google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham ASII, BIRD dan IATA | 12 Mei 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ASII, BIRD dan IATA | 12 Mei 2022



INVESTASI KONTAN
12 MEI 2022



Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,05% ke 6.816 pada akhir perdagangan Rabu (11/5). Berikut ini rekomendasi teknikal tiga saham pilihan dari sejumlah analis untuk diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada Kamis (12/5).


1. PT Astra International Tbk (ASII)

Pada Rabu (11/5), ASII ditutup konsolidasi melemah. Volume transaksi relatif ramai. Jangka menengah ASII berada di fase uptrend. Namun, jangka pendek ASII menguji suppot MA20 sebagai support. 

Apabila support tertembus, ASII berpotensi menurun. Namun, bila ASII mampu bertahan di atas support MA20, ada potensi ASII mengalami teknikal rebound. Indikator stochastic saat ini berada di area 30. Ada kecenderungan ASII memasuki fase oversold. Besok pergerakan ASII cenderung sideways. 


Rekomendasi: Hold

Support: Rp 6.775

Resistance: Rp 7.125

Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas


2. PT Blue Bird Tbk (BIRD)

Membentuk pola long black candle yang mengindikasikan tekanan jual masih mendominasi. Indikator MACD histogram negatif. Stochastic downtrend. Rabu (11/5), harga saham BIRD bergerak menurun 3,15% ke Rp 1.230 per saham. 

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 1.200

Resistance: Rp 1.350

Dimas W.P. Pratama - NH Korindo Sekuritas Indonesia


3. PT MNC Energy Investment Tbk (IATA)

Pergerakan harga IATA sedang menguji thee white soldiers pattern. Indikator RSI menguat dan indikator stochastic bergerak naik. Volume perdagangan meningkat. Harga ditutup di atas MA5. Rabu (11/5), IATA ditutup menguat 13,31% ke Rp 224 per saham. 

Rekomendasi: Speculative buy

Support: Rp 214

Resistance: Rp 246

Achmad Yaki, BCA Sekuritas


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...