google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Jangan Lupa, Hari Ini (3/6) Cum Date Pembayaran Dividen Saham TINS Langsung ke konten utama

Jangan Lupa, Hari Ini (3/6) Cum Date Pembayaran Dividen Saham TINS


[Saham TINS] Pemburu dividen saham jangan sampai ketinggalan. Hari ini, Jumat 3 Juni 2022 adalah tanggal cum pembayaran dividen saham PT Timah Tbk (TINS).

Tanggal cum dividen adalah periode pemegang saham untuk mendapatkan hak pembayaran dividen. Jika Anda ingin mendapatkan dividen saham tertentu, wajib membeli saham tersebut di pasar reguler paling lambat pada hari dan tanggal cum.

Seperti Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) TINS pada Selasa (24/5) menyetujui pembayaran dividen saham. Rapat menyetujui pembayaran dividen saham TINS sebesar 35% dari laba bersih 2021 yang mencapai Rp 1,3 triliun.

Ini berarti, pembayaran dividen saham TINS untuk tahun buku 2021 sebesar Rp 455,97 miliar. Setiap pemegang satu saham TINS akan memperoleh pembayaran dividen senilai Rp 61,22.

Pembayaran dividen ini cukup besar dibandingkan harga saham saat ini. Saham TINS pada perdagangan Kamis 2 Juni 2022 ditutup di level 1.995, naik 95 poin atau 5% dibandingkan sehari sebelumnya.

Pembayaran dividen TINS adalah kabar baik bagi pemegang saham. Pasalnya, dalam dua tahun terakhir, emiten pelat merah ini absen melakukan pembayaran dividen saham TINS.

Direktur Utama PT Timah Achmad Ardianto menjelaskan, besar kecilnya dividen ditentukan pemegang saham, dalam hal ini adalah pemegang saham mayoritas. Kondisi dan rencana TINS ke depan tentu menjadi pertimbangan pemegang saham.

“Semua kembali ke pemegang saham tentunya dengan melihat kondisi perusahaan dan rencana perseroan,” terang pria yang akrab disapa Didi ini kepada Kontan.co.id, Senin (30/5).

Asal tahu, emiten penghasil timah ini membukukan laba bersih senilai Rp 1,30 triliun sepanjang tahun 2021. Angka ini berbanding terbalik dengan realisasi bottom line di tahun 2020 dimana TINS menderita kerugian senilai Rp 340,59 miliar.

TINS melanjutkan kinerja positif dengan menorehkan laba bersih di kuartal pertama 2022. Laba bersih TINS meroket 5,713% menjadi Rp 601 miliar dibandingkan periode yang sama tahun 2021 yang hanya sebesar Rp 10 miliar.

Adapun pembayaran dividen tunai TINS akan dibagikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham (recording date) pada 7 JUni 2022 sampai dengan pukul 16.15 WIB.


Berikut adalah jadwal pembayaran dividen tunai saham TINS :

Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 3 Juni 2022

Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 6 Juni 2022

Cum dividen di pasar tunai: 7 Juni 2022

Ex dividen di pasar tunai: 8 Juni 2022

Tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak menerima dividen (recording date): 7 Juni 2022

Pembayaran dividen tunai saham TINS: 24 Juni 2022.

Itulah jadwal pembayaran dividen saham TINS yang segera memasuki tanggal cum pada hari ini, 3 Juni 2022. Anda tertarik mendapatkan dividen saham TINS?


sumber : kontan

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...