

Menutup perdagangan kemarin (30/3), SAME ditutup terkoreksi 1,3% ke level 444. Kami memperkirakan, saat ini posisi SAME sedang berada di wave (iv) dari wave [iii]. Hal tersebut berarti, koreksi SAME akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali untuk membentuk wave (v) dari wave [iii].

Buy on Weakness: 420-444

Target Price: 468, 520

Stoploss: below 414


INDF - Buy on Weakness

INDF ditutup menguat 1,7% ke level 5,925 pada perdagangan kemarin (30/3). Selama masih mampu bergerak di atas 5,725 sebagai supportnya, maka pergerakan INDF saat ini sedang berada di awal wave [iii]. Hal tersebut berarti, pergerakan INDF akan berpeluang melanjutkan penguatannya terlebih bila mampu menembus resistance di 6,200.

Buy on Weakness: 5,800-5,900

Target Price: 6,200, 6,500

Stoploss: below 5,725


EXCL - Buy on Weakness

EXCL ditutup terkoreksi 1,8% ke level 2,710 pada perdagangan kemarin (30/3), koreksi EXCL pun masih tertahan oleh MA20-nya. Kami memperkirakan, saat ini posisi EXCL sedang membentuk wave (ii) dari wave [c] pada label hitam, sehingga koreksi EXCL akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 2,670-2,700

Target Price: 2,840, 3,050

Stoploss: below 2,630


CENT - Sell on Strength

Kemarin (30/3), CENT ditutup terkoreksi tipis ke level 232. Selama belum mampu break dari 248 sebagai level resistancenya, maka posisi CENT saat ini sedang berada di awal wave B sehingga CENT akan rawan terkoreksi untuk menguji level 190-212. Level koreksi tersebut dapat dimanfaatkan untuk level buyback.

Sell on Strength: 232-242


Disclaimer On

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...